Gubernur Sultra Dorong Keamanan Siber Bank Sultra, Gandeng BPK RI
- account_circle Suara Empat Pilar
- calendar_month Sab, 11 Apr 2026
- comment 0 komentar
KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, menegaskan pentingnya penguatan sistem keamanan siber di sektor perbankan daerah, khususnya pada Bank Sultra, guna meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan keuangan.
Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan sharing session bersama Anggota VI Badan Pemeriksa Keuangan (BPK RI), Fathan Subchi, yang berlangsung di Gedung Bank Sultra, Sabtu (11/4/2026).
Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan visinya menjadikan Bank Sultra sebagai lokomotif utama pembangunan ekonomi daerah. Ia menyebut bahwa Bank Sultra bukan sekadar institusi pencari laba, melainkan aset strategis daerah yang harus dijaga kemandirian serta daya saingnya.
“Bank Sultra harus menjadi penggerak ekonomi daerah. Karena itu, kita harus memastikan sistemnya kuat, aman, dan terpercaya,” ujarnya.
Sejalan dengan transformasi digital yang terus dikembangkan, Gubernur menekankan bahwa tantangan keamanan siber menjadi prioritas utama. Menurutnya, sistem informasi yang andal merupakan fondasi penting dalam menjaga stabilitas dan reputasi perbankan.
“Tantangan cyber security menjadi prioritas. Kami memohon dukungan BPK untuk memastikan sistem informasi kami kuat dan terlindungi,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa keamanan digital tidak hanya berdampak pada operasional internal, tetapi juga berpengaruh langsung terhadap tingkat kepercayaan masyarakat. Dengan sistem yang aman, nasabah diyakini akan lebih yakin dalam menggunakan layanan perbankan daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur turut menyoroti pentingnya peran BPK RI sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Tidak hanya dalam fungsi pengawasan, tetapi juga dalam mendorong tata kelola perusahaan yang transparan dan akuntabel.
“Kami memandang BPK RI sebagai strategic partner, terutama dalam memastikan setiap langkah ekspansi dan pengelolaan dana daerah berjalan secara transparan dan akuntabel,” ungkapnya.
Selain penguatan keamanan siber, Gubernur juga mendorong optimalisasi fungsi intermediasi perbankan. Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara penghimpunan dana dan penyaluran kredit agar tetap sehat, produktif, dan tepat sasaran.
Kegiatan sharing session tersebut mengangkat tema “Strategi Penguatan Fungsi Intermediasi melalui Optimalisasi Penghimpunan Dana dan Penyaluran Kredit serta Penguatan Sistem Ketahanan Siber di Himpunan Bank Sultra.” Forum ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, sektor perbankan, dan lembaga pengawasan.
Gubernur juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Fathan Subchi yang dinilai memberikan kontribusi penting melalui arahan dan pandangan strategis bagi pengembangan Bank Sultra ke depan.
“Kehadiran ini merupakan angin segar sekaligus dukungan moral untuk mendorong kemajuan Bank Sultra,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, Gubernur menginstruksikan seluruh jajaran Bank Sultra untuk terus mendorong inovasi dan modernisasi layanan melalui digitalisasi. Ia menekankan pentingnya menghadirkan layanan keuangan yang cepat, transparan, serta mampu menjangkau hingga pelosok wilayah Sulawesi Tenggara.
Dengan sinergi antara Pemerintah Provinsi Sultra, Bank Sultra, dan BPK RI, diharapkan penguatan sektor perbankan daerah dapat menjadi fondasi menuju kemandirian ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Laporan: Redaksi
- Penulis: Suara Empat Pilar
- Editor: OLank Zakaria

Saat ini belum ada komentar