Breaking News
light_mode
Trending Tags

Kolaka di Ambang Bencana Besar, Pemerhati Budaya Mekongga Soroti Tambang dan PT IPIP

  • account_circle Muh. Abdul Talib
  • calendar_month Rab, 17 Des 2025
  • comment 0 komentar

KOLAKA | SUARAEMPATPILAR.COM – Peringatan keras datang dari pemerhati budaya Mekongga Kolaka terkait masifnya aktivitas pertambangan dan proyek strategis nasional (PSN) yang dinilai semakin menjauh dari prinsip perlindungan lingkungan. Jika pola eksploitasi ini terus dibiarkan tanpa pengendalian ketat, Kolaka dipastikan menuju bencana ekologis besar.

Olank Zakaria, menilai eksplorasi sumber daya alam, khususnya sektor pertambangan, dalam beberapa tahun terakhir telah memperlihatkan tanda-tanda kerusakan lingkungan yang sangat mengkhawatirkan. Pembukaan lahan di kawasan perbukitan dan hulu sungai menyebabkan penyusutan tutupan hutan secara drastis, padahal wilayah tersebut merupakan penyangga utama ekosistem.

Dampak kerusakan itu, menurut Olank, mulai terasa nyata dalam beberapa waktu terakhir. Banjir bandang, erosi, serta terganggunya sistem irigasi pertanian mengancam sejumlah wilayah hilir yang berdekatan dengan aktivitas pertambangan. Sawah dan lahan pertanian masyarakat menjadi pihak paling rentan akibat sedimentasi dan pendangkalan sungai.

Tampak kerusakan alam di hulu Desa Sopura dan Oko-Oko

“Sedimentasi dari aktivitas tambang yang tidak tertata kini mengancam sungai-sungai yang melintas di kawasan permukiman dan pertanian. Ini sangat berbahaya, terutama saat musim hujan ketika debit air meningkat signifikan,” ujar Olank, Selasa (16/12/2025).

Ia juga menyoroti banyaknya lubang bekas tambang yang dibiarkan menganga tanpa reklamasi. Kondisi tersebut dinilai bukan sekadar kelalaian administratif, melainkan ancaman serius bagi keselamatan ekologis dan sosial masyarakat.

Selain pertambangan, Olank turut mengkritisi pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) PT.IPIP di wilayah selatan Kolaka, khususnya di Desa Sopura dan Oko-Oko. Proyek infrastruktur dan kawasan industri, menurutnya, berpotensi memperbesar tekanan lingkungan apabila tidak disesuaikan dengan daya dukung alam dan rencana tata ruang wilayah.

Ia memperingatkan risiko perubahan tata ruang yang tidak terkendali, mulai dari tergerusnya kawasan lindung, menyempitnya lahan pertanian produktif, hingga meningkatnya kerentanan sosial masyarakat lokal.

“Bencana ekologis bukan peristiwa alam semata, tetapi lahir dari kebijakan yang abai. Ketika izin tambang dan PSN terus dikeluarkan tanpa kajian yang transparan dan partisipatif, sesungguhnya kita sedang menanam benih bencana di Kolaka,” katanya.

Lebih jauh, Olank mengingatkan bahwa akumulasi kerusakan lingkungan berpotensi memicu krisis multidimensi. Tidak hanya berdampak pada meningkatnya risiko banjir dan longsor, tetapi juga memicu konflik sosial, hilangnya mata pencaharian warga, serta meningkatnya ketimpangan akibat rusaknya lahan pertanian dan menurunnya kualitas hidup masyarakat.

Bukaan areal penambangan yang merusak alam

Atas kondisi tersebut, ia mendesak pemerintah daerah dan provinsi untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh izin pertambangan dan pelaksanaan PSN di Kolaka. Evaluasi tersebut harus mencakup kepatuhan terhadap AMDAL, kesesuaian dengan RTRW, serta pemenuhan kewajiban reklamasi dan pascatambang yang selama ini dinilai lemah pengawasannya.

Penegakan hukum lingkungan, lanjut Olank, harus dilakukan secara tegas dan tanpa tebang pilih. Transparansi perizinan serta pelibatan masyarakat dinilai mutlak agar pembangunan tidak justru melahirkan korban baru.

Pernyataan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa persoalan lingkungan di Kolaka telah memasuki fase kritis dan membutuhkan langkah nyata serta kebijakan tegas sebelum musibah ekologis benar-benar datang.

Kolaka di Ambang Bencana Besar, Pemerhati Budaya Mekongga Soroti Tambang dan PT IPIP
  • Penulis: Muh. Abdul Talib

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • GPMI Desak Polda Sultra Tetapkan Ketua JMSI AYP, Irfan dan LHK sebagai Tersangka Dugaan Pencemaran Nama Baik photo_camera 1

    GPMI Desak Polda Sultra Tetapkan Ketua JMSI AYP, Irfan dan LHK sebagai Tersangka Dugaan Pencemaran Nama Baik

    • calendar_month Jum, 13 Mar 2026
    • account_circle La Ode Zailudin
    • visibility 239
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Polemik dugaan pencemaran nama baik yang menyeret sejumlah nama di Sulawesi Tenggara semakin memanas. Organisasi Gerakan Pemuda Masyarakat Indonesia (GPMI) mendesak Polda Sulawesi Tenggara untuk segera menetapkan Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sultra berinisial AYP, bersama Irfan dan LHK sebagai tersangka atas laporan dugaan pencemaran nama baik dan fitnah yang […]

  • Wagub Hugua Hadiri Pembukaan MTQ ke-48 Kolaka 2026 photo_camera 1

    Wagub Hugua Hadiri Pembukaan MTQ ke-48 Kolaka 2026

    • calendar_month Jum, 17 Apr 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 128
    • 0Komentar

    KOLAKA | SUARAEMPATPILAR.com — Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Hugua, secara resmi menghadiri pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-48 tingkat Kabupaten Kolaka Tahun 2026. Kegiatan tersebut digelar di Lapangan Mokole So’u, Kecamatan Watubangga, Kamis (16/4/2026). Acara pembukaan berlangsung khidmat dan meriah, dihadiri oleh Bupati Kolaka, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta anggota DPRD Kabupaten Kolaka. […]

  • Kasus Penadahan Motor Curian di Kendari Melebar, Oknum TNI Diduga Terlibat photo_camera 1

    Kasus Penadahan Motor Curian di Kendari Melebar, Oknum TNI Diduga Terlibat

    • calendar_month Rab, 22 Apr 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 182
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Penanganan kasus penadahan kendaraan bermotor hasil pencurian di Kota Kendari terus berkembang dan kini memasuki fase penyidikan yang lebih kompleks. Dugaan keterlibatan sejumlah oknum TNI mulai mencuat ke publik dan tengah didalami secara intensif oleh aparat penegak hukum melalui koordinasi lintas institusi. Informasi awal mengenai dugaan tersebut muncul dari laporan seorang […]

  • Jalan By Pass Kolaka–Pomalaa Rp51 Miliar Tergenang Parah, Dugaan Cacat Konstruksi Menguat — Publik Desak Audit Total photo_camera 1

    Jalan By Pass Kolaka–Pomalaa Rp51 Miliar Tergenang Parah, Dugaan Cacat Konstruksi Menguat — Publik Desak Audit Total

    • calendar_month Ming, 15 Feb 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 381
    • 0Komentar

    KOLAKA | SUARAEMPATPILAR.com — Proyek pembangunan Jalan By Pass Kolaka–Pomalaa yang menelan anggaran lebih dari Rp51 miliar kini menuai sorotan tajam. Ruas jalan strategis tersebut dilaporkan mengalami genangan air parah di sejumlah titik, terutama dari Puuroda, Desa Towua hingga Kelurahan Dawi-Dawi. Kondisi ini memicu dugaan adanya cacat konstruksi serta ketidaksesuaian dengan standar teknis pekerjaan jalan. […]

  • Polisi Tangkap Dua Pengedar Sabu di Konsel, 56 Paket Siap Edar Diamankan photo_camera 1

    Polisi Tangkap Dua Pengedar Sabu di Konsel, 56 Paket Siap Edar Diamankan

    • calendar_month Sab, 11 Apr 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 119
    • 0Komentar

    KONAWE SELATAN | SUARAEMPATPILAR.com – Tim Koba 86 Satuan Reserse Narkoba Polres Konawe Selatan berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu-sabu di Desa Tirto Martani, Kecamatan Buke, Jumat malam (10/4/2026). Dalam operasi tersebut, dua orang terduga pelaku berinisial A (25) dan H (18), yang merupakan warga Kecamatan Laeya, berhasil diamankan tanpa perlawanan. Keduanya diduga kuat […]

  • Sekda Sultra Pimpin Upacara HUT ke-54 KORPRI, Tekankan Penguatan Netralitas, Profesionalisme, dan Transformasi Digital ASN photo_camera 1

    Sekda Sultra Pimpin Upacara HUT ke-54 KORPRI, Tekankan Penguatan Netralitas, Profesionalisme, dan Transformasi Digital ASN

    • calendar_month Sen, 8 Des 2025
    • account_circle Kontributor LaOde Zailudin
    • visibility 334
    • 0Komentar

    Suara Empat Pilar com. Kendari , — Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D., memimpin langsung Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) yang digelar di halaman Kantor Gubernur Sultra, Senin (8/12/2025). Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri pejabat pimpinan tinggi pratama lingkup Pemprov Sultra, Sekretaris […]

expand_less