Desa Wisata Namu Konawe Selatan Masuk 60 Besar Wonderful Indonesia Award 2025, Destinasi Wisata Sulawesi Tenggara Naik Kelas Nasional
- account_circle Olank Zakaria
- calendar_month Ming, 8 Feb 2026
- comment 0 komentar
KONSEL | SUARAEMPATPILAR.COM – Desa Wisata Namu di Kecamatan Laonti, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara, berhasil menorehkan prestasi nasional dengan masuk dalam 60 besar Wonderful Indonesia Award (WIA) 2025 yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.
Pengumuman tersebut disampaikan melalui media sosial resmi Kementerian Pariwisata pada 18 Agustus 2025. Prestasi ini memperkuat posisi Desa Namu sebagai salah satu destinasi wisata unggulan Sulawesi Tenggara yang berkembang pesat di tingkat nasional.
Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara, Ridwan Badallah, menyebut capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi pemerintah desa, masyarakat, dan pendamping wisata dalam mengembangkan desa wisata berbasis lingkungan dan konservasi. Ia juga menegaskan bahwa pemerintah provinsi akan terus mendorong pengembangan sektor pariwisata agar Desa Wisata Namu semakin berkembang dan menjadi destinasi unggulan yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Akses Menuju Desa Wisata Namu Konawe Selatan
Desa Wisata Namu memiliki aksesibilitas yang semakin baik melalui jalur darat maupun jalur laut.
Perjalanan darat dari Kota Kendari menuju Desa Namu dapat ditempuh sekitar dua jam menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan juga telah membangun jalur alternatif sepanjang sekitar 13,2 kilometer untuk memperlancar akses wisatawan.
Sementara jalur laut dapat ditempuh menggunakan perahu ketinting dari Dermaga Langgapulu dengan waktu perjalanan sekitar 2,5 jam. Perjalanan laut menjadi pengalaman unik karena wisatawan disuguhi musik tradisional lokal sepanjang perjalanan.

Potensi Wisata Unggulan Desa Wisata Namu
Desa Wisata Namu dikenal memiliki kekayaan wisata alam dan budaya yang lengkap. Sejumlah objek wisata unggulan yang menjadi daya tarik wisatawan antara lain:
- Pantai pasir timbul
- Air Terjun Pitu Ndengga
- Penangkaran penyu
- Spot diving dan snorkeling
- Atraksi tradisional menombak ikan Mososaku Oika
Nama Namu sendiri berasal dari jenis pohon yang dahulu banyak tumbuh di wilayah tersebut. Selain itu, masyarakat setempat juga mengenal legenda tentang wilayah ini yang diyakini pernah menjadi tempat pengungsian seorang putra mahkota pada masa lampau.
Ekonomi Kreatif dan Kehidupan Masyarakat Desa
Desa Wisata Namu dihuni sekitar 436 jiwa. Mayoritas masyarakat bekerja sebagai petani dan nelayan. Komoditas unggulan meliputi jambu mete, pala, kelapa, dan cengkeh.
Selain itu, masyarakat juga mengembangkan kerajinan anyaman dari tanaman agel menjadi tikar dan keranjang. Kerang laut juga diolah menjadi hiasan dinding dan aksesoris yang menjadi oleh-oleh khas wisata Desa Namu.

Komitmen Pengembangan Desa Wisata Berkelanjutan
Kepala Desa Namu, Nikson, menyampaikan bahwa capaian masuk 60 besar Wonderful Indonesia Award menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas desa wisata.
Pemerintah desa berkomitmen meningkatkan fasilitas wisata, menjaga kebersihan lingkungan, serta menambah atraksi wisata baru untuk meningkatkan kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara.
Wonderful Indonesia Award, Ajang Bergengsi Desa Wisata Nasional
Wonderful Indonesia Award merupakan ajang penilaian desa wisata tingkat nasional dengan indikator asesmen berbasis data dan verifikasi langsung.
Kategori penilaian meliputi:
- Desa Wisata Terbaik
- Daya Tarik Wisata Terbaik
- Kelompok Sadar Wisata Terbaik
- Toilet Bersih Terbaik
Masuknya Desa Wisata Namu dalam 60 besar menunjukkan desa ini memiliki standar pengelolaan wisata di atas rata-rata nasional.
Dampak bagi Pariwisata Sulawesi Tenggara
Prestasi Desa Wisata Namu diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, memperkuat ekonomi masyarakat lokal, serta mengangkat citra Sulawesi Tenggara sebagai destinasi wisata unggulan Indonesia Timur.
Laporan: Redaksi
- Penulis: Olank Zakaria

Saat ini belum ada komentar