Breaking News
light_mode
Trending Tags

Pelantikan Sekda Koltim Terancam Ilegal: Diduga Langgar PP ASN, Aroma Titipan Kian Menyengat

  • account_circle Kontributor AS HARIS
  • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
  • comment 0 komentar

KOLAKA TIMUR | SUARAEMPATPILAR.COM – Rencana pelantikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kolaka Timur secara definitif kini berada di titik kritis. Bukan sekadar polemik birokrasi, tetapi berpotensi menjadi skandal hukum administratif yang dapat mencoreng wajah pemerintahan daerah dan menyeret aktor-aktor kunci ke ranah pertanggungjawaban hukum.

Sekda adalah jabatan tertinggi ASN di daerah, komando utama birokrasi, sekaligus pengendali roda pemerintahan. Namun ironisnya, jabatan strategis ini justru diduga akan diisi oleh figur yang tidak memenuhi syarat wajib kompetensi, sebagaimana diatur tegas dalam PP Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS.

Belum PIM II, Tapi Dipaksakan Dilantik

Informasi yang beredar luas menyebutkan bahwa calon Sekda yang akan dilantik belum mengantongi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II atau PIM II, sebuah syarat mutlak bagi pejabat pimpinan tinggi pratama.

Artinya, jika pelantikan tetap dipaksakan, maka keputusan tersebut berpotensi cacat hukum sejak lahir.

Lebih parah lagi, sumber internal menyebutkan bahwa kandidat tersebut bukan peringkat pertama hasil seleksi, melainkan peringkat kedua, sementara peringkat pertama justru lebih lengkap secara kompetensi dan telah bersertifikat PIM II.

Publik pun bertanya keras:
apa gunanya seleksi terbuka jika hasilnya bisa dipelintir?

Merit System Dibantai Terang-terangan

Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN secara eksplisit menegaskan prinsip merit system: jabatan harus diberikan berdasarkan kualifikasi, kompetensi, dan kinerja.

Jika calon tanpa PIM II justru dilantik, maka ini bukan lagi sekadar pelanggaran etika, melainkan pembunuhan sistematis terhadap meritokrasi ASN.

Ini preseden berbahaya. Hari ini Sekda, besok jabatan strategis lain bisa diatur dengan pola serupa:
siapa dekat, dia dapat.

Plt Bupati Diduga Tak Bebas Mengambil Keputusan

Situasi makin keruh ketika muncul dugaan bahwa Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Koltim berada di bawah tekanan pihak tertentu. Tekanan ini disebut-sebut membuat keputusan tidak lagi lahir dari pertimbangan objektif, melainkan dari kepentingan di luar birokrasi.

Spekulasi publik pun mengarah pada dugaan “titipan kekuatan lama”, elite yang kini disebut-sebut bermasalah secara hukum, namun masih memiliki jejaring pengaruh kuat di balik layar pemerintahan daerah.

Apakah Koltim sedang dikendalikan dari balik jeruji?
Pertanyaan ini kini ramai dibicarakan di ruang-ruang publik.

Logika Birokrasi Dilanggar Total

Logika paling sederhana pun terasa diinjak-injak.
Mana mungkin jenderal bintang dua memimpin jenderal bintang tiga atau empat?

Birokrasi tanpa kepemimpinan yang diakui secara kompetensi hanya akan melahirkan:

  • konflik internal ASN
  • perlawanan pasif aparatur
  • lumpuhnya koordinasi
  • dan kegagalan pelayanan publik

Jika dari awal aturan sudah ditabrak, maka jangan berharap birokrasi berjalan lurus ke depan.

Ancaman Hukum Mengintai

Jika pelantikan tetap dilakukan, maka keputusan tersebut berpotensi:

  • Melanggar PP No. 11 Tahun 2017
  • Melanggar UU No. 5 Tahun 2014 tentang ASN
  • Menjadi objek pembatalan di PTUN
  • Dikategorikan sebagai maladministrasi
  • Menjadi pintu masuk pemeriksaan Ombudsman RI

Bahkan, jika terbukti ada tekanan, transaksi kepentingan, atau pengondisian hasil seleksi, aparat penegak hukum tidak bisa tinggal diam.

Rakyat Koltim Lagi-Lagi Jadi Korban

Sejarah kelam birokrasi Koltim seolah terulang. Ketika jabatan diisi tanpa kompetensi, maka kualitas kebijakan, pelayanan publik, dan pembangunan daerah akan runtuh perlahan.

Yang menanggung akibatnya bukan elite, tapi rakyat Kolaka Timur.

KASN dan KPK Tak Boleh Diam

Publik mendesak Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk segera:

  • menghentikan proses pelantikan
  • melakukan evaluasi menyeluruh
  • membuka hasil seleksi ke publik

Jika ditemukan indikasi tekanan atau kolusi, KPK dan aparat penegak hukum harus turun tangan sebelum praktik busuk ini mengakar lebih dalam.

Jangan biarkan Sekda lahir dari pelanggaran.
Jangan biarkan hukum kalah oleh tekanan.
Dan jangan biarkan Koltim dipimpin oleh keputusan cacat sejak awal.

Laporan: Redaksi

Pelantikan Sekda Koltim Terancam Ilegal: Diduga Langgar PP ASN, Aroma Titipan Kian Menyengat
  • Penulis: Kontributor AS HARIS

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemda Kolaka Timur Menunjuk Irwan Kara sebagai Pelaksana Harian Sekretaris Daerah photo_camera 1

    Pemda Kolaka Timur Menunjuk Irwan Kara sebagai Pelaksana Harian Sekretaris Daerah

    • calendar_month Sab, 24 Jan 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 326
    • 0Komentar

    KOLAKA TIMUR | SUARAEMPATPILAR.COM – Pemerintah Daerah Kabupaten Kolaka Timur secara resmi menetapkan Irwan Kara sebagai Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah Kabupaten Kolaka Timur, menggantikan Pelaksana Jabatan (Pj.) Sekretaris Daerah sebelumnya, La Fala. Penetapan tersebut berdasarkan Surat Perintah Pelaksana Harian Nomor 800.1.3.3/204/BKPSDM/2026 yang ditandatangani oleh Pelaksana Tugas Bupati Kolaka Timur, H. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd. […]

  • Gubernur Sultra Andi Sumangerukka Tinjau Arus Mudik Amolengo–Torobulu, Tekankan Keselamatan dan Tambah Armada photo_camera 1

    Gubernur Sultra Andi Sumangerukka Tinjau Arus Mudik Amolengo–Torobulu, Tekankan Keselamatan dan Tambah Armada

    • calendar_month Rab, 18 Mar 2026
    • account_circle Suara Empat Pilar
    • visibility 184
    • 0Komentar

    KONAWE SELATAN | SUARAEMPATPILAR.com – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, turun langsung memantau arus mudik di dua titik strategis penyeberangan, yakni Pelabuhan Amolengo dan Pelabuhan Torobulu, Rabu (18/3/2026). Peninjauan ini dilakukan bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sultra sebagai bagian dari upaya memastikan kelancaran arus mudik tahun ini. Dalam kunjungannya, Gubernur tidak sekadar […]

  • Dua Lansia di Konawe Jadi Tersangka Usai Pertahankan Kebun, Diduga Terkait Tambang PT SCM photo_camera 1

    Dua Lansia di Konawe Jadi Tersangka Usai Pertahankan Kebun, Diduga Terkait Tambang PT SCM

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 292
    • 0Komentar

    KONAWE | SUARAEMPATPILAR.com – Potret getir kembali datang dari tanah Sulawesi Tenggara. Dua warga lanjut usia di Kecamatan Routa, Kabupaten Konawe, harus berhadapan dengan hukum setelah mempertahankan lahan yang mereka kelola puluhan tahun. Adalah Abdul Karim (72) dan Gunawan (70), dua lansia yang kini resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Ditreskrimsus Polda Sultra. Ironisnya, keduanya […]

  • Inflasi Kendari 2025 Terkendali, Pemkot Siaga Hadapi Potensi Lonjakan Harga Ramadan photo_camera 1

    Inflasi Kendari 2025 Terkendali, Pemkot Siaga Hadapi Potensi Lonjakan Harga Ramadan

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • account_circle La Ode Zailudin
    • visibility 431
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.COM – Pemerintah Kota Kendari menutup tahun 2025 dengan catatan positif di sektor pengendalian harga. Stabilitas inflasi yang terjaga sepanjang tahun dinilai menjadi bekal penting menghadapi dinamika ekonomi di awal 2026, khususnya menjelang Ramadan. Hal tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi dan evaluasi Indeks Harga Konsumen (IHK) yang digelar di Kantor Badan […]

  • Deadline Ketat Akhir Tahun! Sekda Sultra Pimpin Apel Gabungan, Ingatkan ASN Kesiapsiagaan Nataru photo_camera 1

    Deadline Ketat Akhir Tahun! Sekda Sultra Pimpin Apel Gabungan, Ingatkan ASN Kesiapsiagaan Nataru

    • calendar_month Sen, 15 Des 2025
    • account_circle Kontributor LaOde Zailudin
    • visibility 282
    • 0Komentar

    SuaraEmpatPilar.Com, Kendari – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D., memimpin Apel Gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lapangan Kantor Gubernur Sultra, Senin (15/12/2025). Dalam arahannya, Sekda Asrun Lio secara tegas menyoroti dua isu krusial: kepatuhan terhadap langkah-langkah akhir tahun anggaran dan peningkatan kewaspadaan menjelang libur Natal dan Tahun […]

  • Gubernur Sultra Dikaitkan Kasus Umrah Terlantar, Visioner Indonesia Sebut Narasi Berlebihan photo_camera 1

    Gubernur Sultra Dikaitkan Kasus Umrah Terlantar, Visioner Indonesia Sebut Narasi Berlebihan

    • calendar_month Rab, 18 Feb 2026
    • account_circle La Ode Zailudin
    • visibility 353
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com — Polemik pemberitaan mengenai jemaah umrah asal Kota Kendari yang dilaporkan terlantar di Madinah, Arab Saudi, menuai respons keras dari berbagai pihak. Sejumlah narasi dinilai mulai kehilangan proporsionalitas karena mencoba menyeret nama Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) seolah-olah persoalan tersebut merupakan tanggung jawab personal kepala daerah tingkat provinsi. Sekretaris Jenderal Visioner Indonesia, Akril […]

expand_less