Breaking News
light_mode
Trending Tags

Formasi 400 Ribu CPNS Guru 2026 Dibuka, Nasib Guru PPPK Jadi Sorotan Keadilan

  • account_circle Olank Zakaria
  • calendar_month Rab, 29 Apr 2026
  • comment 0 komentar

JAKARTA | SUARAEMPATPILAR.com Rencana pemerintah membuka 400 ribu formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk guru pada seleksi 2026 menjadi kabar besar bagi dunia pendidikan. Namun di balik optimisme tersebut, muncul pertanyaan krusial: bagaimana nasib ratusan ribu guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang selama ini sudah mengabdi, tetapi masih berada dalam bayang-bayang ketidakpastian?

Kebijakan ini digulirkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah sebagai upaya memperkuat status kepegawaian guru. Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Nunuk Suryani, menyampaikan bahwa seluruh usulan formasi difokuskan untuk CPNS.

“Usulan 400 ribu formasi itu seluruhnya untuk guru CPNS, namun keputusan akhirnya tetap berada di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi,” ujarnya, Rabu (29/4/2026).

Kebijakan ini tidak lepas dari dorongan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, yang menginginkan guru memiliki kepastian status sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), bukan sekadar kontrak.

Namun di lapangan, realitasnya jauh lebih kompleks. Pemerintah sebelumnya telah merekrut sekitar satu juta guru PPPK sebagai solusi kekurangan tenaga pendidik. Ironisnya, sebagian dari mereka justru menghadapi persoalan baru: kontrak tidak diperpanjang oleh pemerintah daerah akibat keterbatasan anggaran.

Fenomena ini memunculkan kekhawatiran serius terkait keadilan bagi guru PPPK. Mereka yang telah melewati proses seleksi ketat dan mengabdi di berbagai daerah kini berada dalam posisi rentan—tidak sepenuhnya aman sebagai ASN, tetapi juga tidak memiliki jaminan keberlanjutan karier.

Nunuk mengakui kondisi tersebut dan menyebut pemerintah pusat terus mengimbau daerah agar tidak memberhentikan guru PPPK. Namun, kendala fiskal di daerah sering menjadi alasan utama.

Di sisi lain, persoalan guru honorer juga belum sepenuhnya tuntas. Data per 30 Desember 2025 menunjukkan masih ada sekitar 237.196 guru non-ASN yang belum diangkat. Angka ini menjadi beban pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan pemerintah.

Koordinasi lintas lembaga terus dilakukan, melibatkan Badan Kepegawaian Negara, Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, serta pemerintah daerah. Tujuannya adalah memastikan proses pengangkatan berjalan tanpa mengabaikan kapasitas anggaran.

Namun, persoalan mendasar tetap mengemuka: keseimbangan antara kebijakan pusat dan kemampuan daerah. Banyak pemerintah daerah tidak mengajukan formasi sesuai kebutuhan karena harus membagi anggaran dengan program lain, termasuk pembangunan infrastruktur.

Dalam konteks ini, keadilan bagi PPPK menjadi isu yang tidak bisa diabaikan. Kebijakan penambahan CPNS tidak boleh menciptakan ketimpangan baru, apalagi mengorbankan mereka yang sudah lebih dulu berada di dalam sistem.

Pemerintahan Prabowo Subianto melalui perencanaan jangka menengah dan panjang (RPJM dan RPJP) telah menekankan pentingnya tata kelola guru yang kolaboratif antara pusat dan daerah. Namun implementasinya harus memastikan satu hal: tidak ada guru yang terpinggirkan oleh kebijakan.

Di tengah upaya besar memperbaiki sistem pendidikan nasional, keadilan bagi guru PPPK menjadi ujian nyata komitmen negara. Sebab pada akhirnya, kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh jumlah guru, tetapi juga oleh kepastian dan kesejahteraan mereka yang mengajar di garis depan.

Laporan: Redaksi

Formasi 400 Ribu CPNS Guru 2026 Dibuka, Nasib Guru PPPK Jadi Sorotan Keadilan
  • Penulis: Olank Zakaria

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Visioner Indonesia Ingatkan Publik Jaga Praduga Tak Bersalah, Tolak Penghakiman Lewat Pamflet photo_camera 1

    Visioner Indonesia Ingatkan Publik Jaga Praduga Tak Bersalah, Tolak Penghakiman Lewat Pamflet

    • calendar_month Sen, 15 Des 2025
    • account_circle Kontributor LaOde Zailudin
    • visibility 385
    • 0Komentar

    SuaraEmpatPilar.Com, JAKARTA- Ramainya peredaran pamflet yang menyeret nama Gubernur Sulawesi Tenggara berinisial ASR dalam isu pertambangan di Pulau Kabaena mendapat tanggapan dari Visioner Indonesia. Organisasi tersebut mengingatkan pentingnya menjaga prinsip negara hukum dan menghindari penghakiman publik sebelum adanya keputusan hukum yang sah. Sekretaris Jenderal Visioner Indonesia, Akril Abdillah, menyampaikan bahwa setiap persoalan hukum, termasuk yang […]

  • Harga BBM Nonsubsidi Naik, Pertamax Turbo Rp 19.900 per Liter photo_camera 1

    Harga BBM Nonsubsidi Naik, Pertamax Turbo Rp 19.900 per Liter

    • calendar_month Sen, 4 Mei 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 102
    • 0Komentar

    JAKARTA | SUARAEMPATPILAR.com – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi kembali dilakukan oleh PT Pertamina (Persero). Mulai Senin (4/5/2026), sejumlah produk seperti Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex resmi mengalami penyesuaian harga di berbagai wilayah, termasuk Jakarta. Berdasarkan informasi resmi melalui platform MyPertamina, harga Pertamax Turbo kini berada di angka Rp 19.900 per liter, […]

  • Inflasi Kendari 2025 Terkendali, Pemkot Siaga Hadapi Potensi Lonjakan Harga Ramadan photo_camera 1

    Inflasi Kendari 2025 Terkendali, Pemkot Siaga Hadapi Potensi Lonjakan Harga Ramadan

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • account_circle La Ode Zailudin
    • visibility 392
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.COM – Pemerintah Kota Kendari menutup tahun 2025 dengan catatan positif di sektor pengendalian harga. Stabilitas inflasi yang terjaga sepanjang tahun dinilai menjadi bekal penting menghadapi dinamika ekonomi di awal 2026, khususnya menjelang Ramadan. Hal tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi dan evaluasi Indeks Harga Konsumen (IHK) yang digelar di Kantor Badan […]

  • Ketua Laskar Timur Nusantara Soroti Dugaan Pelanggaran Disiplin ASN Lurah Benua Nirae photo_camera 1

    Ketua Laskar Timur Nusantara Soroti Dugaan Pelanggaran Disiplin ASN Lurah Benua Nirae

    • calendar_month Sen, 5 Jan 2026
    • account_circle Kontributor: Amrul
    • visibility 535
    • 0Komentar

    Diduga Jarang Masuk Kantor, Lurah Benuanirae Disorot, Dinilai Langgar Disiplin ASN KENDARI | SUARAEMPATPILAR.COM – Dugaan jarangnya Lurah Kelurahan Benua Nirae, Kecamatan Abeli, Kota Kendari, berada di kantor pada jam kerja menuai sorotan keras dari berbagai pihak. Kondisi tersebut dinilai berpotensi melanggar disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) sekaligus merugikan hak masyarakat atas pelayanan publik. Sorotan […]

  • Awal Puasa 2026 Segera Ditentukan, Kemenag Gelar Sidang Isbat Selasa Sore photo_camera 1

    Awal Puasa 2026 Segera Ditentukan, Kemenag Gelar Sidang Isbat Selasa Sore

    • calendar_month Sen, 16 Feb 2026
    • account_circle OLank Zakaria
    • visibility 204
    • 0Komentar

    JAKARTA | SUARAEMPATPILAR.com — Kementerian Agama (Kemenag) RI akan menggelar sidang isbat untuk menentukan awal Ramadan 1447 Hijriah pada Selasa, 17 Februari 2026. Sidang penting ini dijadwalkan berlangsung di Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kemenag, Jakarta, mulai pukul 16.00 WIB. Pelaksanaan sidang isbat berlandaskan Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 1 Tahun 2026 yang mengatur integrasi metode […]

  • Fakta Membantah AP2: RB Tak Kelola APBD, Tuduhan Lonjakan Harta Dinilai Omong Kosong photo_camera 1

    Fakta Membantah AP2: RB Tak Kelola APBD, Tuduhan Lonjakan Harta Dinilai Omong Kosong

    • calendar_month Rab, 4 Feb 2026
    • account_circle La Ode Zailudin
    • visibility 568
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.COM – Tuduhan yang dilontarkan Aliansi Pemuda dan Pelajar (AP2) Indonesia terhadap RB, mantan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sulawesi Tenggara, dinilai liar, tidak berdasar, menyesatkan publik, dan berpotensi kuat sebagai fitnah serius yang sengaja diproduksi untuk menggiring opini. Pernyataan Ketua Dewan Pembina Aliansi Pemuda dan Pelajar (AP2) Indonesia Hasanudin Kansi yang […]

expand_less