Breaking News
light_mode
Trending Tags

“Meledak! Laporan ITE Seret Dugaan Fitnah ke Tokoh Daerah — Perang Aktivisme Sultra Resmi Masuk Jalur Pidana”

  • account_circle La Ode Zailudin
  • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
  • comment 0 komentar

Dari Grup WhatsApp ke Meja Penyidik — Konflik Lama Diduga Meledak, Publik Tunggu Siapa Jatuh Dulu


KENDARI | SUARAEMPATPILAR.COM — Panggung konflik aktivisme Sulawesi Tenggara memasuki fase paling panas. Dugaan pencemaran nama baik terhadap Ridwan Badallah tak lagi sekadar perang narasi di ruang digital, kini resmi berubah menjadi perkara hukum yang ditangani Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sultra.

Gerakan Persatuan Mahasiswa Indonesia (GPMI) menjadi pihak pelapor dalam kasus yang mulai bergulir sejak 29 Januari 2026, menyasar akun berinisial LHK yang diduga menyebarkan konten bernada penghinaan melalui grup dan status WhatsApp.

Pada Selasa, 10 Februari 2026, kuasa perwakilan Ridwan Badallah, Alfin Pola selaku Dewan Pembina GPMI, memenuhi panggilan penyidik Tipidsiber Ditreskrimsus Polda Sultra.

Pemeriksaan dilakukan di Ruang Riksa Unit II Subdit V Tipidsiber, berdasarkan surat panggilan bernomor B/259/II/RES25/26/Ditreskrimsus tertanggal 6 Februari 2026.

Dari Kritik Sosial ke Dugaan Serangan Reputasi

GPMI menilai perkara ini bukan sekadar perdebatan publik biasa. Mereka menyebut ada dugaan pola serangan personal yang melampaui batas kritik demokratis.

Menurut mereka, konten yang beredar bukan lagi kritik kebijakan, tetapi tuduhan personal, hinaan, hingga penyebaran foto dan identitas secara terbuka.

“Kritik itu sah dalam demokrasi. Tapi kalau sudah jadi fitnah dan penghinaan tanpa dasar, itu bukan lagi kritik,” tegas Alfin Pola.

GPMI mengklaim telah menyerahkan bukti digital berupa tangkapan layar percakapan dan unggahan status kepada penyidik.

Sindiran Tajam: Aktivis atau Operator Opini?

Dalam pernyataan kerasnya, GPMI juga menyoroti fenomena yang mereka sebut sebagai aktivisme tanpa basis data.

Mereka menegaskan kritik harus berbasis:

  • investigasi lapangan
  • temuan lembaga resmi
  • data faktual terverifikasi

Jika tidak, GPMI menilai kritik berpotensi berubah menjadi propaganda opini.

Pernyataan ini secara tidak langsung menyentil kelompok gerakan sosial tertentu, memicu spekulasi konflik internal aktivisme daerah.

Masuk Radar UU ITE Versi Baru

Kasus ini mengarah pada dugaan pelanggaran UU Nomor 1 Tahun 2024 (perubahan kedua UU ITE), khususnya pasal pencemaran nama baik melalui media elektronik.

Jika unsur pidana terpenuhi, kasus ini berpotensi menjadi preseden penting penerapan regulasi ITE terbaru di Sulawesi Tenggara.

Tekanan Publik Menguat

GPMI mendesak penyidik bergerak cepat dan berharap pihak terlapor bersikap kooperatif jika dipanggil penyidik.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak LHK.

Konflik Lebih Besar Mengintai?

Kasus ini diprediksi tak berhenti pada satu laporan pidana. Pengamat menilai perkara ini berpotensi membuka konflik laten di ruang aktivisme digital lokal terutama soal batas antara kritik publik dan serangan personal.

Di era WhatsApp sebagai “ruang politik privat”, perkara ini bisa menjadi momentum redefinisi etika kritik di ruang digital.


Breaking Note:
Kasus ini diperkirakan masih akan berkembang. Jika proses hukum berlanjut, bukan hanya reputasi individu yang dipertaruhkan, tetapi juga wajah gerakan sosial di ruang publik digital Sulawesi Tenggara.

Laporan: Redaksi

“Meledak! Laporan ITE Seret Dugaan Fitnah ke Tokoh Daerah — Perang Aktivisme Sultra Resmi Masuk Jalur Pidana”
  • Penulis: La Ode Zailudin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Sultra Tekankan Peran Strategis Musrenbang, Arahkan Pembangunan Lebih Tepat Sasaran photo_camera 1

    Gubernur Sultra Tekankan Peran Strategis Musrenbang, Arahkan Pembangunan Lebih Tepat Sasaran

    • calendar_month Sen, 4 Mei 2026
    • account_circle Suara Empat Pilar
    • visibility 149
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Komitmen memperkuat arah pembangunan daerah kembali ditegaskan Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, saat memimpin apel gabungan lingkup Pemerintah Provinsi Sultra, Senin (4/5/2026), di halaman Kantor Gubernur Sultra. Dalam arahannya, Gubernur menempatkan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) sebagai instrumen krusial dalam memastikan pembangunan berjalan terarah, terukur, dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Ia menegaskan, […]

  • 62 Tahun Sulawesi Tenggara, Transformasi Berkelanjutan Lewat 4 Pilar Pembangunan ASR–Hugua photo_camera 1

    62 Tahun Sulawesi Tenggara, Transformasi Berkelanjutan Lewat 4 Pilar Pembangunan ASR–Hugua

    • calendar_month Sab, 25 Apr 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 141
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Memasuki usia ke-62 tahun, Provinsi Sulawesi Tenggara menunjukkan perjalanan panjang yang ditandai dengan konsistensi pembangunan dan transformasi di berbagai sektor strategis. Sejak terbentuk melalui Pembentukan Provinsi Sulawesi Tenggara, daerah ini terus bergerak dari wilayah dengan keterbatasan infrastruktur menuju kawasan yang semakin terhubung, produktif, dan kompetitif. Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) […]

  • MBG Mandek di SLBN 1 Kendari: Ketika Anak Berkebutuhan Khusus Ditinggal, Dugaan Bancakan Uang Rakyat Menguat photo_camera 1

    MBG Mandek di SLBN 1 Kendari: Ketika Anak Berkebutuhan Khusus Ditinggal, Dugaan Bancakan Uang Rakyat Menguat

    • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 373
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.COM — Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang-gadang sebagai program unggulan Presiden Prabowo Subianto nyatanya belum sepenuhnya berpihak pada mereka yang paling membutuhkan. Di Kota Kendari, SLBN 1 Kendari justru tercecer, meski sejak awal telah masuk dalam daftar pendataan penerima. Ironisnya, sekolah berkebutuhan khusus ini harus menelan kenyataan pahit ketika sekolah-sekolah umum […]

  • Penyelundupan LPG 3 Kg di Kendari Terbongkar, 67 Tabung Diamankan Polresta photo_camera 1

    Penyelundupan LPG 3 Kg di Kendari Terbongkar, 67 Tabung Diamankan Polresta

    • calendar_month Sab, 25 Apr 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 147
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Upaya penyelundupan gas LPG 3 kilogram bersubsidi kembali terbongkar di Kota Kendari. Aparat Kepolisian Resor Kota (Polresta) Kendari mengungkap praktik ilegal yang diduga kuat merugikan masyarakat kecil, setelah mengamankan puluhan tabung gas siap kirim ke luar daerah. Pengungkapan ini terjadi di Jalan Ir. Soekarno, Kelurahan Dapu-Dapura, Kecamatan Kendari Barat, Kamis (16/4/2026). […]

  • HUT Sultra ke-62 Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Promosi Pariwisata Sulawesi Tenggara photo_camera 1

    HUT Sultra ke-62 Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Promosi Pariwisata Sulawesi Tenggara

    • calendar_month Sab, 25 Apr 2026
    • account_circle La Ode Zailudin
    • visibility 142
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Sulawesi Tenggara resmi dibuka dengan penuh kemeriahan di kawasan Tugu Religi Kendari, Jumat (24/4/2026). Mengusung tema “Harmoni Sultra: Produktif untuk Sultra Sejahtera”, pembukaan ditandai dengan pemukulan bedug oleh Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, bersama jajaran pejabat dan kepala daerah se-Sultra. Antusiasme masyarakat tampak tinggi […]

  • Gegana Polda Sultra Sterilisasi 15 Gereja di Kendari, Ibadah Paskah 2026 Dipastikan Aman photo_camera 1

    Gegana Polda Sultra Sterilisasi 15 Gereja di Kendari, Ibadah Paskah 2026 Dipastikan Aman

    • calendar_month Jum, 3 Apr 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 173
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Menjelang perayaan Hari Raya Paskah 2026, Detasemen Gegana Satuan Brigade Mobil (Satbrimob) Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara menggelar operasi sterilisasi di sejumlah rumah ibadah guna memastikan keamanan umat Kristiani saat menjalankan ibadah. Sebanyak 15 gereja di Kota Kendari menjadi sasaran penyisiran aparat dari Polda Sulawesi Tenggara melalui unit elit Gegana. Kegiatan ini […]

expand_less