Breaking News
light_mode
Trending Tags

Martinus Butarbutar: Perubahan Sikap Rismon Sianipar soal Ijazah Jokowi Justru Jadi Bumerang

  • account_circle Olank Zakaria
  • calendar_month Sab, 14 Mar 2026
  • visibility 76
  • comment 0 komentar

JAKARTA | SUARAEMPATPILAR.com – Polemik mengenai isu ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, kembali memanas setelah pengamat Martinus Butarbutar menilai perubahan sikap pakar digital forensik Rismon Hasiholan Sianipar justru berpotensi menjadi bumerang dalam dinamika kasus tersebut.

Martinus menyebut perubahan sikap Rismon yang sebelumnya vokal mempertanyakan keaslian ijazah Jokowi namun kemudian menyatakan dokumen tersebut asli, justru menimbulkan lebih banyak pertanyaan di tengah masyarakat.

Menurutnya, perubahan sikap yang terjadi secara tiba-tiba tidak serta-merta meredakan polemik. Sebaliknya, hal itu justru memperkuat kecurigaan publik terhadap berbagai kejanggalan yang selama ini menjadi bahan perdebatan.

“Perubahan sikap ini justru memperkuat adanya anomali atau kejanggalan yang membuat masyarakat semakin kritis terhadap perkembangan terbaru,” ujar Martinus.

Ia menilai dinamika yang muncul setelah pernyataan terbaru Rismon tidak menguntungkan pihak mana pun. Bahkan, perubahan sikap tersebut justru memicu diskusi baru di ruang publik mengenai latar belakang dan proses yang terjadi di balik polemik tersebut.

Pengakuan Rismon Picu Perdebatan Baru

Polemik semakin mencuat setelah Rismon secara terbuka mengakui bahwa ijazah Jokowi adalah asli dan menyampaikan permintaan maaf kepada publik atas analisis sebelumnya yang menyebut dokumen tersebut palsu.

Langkah tersebut memicu berbagai reaksi dari sejumlah pihak. Sebagian menilai pengakuan itu sebagai bentuk klarifikasi yang menutup polemik, sementara yang lain justru mempertanyakan perubahan sikap yang dinilai terlalu mendadak.

Bahkan, sejumlah kalangan menyebut perubahan tersebut dapat menimbulkan persepsi bahwa ada faktor lain di balik keputusan Rismon untuk merevisi pernyataannya.

Kritik dari Berbagai Pihak

Kontroversi ini juga memunculkan kritik dari sejumlah pihak yang sebelumnya terlibat dalam perdebatan mengenai isu ijazah tersebut. Beberapa di antaranya mempertanyakan metodologi penelitian yang digunakan Rismon, terutama karena kesimpulan yang dihasilkan berubah drastis dalam waktu relatif singkat.

Situasi ini membuat polemik mengenai ijazah Jokowi kembali menjadi perbincangan luas di media sosial maupun ruang publik.

Isu keaslian ijazah Jokowi sebenarnya telah muncul sejak beberapa tahun lalu dan berulang kali menjadi polemik politik di Indonesia. Namun berbagai lembaga, termasuk kepolisian, sebelumnya menyatakan bahwa dokumen ijazah tersebut asli dan tidak ditemukan unsur tindak pidana setelah dilakukan pemeriksaan dan perbandingan dokumen resmi.

Meski demikian, perdebatan mengenai isu tersebut kerap kembali muncul seiring dengan dinamika politik dan pernyataan dari berbagai tokoh publik.

Martinus menilai perkembangan terbaru menunjukkan bahwa polemik ini belum sepenuhnya selesai. Menurutnya, perubahan sikap para pihak yang terlibat justru berpotensi membuat masyarakat semakin penasaran terhadap fakta yang sebenarnya.

“Perkembangan terbaru ini membuat publik semakin menunggu apakah akan muncul fakta baru atau justru polemik yang lebih besar,” katanya.

Laporan: Redaksi

Martinus Butarbutar: Perubahan Sikap Rismon Sianipar soal Ijazah Jokowi Justru Jadi Bumerang
  • Penulis: Olank Zakaria

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dispar Sultra Gas Pol! Harmoni Sultra 2026 Siap Jadi Event Terbesar Tahun Ini, Matangkan Teknis hingga Digitalisasi Event photo_camera 1

    Dispar Sultra Gas Pol! Harmoni Sultra 2026 Siap Jadi Event Terbesar Tahun Ini, Matangkan Teknis hingga Digitalisasi Event

    • calendar_month Rab, 15 Apr 2026
    • account_circle Kontributor La Ode Zailudin
    • visibility 98
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPARPILAR.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara melalui Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara terus mematangkan persiapan pelaksanaan Harmoni Sultra 2026 melalui Technical Meeting yang digelar di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra, Rabu (15/4/2026). Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata Sultra, M Ridwan Badallah, dan dihadiri berbagai unsur, mulai dari kepala OPD, perwakilan […]

  • Menghapus Wajah Rakyat, Melindungi Wajah Penguasa: Demokrasi di Bawah Kabut Asap UU No. 20/2025 photo_camera 1

    Menghapus Wajah Rakyat, Melindungi Wajah Penguasa: Demokrasi di Bawah Kabut Asap UU No. 20/2025

    • calendar_month Ming, 11 Jan 2026
    • account_circle Suara Empat Pilar
    • visibility 394
    • 0Komentar

    Oleh: Olank Zakaria Tanggal 2 Januari 2026 akan tercatat dalam sejarah bukan sebagai lompatan reformasi, melainkan sebagai hari berkabungnya demokrasi substansial. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP, yang berlindung di balik narasi indah “perlindungan HAM” dan “modernisasi”, pada hakikatnya adalah operasi bedah plastik hukum untuk mempercantik wajah kekuasaan yang bobrok. Ia tidak dirancang untuk keadilan, tapi untuk mengamankan […]

  • Banjir Lumpur Pomalaa Kembali Terjadi, WALHI Sultra Tuduh Industri Nikel Picu Krisis Ekologis dan Ancam Keselamatan Warga photo_camera 1

    Banjir Lumpur Pomalaa Kembali Terjadi, WALHI Sultra Tuduh Industri Nikel Picu Krisis Ekologis dan Ancam Keselamatan Warga

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 113
    • 0Komentar

    KOLAKA | SUARAEMPATPILAR.com – Bencana banjir lumpur yang berulang di wilayah Pomalaa kembali menegaskan kekhawatiran serius terkait dampak ekspansi industri nikel terhadap lingkungan dan keselamatan masyarakat. WALHI Sulawesi Tenggara menyatakan keprihatinan sekaligus kemarahan atas bencana yang terus berulang dan dinilai sebagai bukti nyata krisis ekologis akibat aktivitas industri ekstraktif di kawasan tersebut. Berdasarkan hasil pemantauan […]

  • Lansia di Konawe Ditemukan Meninggal Membusuk di Rumahnya photo_camera 1

    Lansia di Konawe Ditemukan Meninggal Membusuk di Rumahnya

    • calendar_month Jum, 6 Mar 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 149
    • 0Komentar

    KONAWE | SUARAEMPATPILAR.com – Warga Desa Sonai, Kecamatan Puriala, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, digegerkan dengan penemuan seorang lansia yang meninggal dunia di dalam rumahnya, Jumat (6/3/2026) dini hari. Korban diketahui bernama Rohan Amir (67), seorang warga setempat yang selama ini tinggal seorang diri di rumahnya yang berada tidak jauh dari SDN 1 Sonai. Jenazah korban […]

  • Nama Bupati Bombana Terseret Kasus Dugaan Penguasaan Lahan di Padang Pajjongai photo_camera 1

    Nama Bupati Bombana Terseret Kasus Dugaan Penguasaan Lahan di Padang Pajjongai

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • account_circle Suara Empat Pilar
    • visibility 311
    • 0Komentar

    BOMBANA | SUARAEMPATPILAR.COM – Aroma skandal agraria mengguncang Sulawesi Tenggara. Bupati Bombana, Burhanuddin, resmi dilaporkan ke Subdit II Ditreskrimum Polda Sultra atas dugaan penyerobotan lahan warga seluas 1.888 hektare di kawasan Padang Pajjongai, Desa Waemputang. Tak sendirian, laporan yang diajukan Suwandi Susi Saenong selaku ahli waris juga menyeret Kepala Dinas PUPR Bombana, Sofian Baco. Keduanya […]

  • Gubernur Sultra Pimpin Upacara Peringatan Hari Bela Negara ke-77 Tahun 2025 photo_camera 1

    Gubernur Sultra Pimpin Upacara Peringatan Hari Bela Negara ke-77 Tahun 2025

    • calendar_month Jum, 19 Des 2025
    • account_circle Kontributor La Ode Zailudin
    • visibility 274
    • 0Komentar

    SuaraEmpatPilar.Com, KENDARI – Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Bela Negara ke-77 Tahun 2025 yang digelar di Lapangan Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara, Jumat (19/12/2025). Upacara tersebut diikuti oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara, Forkopimda Sultra, Sekda Sultra, Staf Ahli Gubernur, para asisten, Para Kepala OPD […]

expand_less