Pesawat Smart Air Ditembak di Bandara Koroway Papua, Pilot dan Kopilot Tewas, 13 Penumpang Termasuk Balita Selamat
- account_circle Olank Zakaria
- calendar_month Jum, 13 Feb 2026
- visibility 108
- comment 0 komentar

PAPUA | SUARAEMPATPILAR.com — Insiden penembakan pesawat perintis kembali mengguncang wilayah Papua. Pesawat milik maskapai Smart Air dilaporkan ditembak kelompok tak dikenal saat mendarat di Bandara Koroway Batu, Kabupaten Boven Digoel. Dalam peristiwa ini, seluruh penumpang berhasil menyelamatkan diri, namun pilot dan kopilot dilaporkan meninggal dunia.
Polisi menyebut seluruh penumpang pesawat Smart Air berhasil melarikan diri usai pesawat ditembaki dari arah hutan di sekitar bandara.
Kepala Bidang Humas Polda Papua, Kombes Polisi Cahyo Sukarnito sebelumnya menjelaskan pesawat Cessna dengan nomor registrasi PK-SNR tersebut berangkat dari Bandara Tanah Merah sekitar pukul 10.35 WIT menuju Koroway Batu.
Setibanya di lokasi tujuan, pesawat yang diawaki Kapten Egon Erawan dan Kapten Baskoro diduga langsung ditembaki kelompok bersenjata dari arah hutan di samping area bandara.
Sementara itu, Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir menyebut total terdapat 13 penumpang di dalam pesawat, termasuk satu balita, dan seluruhnya berhasil selamat.
“Info lapangan, semua penumpang dalam keadaan selamat: 13 penumpang termasuk satu balita,” ujarnya kepada wartawan.
Sekitar pukul 11.00 WIT, Polres Boven Digoel menerima laporan dari pihak Bandara Tanah Merah terkait penembakan yang terjadi di Bandara Koroway Batu.
Beberapa jam kemudian, tepatnya pukul 13.27 WIT, polisi kembali menerima laporan adanya korban jiwa akibat serangan tersebut. Dua korban diduga merupakan pilot dan kopilot pesawat.
Pihak kepolisian menyatakan aksi penembakan berasal dari kelompok tak dikenal yang menyerang dari arah hutan sekitar bandara.
Situasi Papua Kembali Tegang
Insiden ini menambah daftar panjang gangguan keamanan terhadap transportasi udara perintis di wilayah pedalaman Papua. Jalur udara masih menjadi satu-satunya akses utama distribusi logistik, tenaga medis, hingga mobilitas masyarakat di daerah terisolir.
Serangan terhadap pesawat perintis dinilai berpotensi mengganggu stabilitas distribusi kebutuhan pokok dan layanan publik di wilayah pedalaman.
Evakuasi dan Penyelidikan Masih Berlangsung
Aparat gabungan TNI-Polri kini meningkatkan pengamanan di wilayah Bandara Koroway Batu serta melakukan penyisiran untuk memburu pelaku penembakan.
Otoritas penerbangan bersama aparat keamanan juga tengah melakukan evaluasi jalur penerbangan di wilayah rawan konflik guna mencegah kejadian serupa terulang.
Laporan: Redaksi
- Penulis: Olank Zakaria

Saat ini belum ada komentar