Fun Fishing Harmoni Sultra ke-62 Dorong Pariwisata Bahari dan UMKM di Pulau Bokori
- account_circle Kontributor La Ode Zailudin
- calendar_month Jum, 24 Apr 2026
- comment 0 komentar
KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara, Ridwan Badallah, menegaskan bahwa kegiatan Lomba Fun Fishing yang akan digelar pada 25 April 2026 menjadi bagian strategis dalam rangkaian perayaan Harmoni Sultra ke-62. Event ini tidak sekadar menghadirkan hiburan, tetapi juga diposisikan sebagai instrumen penguatan sektor pariwisata daerah berbasis potensi bahari.
Ridwan menjelaskan, penyelenggaraan Fun Fishing dirancang sebagai momentum untuk mendorong kebangkitan pariwisata Sultra pasca berbagai tantangan sektor wisata dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, pendekatan berbasis event kreatif menjadi strategi efektif dalam menarik kunjungan sekaligus membangun keterlibatan publik secara langsung.
“Kegiatan ini bukan hanya ajang rekreasi, tetapi juga sarana promosi destinasi dan ruang kolaborasi antara pemerintah dengan masyarakat. Harmoni Sultra ke-62 kita jadikan titik dorong untuk mempercepat pertumbuhan sektor pariwisata,” ujar Ridwan.
Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini terbilang tinggi. Hingga menjelang pelaksanaan, tercatat sebanyak 405 peserta telah mendaftar. Mereka berasal dari berbagai kalangan, mulai dari masyarakat umum, komunitas pemancing, hingga para penghobi dari dalam dan luar daerah.
Kegiatan akan dipusatkan di kawasan Pulau Bokori, yang selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata unggulan Sultra dengan daya tarik panorama bahari dan akses yang semakin berkembang. Pemilihan lokasi ini dinilai strategis untuk memperkuat positioning Bokori sebagai ikon wisata berbasis laut.

Dari sisi kesiapan teknis, pemerintah telah menyiapkan tiga posko terpadu yang melibatkan unsur kesehatan, keamanan, serta Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas). Langkah ini dilakukan guna memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh peserta.
“Kami memastikan seluruh aspek pengamanan dan pelayanan terpenuhi. Sinergi lintas sektor menjadi kunci utama agar event ini berjalan sukses tanpa kendala berarti,” jelasnya.
Lebih jauh, Ridwan menekankan bahwa dampak ekonomi menjadi salah satu target utama dari penyelenggaraan kegiatan ini. Kehadiran ratusan peserta diharapkan mampu mendorong perputaran ekonomi lokal, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar kawasan wisata.
Ia optimistis, melalui event seperti Fun Fishing, citra Sulawesi Tenggara sebagai destinasi wisata bahari yang kompetitif akan semakin menguat di tingkat regional maupun nasional. Selain itu, pendekatan event-based tourism dinilai mampu menciptakan efek berkelanjutan jika dikelola secara konsisten.
“Melalui Harmoni Sultra ke-62, kita ingin menunjukkan bahwa Sulawesi Tenggara memiliki potensi besar yang bisa dikembangkan secara berkelanjutan. Event kreatif seperti ini menjadi pintu masuk untuk memperluas promosi dan meningkatkan daya tarik wisata daerah,” tutupnya.
Laporan: Redaksi
- Penulis: Kontributor La Ode Zailudin

Saat ini belum ada komentar