Breaking News
light_mode
Trending Tags

62 Tahun Sulawesi Tenggara, Transformasi Berkelanjutan Lewat 4 Pilar Pembangunan ASR–Hugua

  • account_circle Olank Zakaria
  • calendar_month Sab, 25 Apr 2026
  • comment 0 komentar

KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Memasuki usia ke-62 tahun, Provinsi Sulawesi Tenggara menunjukkan perjalanan panjang yang ditandai dengan konsistensi pembangunan dan transformasi di berbagai sektor strategis. Sejak terbentuk melalui Pembentukan Provinsi Sulawesi Tenggara, daerah ini terus bergerak dari wilayah dengan keterbatasan infrastruktur menuju kawasan yang semakin terhubung, produktif, dan kompetitif.

Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 menjadi refleksi atas capaian pembangunan sekaligus titik tolak untuk memperkuat arah kebijakan ke depan. Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara di bawah kepemimpinan duet Andi Sumangerukka dan Hugua mengusung konsep pembangunan berbasis empat pilar utama sebagai fondasi transformasi daerah.

Empat pilar tersebut mencakup pembangunan ekonomi yang inklusif, penguatan tata kelola pemerintahan yang aman dan stabil, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta penguatan nilai-nilai religius dalam kehidupan sosial. Pendekatan ini dirancang untuk memastikan bahwa pertumbuhan daerah tidak hanya terukur dari angka statistik, tetapi juga berdampak langsung terhadap kualitas hidup masyarakat.

Dari sisi ekonomi, Sulawesi Tenggara mencatatkan tren pertumbuhan yang relatif stabil dalam beberapa tahun terakhir. Sektor pertambangan, perikanan, pertanian, serta Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi tulang punggung penggerak ekonomi daerah. Hilirisasi sumber daya alam dan peningkatan nilai tambah produk lokal mulai menunjukkan dampak positif terhadap pendapatan daerah dan penyerapan tenaga kerja.

Di bidang infrastruktur, konektivitas antarwilayah terus diperkuat melalui pembangunan jalan, pelabuhan, serta fasilitas penunjang lainnya. Hal ini berdampak langsung pada distribusi logistik dan akses masyarakat terhadap layanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan. Kota Kendari sebagai ibu kota provinsi kini berkembang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan timur Indonesia.

Sementara itu, aspek keamanan dan stabilitas daerah tetap menjadi prioritas. Pemerintah daerah bersama aparat keamanan terus menjaga kondusivitas wilayah sebagai prasyarat utama bagi investasi dan aktivitas ekonomi. Stabilitas ini menjadi salah satu faktor penting yang mendorong kepercayaan investor untuk menanamkan modal di Sulawesi Tenggara.

Dalam konteks kesejahteraan sosial, berbagai program pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas pendidikan, serta layanan kesehatan terus digencarkan. Intervensi pemerintah diarahkan pada kelompok masyarakat rentan agar dapat mengakses peluang ekonomi dan meningkatkan taraf hidup secara berkelanjutan.

Tidak kalah penting, penguatan nilai religius dan budaya lokal menjadi bagian integral dalam pembangunan daerah. Pemerintah mendorong harmonisasi antara kemajuan ekonomi dan pelestarian nilai-nilai sosial, sehingga pembangunan tidak menggerus identitas kultural masyarakat.

Melalui sinergi lintas sektor dan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat, Sulawesi Tenggara terus melaju sebagai daerah yang adaptif terhadap perubahan zaman. Tantangan global seperti digitalisasi, perubahan iklim, dan dinamika ekonomi dunia direspons dengan kebijakan yang lebih terarah dan berbasis potensi lokal.

Peringatan HUT ke-62 ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi penegasan komitmen bersama untuk melanjutkan pembangunan yang berkelanjutan. Dengan pijakan empat pilar ASR–Hugua, Sulawesi Tenggara diarahkan menuju masa depan yang lebih maju, aman, sejahtera, dan religius, sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu motor pertumbuhan di kawasan timur Indonesia.

Laporan: Redaksi

62 Tahun Sulawesi Tenggara, Transformasi Berkelanjutan Lewat 4 Pilar Pembangunan ASR–Hugua
  • Penulis: Olank Zakaria

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kritik Viral Kadis Pariwisata Sultra Dinilai Salah Sasaran, GPMI Soroti Minimnya Literasi Kewenangan Pemerintahan photo_camera 1

    Kritik Viral Kadis Pariwisata Sultra Dinilai Salah Sasaran, GPMI Soroti Minimnya Literasi Kewenangan Pemerintahan

    • calendar_month Jum, 6 Feb 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 253
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.COM — Video kritik terhadap Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara yang beredar luas di media sosial memunculkan diskursus publik tentang batas antara kebebasan berpendapat dan akurasi substansi. Kritik publik merupakan elemen penting dalam demokrasi, namun efektivitasnya sangat ditentukan oleh ketepatan data, konteks kewenangan, serta pemahaman terhadap struktur tata kelola pemerintahan. Ketua Gerakan […]

  • Disorot Tanpa Konfirmasi, DP3A Konsel Balik Serang: “Stop Bangun Opini Menyesatkan!” photo_camera 1

    Disorot Tanpa Konfirmasi, DP3A Konsel Balik Serang: “Stop Bangun Opini Menyesatkan!”

    • calendar_month Sel, 19 Mei 2026
    • account_circle Kontributor Bahrun
    • visibility 230
    • 0Komentar

    KONAWE SELATAN | SUARAEMPATPILAR.com — Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Konawe Selatan akhirnya angkat bicara terkait pemberitaan yang menuding adanya intervensi dalam penanganan dugaan kasus kekerasan seksual. Kepala DP3A Konawe Selatan, Hj. St Hafsa, S.IP., M.Si, secara tegas membantah tuduhan tersebut dan menilai narasi yang berkembang telah menggiring opini publik tanpa memahami […]

  • IPW Soroti Kenaikan Pangkat Perwira Terlibat Kasus Sambo: “Indikasi Silent Blue Code di Tubuh Polri” photo_camera 1

    IPW Soroti Kenaikan Pangkat Perwira Terlibat Kasus Sambo: “Indikasi Silent Blue Code di Tubuh Polri”

    • calendar_month Sen, 8 Des 2025
    • account_circle Kontributor Olank Zakaria
    • visibility 608
    • 0Komentar

    SuaraEmpatPilar.Com JAKARTA – Indonesia Police Watch (IPW) kembali menyoroti kebijakan internal Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) setelah sejumlah perwira yang sebelumnya terlibat kasus obstruction of justice dalam perkara pembunuhan Brigadir J oleh Ferdy Sambo kembali diaktifkan bahkan mendapat promosi jabatan. IPW menilai langkah tersebut berpotensi melemahkan kepercayaan publik sekaligus membuka ruang munculnya praktik silent blue […]

  • ANGGARAN PROYEK Rp5,8 MILIAR DI KENDARI DISOROT, BANYAK INDIKASI PENYIMPANGAN & ANCAMAN HUKUM MENGINTAI photo_camera 1

    ANGGARAN PROYEK Rp5,8 MILIAR DI KENDARI DISOROT, BANYAK INDIKASI PENYIMPANGAN & ANCAMAN HUKUM MENGINTAI

    • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 248
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPAR.COM – LKPK Sulawesi Tenggara mengangkat temuan serius yang berpotensi menjadi kasus hukum besar. Dua paket proyek peningkatan jalan di Kota Kendari, dengan anggaran mengalir dari APBD senilai Rp5,8 miliar, disorot karena memiliki sejumlah indikasi ketidaksesuaian yang tajam antara spesifikasi kontrak dan realisasi di lapangan. Proyek yang dimaksud adalah Perkerasan Jalan Ade Irma–Jalan Budi Utomo […]

  • MAKI Gugat Penghentian Kasus Korupsi Tambang Nikel Konawe Utara ke Praperadilan photo_camera 1

    MAKI Gugat Penghentian Kasus Korupsi Tambang Nikel Konawe Utara ke Praperadilan

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 344
    • 0Komentar

    JAKARTA | SUARAEMPATPILAR.COM – Keputusan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghentikan penyidikan kasus dugaan korupsi perizinan tambang nikel di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, menuai gugatan hukum. Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) secara resmi mengajukan permohonan praperadilan terhadap Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) yang diterbitkan lembaga antirasuah tersebut. Permohonan tersebut telah didaftarkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. SP3 […]

  • Bayang-Bayang “Pangeran Daerah”? Isu Anak Bupati Busel Muncul di Tengah Proyek Mangkrak Rp Miliaran photo_camera 1

    Bayang-Bayang “Pangeran Daerah”? Isu Anak Bupati Busel Muncul di Tengah Proyek Mangkrak Rp Miliaran

    • calendar_month Ming, 8 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Sorotan Publik Menguat Usai Video Proyek Diduga Tak Tuntas Beredar, Desakan Investigasi APH Muncul BUSEL | SUARAEMPATPILAR.COM – Isu dugaan proyek mangkrak yang menyeret nama anak Bupati Buton Selatan kian memanas setelah beredarnya video narasi lapangan yang mempertanyakan pembangunan gedung tambahan di area belakang rumah jabatan (rujab) bupati. Dalam rekaman tersebut, disebutkan bahwa Bupati Buton […]

expand_less