Breaking News
light_mode
Trending Tags

Ambulans Rusak, Pasien di Konawe Utara Meninggal

  • account_circle Olank Zakaria
  • calendar_month Kam, 2 Apr 2026
  • comment 0 komentar

KONAWE UTARA | SUARAEMPATPILAR.com – Kematian seorang pasien berinisial EA (22), warga Motui, Kabupaten Konawe Utara, memicu sorotan tajam terhadap kesiapan layanan kesehatan di daerah tersebut. Peristiwa yang terjadi pada Selasa (24/03/2026) itu menimbulkan kritik luas, terutama terkait fasilitas rujukan darurat yang dinilai tidak memadai.

Korban dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan dan diduga terlambat mendapatkan penanganan lanjutan akibat keterbatasan sarana transportasi medis. Ambulans milik Puskesmas Motui disebut dalam kondisi rusak saat kejadian, sehingga tidak dapat digunakan untuk merujuk pasien ke rumah sakit.

Pihak keluarga korban menilai keterlambatan rujukan menjadi faktor yang memperburuk kondisi pasien hingga berujung pada kematian.

“Jika ambulans tersedia, mungkin nyawa keluarga kami bisa diselamatkan,” ujar salah satu kerabat korban dengan nada kecewa.

Peristiwa ini langsung memicu reaksi dari kalangan mahasiswa. Salah satu mahasiswa asal Motui, Muhaimin, mengkritik keras kinerja Kepala Puskesmas Motui yang dinilai lalai dalam memastikan kesiapan fasilitas vital.

Ia menyoroti tidak adanya langkah cepat dalam memperbaiki ambulans yang merupakan sarana utama dalam penanganan kondisi darurat.

“Kalau tidak mampu bertanggung jawab, lebih baik mundur,” tegasnya.

Mahasiswa juga mendesak Pemerintah Kabupaten Konawe Utara untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap manajemen pelayanan kesehatan di wilayah tersebut, termasuk meminta perhatian langsung dari Bupati Konawe Utara.

Kasus ini kembali menegaskan pentingnya kesiapan sarana dan prasarana kesehatan, khususnya ambulans sebagai alat vital dalam sistem rujukan pasien. Dalam ketentuan Undang-Undang Kesehatan, setiap fasilitas layanan kesehatan wajib menyediakan sarana yang memadai guna menjamin keselamatan pasien.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Motui, Muslan Riana, memberikan klarifikasi atas kejadian tersebut. Ia membenarkan bahwa ambulans sedang dalam kondisi rusak dan tengah menjalani proses perbaikan.

“Kami turut berduka atas kejadian ini dan telah berupaya melakukan rujukan secepat mungkin,” ujarnya.

Menurut Muslan, pihak Puskesmas tetap berusaha memberikan pelayanan maksimal dengan melakukan koordinasi bersama fasilitas kesehatan terdekat untuk proses rujukan pasien.

Ia juga menyampaikan bahwa kerusakan ambulans telah dilaporkan kepada Dinas Kesehatan setempat agar segera mendapatkan penanganan.

Lebih lanjut, Muslan menegaskan bahwa peristiwa ini akan menjadi bahan evaluasi serius bagi pihaknya untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ke depan.

Kasus ini kini menjadi perhatian publik karena menyangkut aspek fundamental pelayanan kesehatan, yakni kecepatan dan kesiapan dalam menangani kondisi darurat yang berhubungan langsung dengan keselamatan jiwa pasien.

Laporan: Redaksi

Ambulans Rusak, Pasien di Konawe Utara Meninggal
  • Penulis: Olank Zakaria

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tenan UMKM Eks MTQ Diserbu Pedagang, Andi Sumangerukka Hadapi Lonjakan di Luar Data Awal photo_camera 1

    Tenan UMKM Eks MTQ Diserbu Pedagang, Andi Sumangerukka Hadapi Lonjakan di Luar Data Awal

    • calendar_month Kam, 23 Apr 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 160
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, membeberkan secara terbuka dinamika pembangunan tenan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kawasan eks MTQ. Di balik upaya penataan yang dilakukan pemerintah, muncul tekanan lapangan berupa lonjakan jumlah pedagang yang melampaui data awal. Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara pada dasarnya mengambil langkah progresif dengan […]

  • Sail to Indonesia 2026 Fokus Sulawesi Tenggara, Kadispar Targetkan Jadi Pusat Pelayanan Yacht Dunia photo_camera 1

    Sail to Indonesia 2026 Fokus Sulawesi Tenggara, Kadispar Targetkan Jadi Pusat Pelayanan Yacht Dunia

    • calendar_month Kam, 12 Feb 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 380
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com — Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) semakin serius mempersiapkan diri menjadi pusat pelayanan kapal yacht dunia di Indonesia. Komitmen tersebut ditegaskan dalam rapat strategis yang dipimpin langsung Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sultra bersama lima kepala dinas pariwisata kabupaten, Kamis (12/2/2026). Rapat ini menjadi bagian penting dari konsolidasi daerah dalam menghadapi agenda internasional […]

  • KM Intan Celebes Tenggelam di Bajoe–Poleang Teluk Bone, Penumpang Selamat photo_camera 1

    KM Intan Celebes Tenggelam di Bajoe–Poleang Teluk Bone, Penumpang Selamat

    • calendar_month Sab, 14 Feb 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 429
    • 0Komentar

    BOMBANA | SUARAEMPATPILAR.com – Kabar duka kembali menyelimuti perairan Sulawesi. Kapal kayu KM Intan Celebes dilaporkan tenggelam pada Sabtu (14/2/2026) di lintasan penyeberangan Bajoe – Poleang, tepatnya saat kapal sudah berada tidak jauh dari wilayah Poleang, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara. Kapal yang berangkat dari Pelabuhan Bajoe menuju Pelabuhan Boepinang itu disebut-sebut mengalami insiden di tengah […]

  • Nekat Malam-malam, Pria di Kendari Manjat Rumah Warga Demi Beli Sabu photo_camera 1

    Nekat Malam-malam, Pria di Kendari Manjat Rumah Warga Demi Beli Sabu

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 195
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Aksi nekat seorang pemuda berinisial K (27) di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), harus berakhir di jeruji besi setelah kedapatan mencuri ponsel milik warga. Ironisnya, hasil kejahatan yang digadaikan seharga Rp500 ribu itu diduga kuat digunakan untuk membeli narkotika jenis sabu-sabu. Kini, pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun […]

  • Jejak Luka Awal Tahun di Sulawesi: Mengenang Peristiwa 2 Januari yang Memicu Konflik Berdarah photo_camera 1

    Jejak Luka Awal Tahun di Sulawesi: Mengenang Peristiwa 2 Januari yang Memicu Konflik Berdarah

    • calendar_month Jum, 2 Jan 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 564
    • 0Komentar

    SULAWESI | SUARAEMPATPILAR.COM – Tanggal 2 Januari bukan sekadar hari kedua dalam kalender bagi sebagian besar masyarakat Sulawesi, khususnya Sulawesi Tengah. Pada tahun 2000, hari itu menjadi titik balik kelam yang mengubah hidup mereka selamanya, menandai dimulainya eskalasi konflik horizontal paling memilukan di era Reformasi. (POSO, 2 Januari 2025), Dua puluh lima tahun telah berlalu, […]

  • Tim PKM USN Kolaka Berdayakan Desa Lalonona Lewat Inovasi Tepung Talas Gluten-Free photo_camera 1

    Tim PKM USN Kolaka Berdayakan Desa Lalonona Lewat Inovasi Tepung Talas Gluten-Free

    • calendar_month Sab, 10 Jan 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 400
    • 0Komentar

    KONAWE | SUARAEMPATPILAR.COM – Upaya penguatan ekonomi berbasis potensi lokal terus dilakukan oleh Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM). Kali ini, Tim PKM USN Kolaka melaksanakan kegiatan pemberdayaan masyarakat di Desa Lalonona, Kecamatan Amonggedo, Kabupaten Konawe, dengan fokus pada pengolahan talas menjadi tepung bebas gluten (gluten-free). Kegiatan tersebut didukung pendanaan […]

expand_less