Breaking News
light_mode
Trending Tags

Harmoni Sultra 2026, Ridwan Badallah: Momentum Kebangkitan Ekonomi Daerah

  • account_circle Kontributor La Ode Zailudin
  • calendar_month Sab, 25 Apr 2026
  • comment 0 komentar

KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Perhelatan Harmoni Sultra 2026 tidak sekadar menjadi agenda seremonial perayaan HUT ke-62 Provinsi Sulawesi Tenggara, tetapi diposisikan sebagai instrumen strategis untuk menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif secara terukur dan berkelanjutan.

Kepala Dinas Pariwisata Sultra, Ridwan Badallah, yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Harmoni Sultra 2026, menegaskan bahwa desain kegiatan tahun ini disusun dengan pendekatan yang lebih terintegrasi dan berdampak langsung pada ekonomi masyarakat.

Menurutnya, Harmoni Sultra diarahkan sebagai platform promosi potensi daerah yang menggabungkan kekuatan budaya, kreativitas, dan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam satu ekosistem kegiatan.

“Harmoni Sultra bukan hanya hiburan, tetapi mesin penggerak ekonomi daerah. Di sini kita mempertemukan pelaku usaha, komunitas kreatif, dan masyarakat dalam satu ruang produktif,” ujar Ridwan.

Event yang digelar pada 24–27 April 2026 di Kendari ini menargetkan kehadiran 75.000 hingga 85.000 pengunjung. Dari jumlah tersebut, potensi transaksi langsung diproyeksikan menembus angka Rp3 miliar. Target ini mencerminkan optimisme pemerintah daerah terhadap daya beli masyarakat sekaligus potensi besar perputaran ekonomi selama kegiatan berlangsung.

Lebih dari sekadar angka, capaian tersebut menjadi indikator penting dalam mengukur efektivitas event sebagai penggerak ekonomi riil. UMKM lokal menjadi sektor yang paling diuntungkan, mulai dari kuliner, kriya, hingga produk kreatif lainnya yang mendapat panggung promosi secara luas.

Yang menarik, Harmoni Sultra 2026 hadir dengan konsep kolaboratif lintas sektor. Pemerintah daerah menggandeng Bank Indonesia, Bank Sultra, Bank Bahteramas, serta TNI Angkatan Udara sebagai mitra strategis.

Sinergi ini juga diperluas dengan keterlibatan instansi vertikal, BUMN, sektor swasta, asosiasi, hingga komunitas kreatif. Pola kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa pembangunan pariwisata dan ekonomi kreatif tidak bisa berjalan sendiri, melainkan membutuhkan orkestrasi berbagai pihak.

Sepanjang pelaksanaan, Harmoni Sultra 2026 menghadirkan 24 rangkaian kegiatan dengan total partisipan mencapai sekitar 6.000 orang. Skala ini mencerminkan tingginya antusiasme masyarakat sekaligus menjadi bukti bahwa event daerah mampu menjadi magnet sosial dan ekonomi secara bersamaan.

Dari sudut pandang pembangunan, kegiatan ini memiliki tiga dimensi utama. Pertama, sebagai media promosi daerah untuk meningkatkan daya tarik wisata. Kedua, sebagai ruang ekspresi budaya yang memperkuat identitas lokal. Ketiga, sebagai katalis pertumbuhan ekonomi berbasis masyarakat.

Ridwan menekankan bahwa keberhasilan Harmoni Sultra tidak diukur dari kemeriahan semata, tetapi dari dampak jangka panjang yang dihasilkan.

“Harmoni Sultra bukan hanya tentang hari ini, tetapi tentang masa depan. Dari sini kita menggerakkan ekonomi, membangun kepercayaan, dan membuka peluang baru bagi masyarakat,” tegasnya.

Dengan pendekatan yang lebih sistematis dan berbasis kolaborasi, Harmoni Sultra 2026 diharapkan menjadi model event daerah yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga kuat secara substansi mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat posisi Sulawesi Tenggara dalam peta pariwisata dan ekonomi kreatif nasional.

Laporan: Redaksi

Harmoni Sultra 2026, Ridwan Badallah: Momentum Kebangkitan Ekonomi Daerah
  • Penulis: Kontributor La Ode Zailudin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gempa Konawe Hari Ini Akibat Sesar Lawanopo, Dua Kali Guncang Sultra photo_camera 1

    Gempa Konawe Hari Ini Akibat Sesar Lawanopo, Dua Kali Guncang Sultra

    • calendar_month Ming, 8 Mar 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 204
    • 0Komentar

    KONAWE | SUARAEMPATPILAR.com – Dua kali gempa bumi mengguncang wilayah Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Minggu (8/3/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan guncangan tersebut bersumber dari aktivitas Sesar Lawanopo yang masih aktif. Gempa pertama terjadi dini hari pukul 05.59 Wita dengan magnitudo 4,3, disusul gempa kedua pukul 08.50 Wita berkekuatan magnitudo 3,9. […]

  • Safari Ramadan di Baubau, Gubernur Sultra Bagikan 200 Paket Bantuan dan Serap Aspirasi Warga photo_camera 1

    Safari Ramadan di Baubau, Gubernur Sultra Bagikan 200 Paket Bantuan dan Serap Aspirasi Warga

    • calendar_month Jum, 6 Mar 2026
    • account_circle Suara Empat Pilar
    • visibility 240
    • 0Komentar

    BAUBAU | SUARAEMPATPILAR.com – Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, melaksanakan kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara di Kota Baubau, Kamis (5/3/2026). Dalam kesempatan tersebut, gubernur menegaskan bahwa meskipun pemerintah daerah tengah menghadapi kebijakan efisiensi anggaran, komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat tetap menjadi prioritas utama. Memasuki hari ke-15 Ramadan 1447 Hijriah, kegiatan Safari Ramadan ini […]

  • JERITAN WARGA SULTRA: LPG 3 Kg dan BBM Subsidi Langka, Dugaan Penyelewengan Disorot

    JERITAN WARGA SULTRA: LPG 3 Kg dan BBM Subsidi Langka, Dugaan Penyelewengan Disorot

    • calendar_month Sen, 7 Sep 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 96
    • 0Komentar

    KENDAR | SUARAEMPATPILAR.com – Kelangkaan dan melonjaknya harga LPG 3 kilogram (kg) serta sulitnya mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite dan Solar kembali menjadi keluhan masyarakat di sejumlah wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra). Kondisi tersebut tidak hanya membuat warga harus mengantre panjang di sejumlah pangkalan LPG dan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), tetapi […]

  • HUT ke-19 Konawe Utara, Gubernur Sultra Ajak Perkuat Kebersamaan dan Sinergi Pembangunan photo_camera 1

    HUT ke-19 Konawe Utara, Gubernur Sultra Ajak Perkuat Kebersamaan dan Sinergi Pembangunan

    • calendar_month Ming, 4 Jan 2026
    • account_circle Kontributor La Ode Zailudin
    • visibility 288
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.COM – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Kabupaten Konawe Utara (Konut) menjadi momentum penting untuk memperkuat kebersamaan dan sinergi pembangunan lintas sektor. Hal tersebut ditegaskan Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, saat menghadiri Upacara Peringatan HUT ke-19 Konawe Utara yang digelar di halaman Kantor Bupati Konawe Utara, Jumat (2/1/2026). […]

  • Kemendagri Ambil Alih Pulau Kawi-Kawia, Sengketa Perbatasan Sultra–Sulsel Resmi Masuk Kepentingan Nasional photo_camera 1

    Kemendagri Ambil Alih Pulau Kawi-Kawia, Sengketa Perbatasan Sultra–Sulsel Resmi Masuk Kepentingan Nasional

    • calendar_month Sel, 24 Feb 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 422
    • 0Komentar

    JAKARTA | SUARAEMPATPILAR.com — Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) resmi mengambil langkah strategis dalam menyelesaikan sengketa perbatasan antara Provinsi Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Selatan yang melibatkan Pulau Kawi-Kawia. Pulau tersebut kini ditetapkan sebagai wilayah dengan kepentingan nasional. Keputusan ini merupakan tindak lanjut pertemuan antara Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka dan Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman […]

  • Jejak Luka Awal Tahun di Sulawesi: Mengenang Peristiwa 2 Januari yang Memicu Konflik Berdarah photo_camera 1

    Jejak Luka Awal Tahun di Sulawesi: Mengenang Peristiwa 2 Januari yang Memicu Konflik Berdarah

    • calendar_month Jum, 2 Jan 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 565
    • 0Komentar

    SULAWESI | SUARAEMPATPILAR.COM – Tanggal 2 Januari bukan sekadar hari kedua dalam kalender bagi sebagian besar masyarakat Sulawesi, khususnya Sulawesi Tengah. Pada tahun 2000, hari itu menjadi titik balik kelam yang mengubah hidup mereka selamanya, menandai dimulainya eskalasi konflik horizontal paling memilukan di era Reformasi. (POSO, 2 Januari 2025), Dua puluh lima tahun telah berlalu, […]

expand_less