Gegana Polda Sultra Sterilisasi 15 Gereja di Kendari, Ibadah Paskah 2026 Dipastikan Aman
- account_circle Olank Zakaria
- calendar_month Jum, 3 Apr 2026
- visibility 49
- comment 0 komentar

KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Menjelang perayaan Hari Raya Paskah 2026, Detasemen Gegana Satuan Brigade Mobil (Satbrimob) Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara menggelar operasi sterilisasi di sejumlah rumah ibadah guna memastikan keamanan umat Kristiani saat menjalankan ibadah.
Sebanyak 15 gereja di Kota Kendari menjadi sasaran penyisiran aparat dari Polda Sulawesi Tenggara melalui unit elit Gegana. Kegiatan ini dilaksanakan secara intensif pada Jumat, dengan melibatkan total 40 personel yang dibagi dalam empat komposit tim.
Pelaksana Tugas Kepala Bagian Operasional Satbrimob Polda Sultra, Kompol I Gusti Komang Sulastra, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari prosedur pengamanan standar dalam menghadapi momentum keagamaan besar.
“Seluruh personel kami diturunkan untuk memastikan lokasi ibadah benar-benar aman dan steril dari berbagai potensi ancaman, baik itu bahan peledak maupun gangguan lainnya,” ujarnya.
Ia merinci, sterilisasi dilakukan secara menyeluruh di sejumlah wilayah strategis, mulai dari Baruga, Mandonga, Kemaraya, Kandai, Abeli, Poasia, hingga wilayah penyangga seperti Ranomeeto dan Konda. Setiap lokasi diperiksa menggunakan peralatan canggih, termasuk alat penjinak bom (jibom), perlengkapan wanteror, serta detektor kimia, biologi, dan radioaktif (KBR).
Tak hanya itu, personel juga didukung kendaraan operasional khusus guna mempercepat mobilisasi dan respon di lapangan.
Hasil dari kegiatan tersebut menunjukkan situasi yang kondusif. Tidak ditemukan benda mencurigakan maupun indikasi ancaman yang dapat mengganggu jalannya ibadah Paskah.
“Seluruh rangkaian ibadah Paskah pagi berlangsung aman, lancar, dan penuh khidmat. Ini menjadi bukti kesiapsiagaan aparat dalam menjaga stabilitas kamtibmas,” tambah Gusti.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa pengamanan tidak berhenti pada tahap sterilisasi saja, melainkan akan terus dilakukan melalui patroli dan monitoring di titik-titik rawan selama rangkaian perayaan berlangsung.
Sebagai penutup, masyarakat juga diimbau untuk turut berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap waspada dan segera melapor jika menemukan hal-hal yang mencurigakan. Keamanan adalah tanggung jawab bersama,” tutupnya.
Laporan: Redaksi
- Penulis: Olank Zakaria

Saat ini belum ada komentar