Breaking News
light_mode
Trending Tags

TERKUAK! BEKAS TERSANGKA PEMBUNUHAN MAHASISWI HAMIL KINI JADI TUKANG FITNAH?

  • account_circle La Ode Zailudin
  • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
  • visibility 328
  • comment 0 komentar

MUNA | SUARAEMPATPILAR.COM – Tokoh Pemuda Kabupaten Muna, Tayeb, secara tegas membantah dan meluruskan serangkaian informasi negatif yang belakangan menyeret nama RB di ruang publik. Menurutnya, tudingan-tudingan tersebut merupakan informasi menyesatkan, tidak berdasar, dan masuk dalam kategori fitnah serta hoaks.

“Sampai saat ini, tidak ada satu pun fakta atau bukti konkret yang diajukan untuk mendukung klaim-klaim tersebut. Ini adalah bentuk pembohongan publik yang sangat merugikan dan berpotensi mengacaukan keadaan,” ujar Tayeb, Rabu (4 Februari 2026).

Tayeb mendesak semua pihak, terutama yang menyampaikan pernyataan ke publik, untuk lebih berhati-hati dan bertanggung jawab atas setiap ucapannya. “Termasuk saudara Hasan, agar tidak sembarangan melontarkan tuduhan serius tanpa data yang valid. Ini bukan soal perbedaan pendapat, tapi sudah masuk ranah hukum,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia mendorong Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara untuk mempercepat proses penyidikan atas laporan dugaan pencemaran nama baik yang telah dilayangkan. “Kepastian hukum harus ditegakkan. Masyarakat butuh perlindungan dari informasi hoaks yang merusak tatanan sosial,” tegas Tayeb.

Memori 2013: Nyawa Mahasiswi Hamil Di Tangan Si Pelontar Fitnah

Di balik gelombang tudingan, sorotan justru mengerucut pada rekam jejak pelaku yang aktif menyerang, yaitu La Ode Hasanuddin Kansi.

Yang membuat publik bergidik adalah JEJAK KELAM yang kembali diungkit dari sosok pelontar tuduhan itu sendiri: La Ode Hasanuddin Kansi.

Berdasarkan arsip pemberitaan nasional (Kompas.com, 2013), nama La Ode Hasanuddin Kansi tidak asing di ranah hukum pidana berat. Kala itu, di usia 29 tahun, pria yang menjabat Ketua Aliansi Pemuda Pelajar Sultra (APP Sultra) itu TERLIBAT KASUS PEMBUNUHAN SADIS.

Korbannya adalah Siti Nurjanah (23), seorang mahasiswi Akademi Kesehatan Lingkungan Mandala Waluya (AKL-MW) yang tengah hamil. Jasadnya ditemukan meninggal dunia pada 15 Maret 2013 di Kelurahan Kampung Baru, Kendari.

Hasil penyelidikan kepolisian waktu itu MENJELASKAN: HASANUDIN ADALAH ORANG TERAKHIR YANG BERSAMA KORBAN SEBELUM TEWAS. Ia ditangkap Polresta Kendari dua hari setelahnya.

Yang lebih mengerikan, dalam proses hukumnya, Hasanudin MENGAKUI telah melakukan kekerasan terhadap Siti Nurjanah hingga korban tak sadarkan diri. Kasus ini diproses dengan PASAL BERAT 340 KUHP (PEMBUNUHAN BERENCANA) yang ancaman maksimalnya hukuman mati atau seumur hidup.

Ironi Pedih: Dari Nyawa Wanita di Tangan ke Racun di Mulut?

Kini, publik dihadapkan pada sebuah ironi yang memilukan. Sosok dengan rekam jejak kelam yang menyentuh nyawa seorang wanita hamil, kini justru aktif melontarkan tuduhan dan fitnah yang berpotensi MERUSAK NAMA BAIK DAN HIDUP ORANG LAIN.

Pertanyaan besar yang kini menggantung: Apakah layak suara seorang dengan catatan kekerasan seperti itu dipercaya begitu saja? Atau justru ini taktik pengalihan isu dan bentuk ‘kekerasan’ baru lewat kata-kata? Masyarakat menunggu tegasnya hukum, bukan hanya untuk keadilan masa lalu, tapi juga untuk menghentikan racun fitnah yang menyebar hari ini.

Analisis: Kredibilitas dan Pertanggungjawaban Publik

Munculnya kembali nama La Ode Hasanuddin Kansi dalam pusaran kontroversi publik memunculkan pertanyaan mendasar tentang kredibilitas dan etika dalam menyampaikan informasi.

“Dalam jurnalisme dan kehidupan publik, prinsip ‘audit alteram partem’ (dengar kedua belah pihak) dan verifikasi data adalah hal mutlak. Apalagi jika informasi datang dari pihak yang memiliki catatan kontroversial di masa lalu,” jelas pengamat komunikasi sosial dari Universitas Halu Oleo, Kendari.

Masyarakat, lanjutnya, harus kritis dan tidak mudah menyebarkan informasi sebelum kebenarannya dapat dipastikan dari sumber-sumber yang kredibel dan independen.

Sementara itu, permintaan Tayeb agar aparat penegak hukum bertindak cepat mendapatkan dukungan dari berbagai kalangan. Mereka berharap proses hukum berjalan transparan dan adil, baik untuk melindungi pihak yang diduga menjadi korban fitnah, maupun untuk menguji validitas setiap tudingan yang dilayangkan.

Laporan; Redaksi

TERKUAK! BEKAS TERSANGKA PEMBUNUHAN MAHASISWI HAMIL KINI JADI TUKANG FITNAH?
  • Penulis: La Ode Zailudin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Cemari Lingkungan Bertahun-tahun, PT SLG dan PT AMI Digugat ke PN Kolaka photo_camera 1

    Diduga Cemari Lingkungan Bertahun-tahun, PT SLG dan PT AMI Digugat ke PN Kolaka

    • calendar_month Sen, 19 Jan 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 124
    • 0Komentar

    KOLAKA | SUARAEMPATPILAR.COM – Dugaan kejahatan lingkungan hidup kembali mencuat di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. Dua perusahaan tambang, PT Suria Lintas Gemilang (SLG) dan PT Akar Mas Internasional (AMI), kini resmi digugat secara perdata oleh Yayasan Peduli Hukum dan Lingkungan Hidup (YPHLH) ke Pengadilan Negeri Kolaka atas dugaan pencemaran lingkungan yang disebut telah berlangsung lebih […]

  • Polri Salurkan Air Bersih dan Bagikan Masker Untuk Warga Terdampak Banjir di Nagan Raya photo_camera 1

    Polri Salurkan Air Bersih dan Bagikan Masker Untuk Warga Terdampak Banjir di Nagan Raya

    • calendar_month Sen, 8 Des 2025
    • account_circle Kontributor LaOde Zailudin
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Suara Empat Pilar com. Nagan Raya, Aceh — Personel Kompi Batalyon C Pelopor, Polda Aceh, menyalurkan air bersih dan membagikan masker kepada masyarakat terdampak banjir di Kecamatan Tripa Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Sabtu (6/12/2025) pukul 16.00 WIB. Kegiatan kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Wadanki 3 Batalyon C Pelopor, Ipda Ulil Azmi Azwni, S.E. Penyaluran air […]

  • Negara Turun Tangan! Dualisme Rektor Unsultra Dipatahkan, Versi Nur Alam Dinyatakan Ilegal photo_camera 1

    Negara Turun Tangan! Dualisme Rektor Unsultra Dipatahkan, Versi Nur Alam Dinyatakan Ilegal

    • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
    • account_circle Kontributor La Ode Zailudin
    • visibility 408
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.COM – Polemik keabsahan pengangkatan Rektor Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) akhirnya mulai menemukan titik terang, setelah negara turun tangan memotong simpul konflik internal yayasan yang sempat membuat kampus tersebut nyaris terjerumus ke jurang dualisme kepemimpinan. Publik dibuat terperangah ketika dalam rentang hanya tiga hari, Unsultra mengalami dua kali pelantikan rektor oleh dua kubu […]

  • Isu Tambang PT TMS Dinilai Sarat Opini, Tuduhan ke Istri Gubernur Sultra Upaya Pembunuhan Karakter photo_camera 1

    Isu Tambang PT TMS Dinilai Sarat Opini, Tuduhan ke Istri Gubernur Sultra Upaya Pembunuhan Karakter

    • calendar_month Sel, 16 Des 2025
    • account_circle Kontributor LaOde Zailudin
    • visibility 395
    • 0Komentar

    SuaraEmpatPilar.Com, KENDARI – Pemberitaan terkait sanksi administrasi dan kebijakan merumahkan karyawan oleh PT Tonia Mitra Sejahtera (TMS) menuai tanggapan kritis dari sejumlah kalangan. Mereka menilai narasi yang dibangun dalam pemberitaan tersebut cenderung mengarah pada opini sepihak, bahkan berpotensi menjadi pembunuhan karakter terhadap istri Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra). Penyebutan frasa “tambang nikel milik istri Gubernur Sultra” […]

  • Diskominfo Sultra Siapkan Media Center di Eks MTQ Kendari Dukung Peliputan HUT Sultra photo_camera 1

    Diskominfo Sultra Siapkan Media Center di Eks MTQ Kendari Dukung Peliputan HUT Sultra

    • calendar_month Jum, 24 Apr 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 61
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com — Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sulawesi Tenggara menghadirkan fasilitas Media Center untuk mendukung kelancaran kerja jurnalistik selama peliputan rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Sultra. Fasilitas ini ditempatkan strategis di kawasan pameran Area Eks MTQ, Kota Kendari, tepatnya di stand milik Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi […]

  • Sekda Sultra Buka Capacity Building dan Workshop Penyusunan Roadmap Pengendalian Inflasi 2025–2027 photo_camera 1

    Sekda Sultra Buka Capacity Building dan Workshop Penyusunan Roadmap Pengendalian Inflasi 2025–2027

    • calendar_month Rab, 10 Des 2025
    • account_circle Kontributor LaOde Zailudin
    • visibility 302
    • 0Komentar

    SuaraEmpatPilar.Com Kendari – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) resmi memulai penyusunan Roadmap Pengendalian Inflasi 2025–2027 sebagai langkah strategis memperkuat stabilitas harga dan daya beli masyarakat. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Sultra sekaligus Ketua Harian TPID, Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D, Selasa (9/12/2025). Kegiatan Capacity Building […]

expand_less