Breaking News
light_mode
Trending Tags

Demo Ricuh PT KIC Konawe Selatan, PHK Sepihak Sekuriti Picu Dugaan Pelanggaran

  • account_circle Olank Zakaria
  • calendar_month Rab, 29 Apr 2026
  • comment 0 komentar

KONAWE SELATAN | SUARAEMPATPILAR.com Aksi unjuk rasa yang menyasar PT Kilau Indah Cemerlang (KIC) di Kecamatan Tinanggea, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/4/2026), memantik sorotan tajam terhadap praktik ketenagakerjaan di sektor perkebunan. Perusahaan yang disebut sebagai bagian dari jaringan bisnis Salim Group itu didatangi puluhan massa dari Barisan Aktivis Muda Indonesia Sulawesi Tenggara (Basmi Sultra), yang memprotes dugaan pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak terhadap seorang sekuriti bernama Aan Sulkanto.

Situasi yang awalnya berlangsung kondusif berubah memanas ketika massa mencoba memasuki area kantor perusahaan. Upaya tersebut dihadang oleh petugas keamanan internal, memicu aksi saling dorong hingga tarik-menarik portal. Ketegangan sempat meningkat saat kuasa hukum korban, Wawan Kusnadi, terlibat adu argumen dengan pihak keamanan perusahaan terkait legalitas tugas sekuriti.

Kondisi baru mereda setelah manajemen perusahaan yang diwakili Site Manager Nohan membuka akses dialog dengan massa. Aparat pengendali massa dari kepolisian juga diterjunkan untuk mengantisipasi eskalasi lebih lanjut.

Di balik insiden tersebut, persoalan yang dipersoalkan bukan sekadar PHK, melainkan dugaan pelanggaran serius terhadap aturan ketenagakerjaan. Wawan Kusnadi menegaskan bahwa kliennya telah bekerja selama empat tahun, namun hanya berstatus sebagai pekerja harian lepas (PHL).

Menurutnya, kondisi itu bertentangan dengan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan yang mengatur bahwa status PHL memiliki batas waktu tertentu dan tidak boleh digunakan secara berkepanjangan tanpa kejelasan kontrak kerja.

“PHL itu ada batasnya. Tidak bisa seseorang bekerja bertahun-tahun tanpa kejelasan status. Secara hukum, klien kami seharusnya sudah diangkat menjadi karyawan tetap,” tegas Wawan.

Ironisnya, lanjut dia, alih-alih mendapatkan kepastian status, kliennya justru diberhentikan secara sepihak tanpa pesangon. Sengketa ini kemudian dibawa ke Dinas Ketenagakerjaan Konawe Selatan untuk dimediasi.

Hasilnya, mediator menyatakan bahwa alasan PHK yang dilakukan perusahaan tidak dapat dibenarkan secara prosedural. Bahkan, perusahaan direkomendasikan untuk membayar pesangon kepada korban sebesar Rp12 juta.

Namun hingga aksi digelar, rekomendasi tersebut disebut belum dijalankan sepenuhnya oleh pihak perusahaan. Hal ini memicu kemarahan publik, sekaligus mempertanyakan komitmen perusahaan dalam mematuhi regulasi ketenagakerjaan.

Kasus ini kembali membuka diskursus lama: lemahnya perlindungan terhadap pekerja sektor informal dan kontrak di daerah. Di satu sisi, investasi dan industri terus didorong tumbuh. Namun di sisi lain, hak dasar pekerja kerap menjadi titik lemah yang diabaikan.

Aksi Basmi Sultra menjadi sinyal bahwa publik tidak lagi diam terhadap dugaan ketidakadilan tersebut. Mereka mendesak agar perusahaan segera memenuhi kewajiban hukum dan pemerintah daerah bertindak tegas.

Jika tidak, konflik ketenagakerjaan seperti ini berpotensi terus berulang—bahkan dengan eskalasi yang lebih besar.

Laporan: Redaksi

Demo Ricuh PT KIC Konawe Selatan, PHK Sepihak Sekuriti Picu Dugaan Pelanggaran
  • Penulis: Olank Zakaria

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Viral di Grup WA, LPKP Sultra Laporkan Dugaan Serangan Digital terhadap Gubernur dan Tim Ahli photo_camera 1

    Viral di Grup WA, LPKP Sultra Laporkan Dugaan Serangan Digital terhadap Gubernur dan Tim Ahli

    • calendar_month Sen, 19 Jan 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 413
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.COM – Dinamika ruang digital Sulawesi Tenggara kembali memanas. Dewan Pimpinan Pengurus Lembaga Pemerhati Kebijakan Publik Sulawesi Tenggara (DPP LPKP-Sultra) secara resmi melayangkan pengaduan ke Polda Sultra atas dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) serta Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (PDP). Pengaduan tersebut diajukan menyusul viralnya sejumlah unggahan di grup WhatsApp “Forum […]

  • Heboh! Mantan Bupati Konawe Utara Dilaporkan ke Polda Sultra atas Dugaan Pencurian photo_camera 1

    Heboh! Mantan Bupati Konawe Utara Dilaporkan ke Polda Sultra atas Dugaan Pencurian

    • calendar_month Ming, 8 Mar 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 187
    • 0Komentar

    KONAWE UTARA | SUARAEMPATPILAR.com – Kasus dugaan pencurian dengan pemberatan yang melibatkan mantan pejabat tertinggi di Kabupaten Konawe Utara kini memasuki babak baru. Seorang tokoh berpengaruh berinisial RS, yang diketahui pernah menjabat sebagai orang nomor satu di daerah tersebut, resmi dilaporkan ke Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) atas dugaan keterlibatan dalam aksi pembongkaran paksa mesin […]

  • Gowes HUT Sultra ke-62, Target 1.000 Peserta photo_camera 1

    Gowes HUT Sultra ke-62, Target 1.000 Peserta

    • calendar_month Ming, 12 Apr 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 485
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Sultra, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara akan menggelar event bersepeda atau gowes bersama yang akan dipusatkan di Gerbang wisata Toronipa Kendari hingga pulau Bokori. Kegiatan ini ditargetkan diikuti sekitar 1.000 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari unsur Forkopimda, organisasi perangkat daerah (OPD), TNI/Polri, instansi […]

  • Anton Timbang Laporkan Akun Medsos ke Polda Sultra, Klaim Difitnah dan Rugi Miliaran Rupiah photo_camera 1

    Anton Timbang Laporkan Akun Medsos ke Polda Sultra, Klaim Difitnah dan Rugi Miliaran Rupiah

    • calendar_month Rab, 18 Mar 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 156
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Polemik panas yang menyeret nama Ketua Kadin Sulawesi Tenggara, Anton Timbang, kini memasuki babak baru. Tak tinggal diam, Anton melalui kuasa hukumnya resmi melaporkan sejumlah akun media sosial ke Polda Sultra atas dugaan pencemaran nama baik dan penyebaran informasi bohong. Laporan tersebut diajukan oleh kuasa hukum Anton Timbang, Fatahillah dari Kantor […]

  • Mencekam! Buruh Lokal Berdarah, Dugaan Penganiayaan TKA China Picu Kerusuhan di PT IPIP Kolaka photo_camera 1

    Mencekam! Buruh Lokal Berdarah, Dugaan Penganiayaan TKA China Picu Kerusuhan di PT IPIP Kolaka

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 331
    • 0Komentar

    Kawasan pembangunan PT Indonesia Pomalaa Industrial Park (IPIP) mendadak berubah jadi arena mencekam. Kericuhan hebat pecah antara Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China dan tenaga kerja lokal, hanya beberapa jam lalu. Potongan video yang kini beredar luas memperlihatkan aksi saling kejar dan kepanikan massal di lokasi proyek. Api amarah ratusan buruh lokal tersulut usai mencuat […]

  • Revitalisasi Pendidikan Sultra Tuntas, APBN–APBD Kucurkan Hampir Rp200 Miliar photo_camera 1

    Revitalisasi Pendidikan Sultra Tuntas, APBN–APBD Kucurkan Hampir Rp200 Miliar

    • calendar_month Sab, 10 Jan 2026
    • account_circle Kontributor Olank Zakaria
    • visibility 519
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., meresmikan program Revitalisasi Satuan Pendidikan di Provinsi Sulawesi Tenggara. Kegiatan peresmian dipusatkan di SMAN 7 Kendari, Sabtu pagi (10/1/2026), dan dihadiri jajaran kementerian, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan […]

expand_less