Mudik 2026 Aman! Polda Sultra Terjunkan 1.800 Personel di Operasi Ketupat Anoa
- account_circle Olank Zakaria
- calendar_month Rab, 11 Mar 2026
- visibility 110
- comment 0 komentar

KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) memastikan kesiapan penuh menjelang arus mudik dan balik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah/2026. Sebanyak 1.800 personel gabungan diterjunkan dalam Operasi Ketupat Anoa 2026 untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat selama merayakan hari kemenangan.
Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sultra, Kombes Pol Dr. Argowiyono, S.H., S.I.K., M.Si., mengungkapkan bahwa operasi ini merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, menekan angka kecelakaan, serta mencegah kriminalitas di sejumlah titik rawan.
“Kami sudah memetakan lokasi-lokasi yang berpotensi menimbulkan kemacetan, kecelakaan, hingga tempat keramaian yang bisa dimanfaatkan untuk aksi kriminal. Fokus pengamanan meliputi jalur darat, laut, dan udara,” ujar Kombes Argowiyono dalam Dialog Sultra Pagi di RRI Kendari, Selasa (10/3/2026).
1.800 Personel, Tersebar di Seluruh Sultra
Operasi Ketupat Anoa 2026 tidak hanya mengandalkan personel Polda. Dari total 1.800 personel yang disiagakan, sebanyak 1.700 di antaranya merupakan personel Polda Sultra, ditambah personel gabungan dari instansi terkait seperti TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan tenaga kesehatan.
Mereka akan ditempatkan di titik-titik strategis yang telah dipetakan berdasarkan data tahun sebelumnya dan prediksi peningkatan mobilitas masyarakat.
Titik Rawan Terpetakan: 2.588 Masjid hingga 208 Tempat Wisata
Polda Sultra tidak main-main dalam melakukan pemetaan. Berikut data lengkap lokasi yang menjadi prioritas pengamanan:
| No | Jenis Lokasi | Jumlah |
|---|---|---|
| 1 | Terminal | 26 titik |
| 2 | Pelabuhan | 46 titik |
| 3 | Bandara | 5 titik |
| 4 | Tempat Wisata | 208 titik |
| 5 | Masjid (lokasi rawan) | 2.588 titik |
Kombes Argowiyono menjelaskan, masjid-masjid dengan kapasitas besar masuk dalam pemetaan karena berpotensi menimbulkan kepadatan saat pelaksanaan salat Idul Fitri. Sementara tempat wisata diprediksi akan menjadi tujuan utama keluarga setelah bermaaf-maafan.
Fokus Pengamanan: Darat, Laut, dan Udara
Mobilitas masyarakat Sultra saat mudik didominasi oleh dua moda utama: kendaraan pribadi dan kapal laut melalui pelabuhan. Oleh karena itu, pengamanan di jalur darat dan pelabuhan menjadi prioritas utama. Namun, bandara juga tidak luput dari perhatian dengan penyediaan pos pengamanan khusus.
“Fokus pengamanan ditujukan sejumlah jalur baik darat, laut dan udara. Sementara mobilitas masyarakat yang paling banyak digunakan adalah kendaraan pribadi dan transportasi kapal laut melalui pelabuhan,” jelas Kombes Argowiyono.
Imbauan untuk Pemudik: Jangan Ugal-ugalan, Bro!
Di sela-sela pemaparan kesiapan operasi, Kombes Argowiyono menyampaikan pesan penting bagi seluruh masyarakat Sultra yang akan melakukan perjalanan mudik:
- Patuhi peraturan lalu lintas. Jangan jadikan jalan raya sebagai ajang balapan.
- Pastikan kendaraan layak jalan. Cek rem, ban, lampu, dan mesin sebelum berangkat.
- Jaga sikap saling menghormati. Di jalan, kita semua sama-sama ingin sampai tujuan dengan selamat.
- Istirahat jika lelah. Manfaatkan pos pelayanan yang telah disediakan.
- Jangan bawa emosi. Sabar adalah kunci utama perjalanan yang menyenangkan.
“Kami berharap dengan persiapan matang dan kerja sama dari seluruh masyarakat, perayaan Lebaran tahun ini dapat berjalan dengan aman, lancar, dan penuh berkah,” tutup Kombes Argowiyono.
Posko Terpadu Siap Melayani 24 Jam
Polda Sultra juga akan mendirikan posko terpadu di sejumlah titik strategis yang beroperasi 24 jam selama periode mudik dan balik. Posko ini tidak hanya melayani pengaduan masyarakat, tetapi juga menyediakan layanan kesehatan darurat, perbaikan kendaraan ringan, dan tempat istirahat sementara.
Jadi, bro dan sis yang mudik tahun ini, tenang aja! Polda Sultra sudah siap jaga kamu dan keluarga. Yang penting, jaga kesehatan, patuhi aturan, dan utamakan keselamatan. Selamat mudik, selamat berkumpul dengan keluarga tercinta!
Laporan: Redaksi
- Penulis: Olank Zakaria

Saat ini belum ada komentar