Breaking News
light_mode
Trending Tags

Pekerja Tewas di PT IPIP Pomalaa, LIRA Sultra Mengamuk: “Kelalaian K3 Mematikan, Pemerintah Jangan Jadi Penonton!”

  • account_circle Olank Zakaria
  • calendar_month Rab, 25 Feb 2026
  • comment 0 komentar

KOLAKA | SUARAEMPATPILAR.com — Tragedi maut di kawasan kerja PT IPIP Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, memantik gelombang kemarahan publik. Seorang karyawan dilaporkan tewas di lokasi kerja, diduga kuat akibat kelalaian penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Peristiwa ini langsung disorot keras oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LSM LIRA Sultra Kelaster 45 yang menilai insiden tersebut sebagai kegagalan fatal dalam perlindungan tenaga kerja.

Foto korban yang tergeletak di area proyek tanpa perlindungan memadai beredar luas dan memicu keprihatinan mendalam. Banyak pihak mempertanyakan bagaimana sistem K3 bisa “jebol” hingga menelan korban jiwa di lingkungan industri besar.

GUBERNUR LIRA SULTRA: PEMERINTAH JANGAN JADI PENONTON

Gubernur LSM LIRA Sulawesi Tenggara, Asran Doiyu, melontarkan kritik pedas dan ultimatum keras kepada pemerintah daerah serta instansi terkait. Ia menegaskan kematian pekerja tidak boleh dipandang sebagai risiko biasa dalam dunia industri.

“Ini bukan kecelakaan biasa. Ini dugaan kelalaian mematikan. Nyawa manusia hilang, dan negara tidak boleh diam. Pemerintah jangan hanya jadi penonton,” tegas Asran dalam pernyataannya.

Ia mendesak Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Sulawesi Tenggara segera turun tangan melakukan investigasi menyeluruh, audit total sistem K3 perusahaan, serta mempublikasikan hasilnya secara transparan kepada publik.

Menurutnya, jika terbukti ada pelanggaran, sanksi keras harus dijatuhkan tanpa kompromi, mulai dari administratif, penghentian operasional sementara, hingga proses hukum.

LIRA ANCAM KAWAL KASUS HINGGA TUNTAS

Asran Doiyu menegaskan LIRA Sultra tidak akan tinggal diam dan siap mengawal kasus ini sampai tuntas. Ia juga mengingatkan bahwa pembiaran terhadap pelanggaran K3 dapat membuka potensi korban berikutnya.

“Keselamatan kerja itu kewajiban mutlak, bukan formalitas di atas kertas. Kalau lalai, harus ada konsekuensi. Jangan sampai pekerja diperlakukan seperti angka statistik,” ujarnya.

Hingga saat ini, pihak PT IPIP belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi kejadian maupun tanggung jawab perusahaan terhadap korban. Sementara itu, keluarga korban dan masyarakat menuntut keadilan serta jaminan bahwa tragedi serupa tidak akan terulang.

Insiden ini menjadi tamparan keras bagi pengawasan ketenagakerjaan di Sulawesi Tenggara. Di tengah gencarnya pembangunan industri, perlindungan terhadap keselamatan pekerja dinilai masih jauh dari kata memadai.

Tragedi di Pomalaa kini bukan hanya soal satu nyawa yang hilang, tetapi juga tentang apakah hukum dan negara benar-benar hadir untuk melindungi para pekerja di garis depan pembangunan.

Laporan: Redaksi

Pekerja Tewas di PT IPIP Pomalaa, LIRA Sultra Mengamuk: “Kelalaian K3 Mematikan, Pemerintah Jangan Jadi Penonton!”
  • Penulis: Olank Zakaria

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gempa Magnitudo 2,8 Guncang Kolaka Timur Dini Hari, BMKG Sebut Dipicu Sesar Aktif photo_camera 1

    Gempa Magnitudo 2,8 Guncang Kolaka Timur Dini Hari, BMKG Sebut Dipicu Sesar Aktif

    • calendar_month Jum, 6 Mar 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 304
    • 0Komentar

    KOLAKA TIMUR | SUARAEMPATPILAR.com – Gempa bumi tektonik mengguncang wilayah Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Kamis dini hari, 5 Maret 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut gempa tersebut dipicu oleh aktivitas sesar aktif di wilayah tersebut. Kepala BBMKG Wilayah IV, Nasrol Adil, mengatakan gempa terjadi sekitar pukul 03.46 Wita dan […]

  • Kemenkum Sultra Terbitkan 26 Dokumen Apostille, Permudah Pelajar Kendari Studi ke Luar Negeri photo_camera 1

    Kemenkum Sultra Terbitkan 26 Dokumen Apostille, Permudah Pelajar Kendari Studi ke Luar Negeri

    • calendar_month Kam, 12 Feb 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 240
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com — Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Sulawesi Tenggara terus memperkuat komitmen dalam mendukung kemajuan pendidikan masyarakat melalui layanan administrasi hukum modern. Melalui Bidang Pelayanan Administrasi Hukum Umum (AHU), Kanwil Kemenkum Sultra memfasilitasi penerbitan 26 dokumen Apostille bagi warga yang akan melanjutkan studi ke luar negeri. Langkah ini menjadi bagian dari transformasi […]

  • Hilang di Hutan Meluhu, Dua Mahasiswa Geologi UHO Ditemukan Selamat photo_camera 1

    Hilang di Hutan Meluhu, Dua Mahasiswa Geologi UHO Ditemukan Selamat

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 347
    • 0Komentar

    Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan dua mahasiswa Jurusan Geologi Universitas Halu Oleo (UHO) yang sebelumnya dilaporkan hilang dan tersesat di kawasan hutan Desa Sambasule, Kecamatan Meluhu, Kabupaten Konawe. Kedua korban ditemukan dalam kondisi selamat pada Rabu (28/1/2026) pagi, setelah operasi pencarian intensif dilakukan sejak laporan diterima. KONAWE | SUARAEMPATPILAR.COM – Setelah sempat menegangkan dan menyita […]

  • Tenaga Kelurahan Dialihkan Jadi Satpol, Pemkot Kendari Perkuat Personel photo_camera 1

    Tenaga Kelurahan Dialihkan Jadi Satpol, Pemkot Kendari Perkuat Personel

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 1.898
    • 0Komentar

    KENDARI – Pemerintah Kota Kendari mulai memperkuat barisan aparat penegak Peraturan Daerah (Perda). Salah satu langkah yang ditempuh adalah menambah personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melalui pengalihan tenaga paruh waktu (PW) yang sebelumnya bertugas di kelurahan dan kecamatan. Kebijakan tersebut disampaikan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari, Amir Hasan, saat memimpin apel […]

  • FIM Sultra Kepung Polres–Kejari Kolaka, Bongkar Dugaan Kejahatan Tambang PT Toshida Indonesia: Izin Cacat, Denda Rp1,2 T Diduga Menggantung! photo_camera 1

    FIM Sultra Kepung Polres–Kejari Kolaka, Bongkar Dugaan Kejahatan Tambang PT Toshida Indonesia: Izin Cacat, Denda Rp1,2 T Diduga Menggantung!

    • calendar_month Sab, 24 Jan 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 330
    • 0Komentar

    KOLAKA | SUARAEMPATPILAR.COM – Forum Investigasi Mahasiswa Sulawesi Tenggara (FIM Sultra) menggelar aksi demonstrasi keras di depan Mapolres Kolaka dan Kejaksaan Negeri Kolaka, mendesak aparat penegak hukum segera mengusut tuntas dugaan pelanggaran serius yang diduga dilakukan PT Toshida Indonesia dalam aktivitas pertambangan di wilayah Pomalaa, Kabupaten Kolaka. Aksi ini merupakan bentuk perlawanan terbuka mahasiswa terhadap […]

  • Redaksi SUARAEMPATPILAR Tegaskan Pemberitaan Berdasarkan Sumber Kredibel, Bukan Tanpa Dasar photo_camera 1

    Redaksi SUARAEMPATPILAR Tegaskan Pemberitaan Berdasarkan Sumber Kredibel, Bukan Tanpa Dasar

    • calendar_month Kam, 12 Mar 2026
    • account_circle La Ode Zailudin
    • visibility 220
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Laporan yang dilayangkan Dewan Pendiri sekaligus Pembina Aliansi Pemuda dan Pelajar (AP2) Indonesia, Laode Hasanuddin Kansi, ke Polda Sulawesi Tenggara terhadap sejumlah pihak, termasuk media online SUARAEMPATPILAR.COM, menuai tanggapan dari redaksi. Media ini menegaskan bahwa setiap pemberitaan yang dipublikasikan selalu berlandaskan prinsip jurnalistik, terutama verifikasi sumber dan penggunaan referensi yang jelas […]

expand_less