Kopdes Merah Putih Buka Lowongan Kerja, Prioritaskan Warga Desa dan Penerima PKH
- account_circle Olank Zakaria
- calendar_month Rab, 22 Apr 2026
- visibility 59
- comment 0 komentar

JAKARTA | SUARAEMPATPILAR.com – Pemerintah terus mendorong penguatan ekonomi desa melalui program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih). Salah satu langkah strategis yang diambil adalah membuka peluang kerja bagi masyarakat desa setempat, termasuk penerima bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH).
Kebijakan ini disampaikan oleh Ferry Juliantono yang menegaskan bahwa rekrutmen tenaga kerja Kopdes Merah Putih akan diprioritaskan dari warga desa setempat. Pernyataan tersebut disampaikan kepada awak media pada Senin (20/4/2026).
Menurutnya, pemerintah tidak hanya melibatkan masyarakat umum, tetapi juga memberi ruang bagi pengurus koperasi desa yang telah ada untuk berperan aktif dalam operasional Kopdes Merah Putih.
“Nanti, ada dari desa juga. Kita akan melibatkan pengurus koperasi desa yang sudah ada. Mereka diberi kesempatan untuk menjadi karyawan di Kopdes Merah Putih,” ujar Ferry.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Kopdes Merah Putih akan menyediakan berbagai posisi pekerjaan, khususnya bagi penerima bansos PKH. Beberapa posisi yang dibuka antara lain kasir, tenaga keamanan (sekuriti), sopir, hingga tenaga pendukung operasional lainnya.
Ferry menegaskan bahwa proses rekrutmen akan dilakukan secara mandiri oleh masing-masing desa, guna memastikan transparansi sekaligus pemerataan kesempatan kerja bagi warga lokal.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, menegaskan bahwa seluruh tenaga kerja pendukung yang direkrut wajib berasal dari desa setempat.
Ia menjelaskan bahwa PT Agrinas Pangan Nusantara mendapat mandat dari pemerintah sebagai penanggung jawab pembangunan fisik Kopdes Merah Putih, sekaligus mengelola operasional koperasi selama dua tahun pertama sebelum diserahkan kepada pengurus desa.
“Prioritas utama diberikan kepada penerima PKH. Warga dari luar desa tidak diperkenankan ikut serta dalam rekrutmen,” tegas Joao.
Ia menambahkan, mekanisme rekrutmen akan dilakukan melalui pemerintah desa, khususnya kepala desa dan sekretaris desa, guna memastikan proses berjalan sesuai ketentuan dan kebutuhan lokal.
Dalam skema operasionalnya, setiap Kopdes Merah Putih akan mempekerjakan sekitar 17 karyawan di luar posisi manajer. Dengan jumlah tersebut, pemerintah memperkirakan program ini berpotensi menciptakan sekitar 1,56 juta lapangan kerja baru di seluruh Indonesia.
Program Kopdes Merah Putih diharapkan menjadi salah satu instrumen penting dalam memperkuat ekonomi desa, mengurangi angka pengangguran, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi keluarga penerima manfaat bansos.
Laporan: Redaksi
- Penulis: Olank Zakaria

Saat ini belum ada komentar