Breaking News
light_mode
Trending Tags

Hanya 27 Persen Warga AS Dukung Serangan ke Iran, Mayoritas Sebut Trump Gila Perang

  • account_circle Olank Zakaria
  • calendar_month Jum, 6 Mar 2026
  • comment 0 komentar

WASHINGTON | SUARAEMPATPILAR.com – Dukungan publik Amerika Serikat terhadap kemungkinan serangan militer ke Iran tergolong rendah. Survei terbaru yang dilakukan Reuters/Ipsos menunjukkan mayoritas warga Amerika masih bersikap skeptis terhadap keterlibatan militer Washington dalam eskalasi konflik dengan Teheran.

Dalam jajak pendapat yang dilaksanakan pada 28 Februari hingga 1 Maret itu, sebanyak 1.282 responden dewasa di seluruh Amerika Serikat dimintai pandangan mengenai potensi serangan militer terhadap Iran.

Hasilnya menunjukkan hanya sekitar 27 persen responden yang menyatakan setuju terhadap langkah militer tersebut. Sebaliknya, sebanyak 43 persen responden menyatakan tidak setuju, sementara sekitar 29 persen lainnya mengaku belum memiliki sikap atau masih ragu.

Temuan ini menggambarkan bahwa secara nasional, opini publik di Amerika Serikat cenderung berhati-hati terhadap kemungkinan keterlibatan militer langsung dalam konflik baru di kawasan Timur Tengah.

Perang atau operasi militer di luar negeri memang menjadi isu sensitif di kalangan masyarakat Amerika, terutama setelah pengalaman panjang dalam konflik di Irak dan Afghanistan yang menelan biaya besar serta korban jiwa.

Namun, jika dilihat lebih rinci berdasarkan afiliasi politik, survei tersebut menunjukkan adanya perbedaan pandangan yang sangat tajam di antara kelompok pemilih di Amerika.

Di kalangan pemilih Partai Republik, dukungan terhadap serangan militer ke Iran relatif tinggi. Sebanyak 55 persen responden dari kelompok ini menyatakan mendukung langkah tersebut, sementara hanya sekitar 13 persen yang menyatakan tidak setuju.

Sebaliknya, di kalangan pemilih Partai Demokrat, dukungan terhadap serangan hampir tidak terlihat. Hanya sekitar 7 persen responden yang menyatakan setuju, sedangkan mayoritas besar, yakni 74 persen, menyatakan menolak tindakan militer terhadap Iran.

Sementara itu, pada kelompok pemilih independen atau warga yang tidak memiliki afiliasi politik tertentu, tingkat dukungan juga relatif rendah. Sekitar 19 persen menyatakan setuju terhadap serangan militer, sedangkan 44 persen menyatakan tidak setuju.

Perbedaan pandangan yang mencolok ini menegaskan bahwa kebijakan luar negeri, khususnya terkait penggunaan kekuatan militer, masih menjadi salah satu isu yang sangat memecah opini publik dalam politik domestik Amerika Serikat.

Selain menanyakan sikap terhadap kemungkinan serangan ke Iran, survei Reuters/Ipsos juga mengukur persepsi publik terhadap pendekatan militer Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Hasilnya menunjukkan mayoritas warga Amerika menilai Trump terlalu agresif dalam menggunakan kekuatan militer.

Sebanyak 56 persen responden menyatakan bahwa Trump menggunakan kekuatan militer secara berlebihan. Sementara sekitar 35 persen menilai kebijakan tersebut sudah tepat, dan hanya sekitar 5 persen yang berpendapat bahwa penggunaan kekuatan militer oleh pemerintah masih kurang.

Pandangan ini kembali menunjukkan perbedaan tajam berdasarkan garis politik.

Di kalangan pemilih Partai Demokrat, sebanyak 87 persen responden menilai Trump terlalu sering menggunakan kekuatan militer. Pada kelompok independen dan responden lainnya, angka tersebut mencapai sekitar 60 persen.

Sebaliknya, di kalangan Partai Republik, hanya sekitar 23 persen yang berpendapat bahwa Trump terlalu agresif dalam penggunaan militer. Mayoritas, yakni 73 persen, menilai kebijakan tersebut sudah berada pada jalur yang tepat.

Hasil survei ini menunjukkan bahwa meskipun dukungan nasional terhadap kemungkinan serangan militer ke Iran masih terbatas, basis politik Trump terutama dari Partai Republik tetap memberikan dukungan signifikan terhadap pendekatan militer yang diambil pemerintah.

Situasi ini sekaligus mencerminkan bagaimana kebijakan luar negeri Amerika Serikat sering kali tidak hanya dipengaruhi oleh dinamika global, tetapi juga oleh persaingan politik domestik yang sangat kuat di dalam negeri.

Laporan: Tim Redaksi

Hanya 27 Persen Warga AS Dukung Serangan ke Iran, Mayoritas Sebut Trump Gila Perang
  • Penulis: Olank Zakaria

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mudik 2026 Aman! Polda Sultra Terjunkan 1.800 Personel di Operasi Ketupat Anoa photo_camera 1

    Mudik 2026 Aman! Polda Sultra Terjunkan 1.800 Personel di Operasi Ketupat Anoa

    • calendar_month Rab, 11 Mar 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 236
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) memastikan kesiapan penuh menjelang arus mudik dan balik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah/2026. Sebanyak 1.800 personel gabungan diterjunkan dalam Operasi Ketupat Anoa 2026 untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat selama merayakan hari kemenangan. Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sultra, Kombes Pol Dr. Argowiyono, S.H., S.I.K., M.Si., mengungkapkan bahwa operasi ini […]

  • Gubernur Sultra Hadiri Pelantikan Rektor Unsultra, Prof. Dr. Ir. H. Andi Bahrun Resmi Dilantik Jadi Rektor photo_camera 1

    Gubernur Sultra Hadiri Pelantikan Rektor Unsultra, Prof. Dr. Ir. H. Andi Bahrun Resmi Dilantik Jadi Rektor

    • calendar_month Kam, 1 Jan 2026
    • account_circle Kontributor La Ode Zailudin
    • visibility 330
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, menghadiri Pelantikan Rektor Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) periode 2025–2029 yang digelar di Ballroom Phinisi Hotel Claro Kendari, Rabu (31/12/2025). Pada kesempatan tersebut, Prof. Dr. Ir. H. Andi Bahrun, M.Sc.Agric. resmi dilantik sebagai Rektor Unsultra untuk masa jabatan 2025–2029 oleh Ketua Pengurus Yayasan […]

  • Rp132 Miliar untuk Nelayan Sultra: 6 Kabupaten Dapat Program Kampung Nelayan Merah Putih photo_camera 1

    Rp132 Miliar untuk Nelayan Sultra: 6 Kabupaten Dapat Program Kampung Nelayan Merah Putih

    • calendar_month Rab, 11 Mar 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 262
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) memastikan geliat pembangunan akan segera menyentuh kawasan pesisir. Melalui program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), sebanyak enam kabupaten di Bumi Anoa bakal menerima bantuan revitalisasi permukiman nelayan dengan total alokasi anggaran mencapai Rp132 miliar dari pemerintah pusat. Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimta) Sultra, […]

  • Temuan BPK Bongkar Dugaan Korupsi Rp6,5 Miliar di PUPR Konawe Utara, Desakan Hukum Menguat photo_camera 1

    Temuan BPK Bongkar Dugaan Korupsi Rp6,5 Miliar di PUPR Konawe Utara, Desakan Hukum Menguat

    • calendar_month Rab, 29 Apr 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 131
    • 0Komentar

    KONAWE UTARA | SUARAEMPATPILAR.com – Praktik penyimpangan anggaran kembali mencuat di daerah. Kali ini, sorotan publik tertuju ke Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, setelah temuan audit resmi mengindikasikan adanya potensi kerugian negara dalam jumlah besar. Badan Pemeriksa Keuangan melalui Perwakilan Sulawesi Tenggara merilis Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Konawe Utara Tahun […]

  • Dugaan Kekerasan Seksual di Masjid Kampus IAI Rawa Opa Dilaporkan ke Polisi photo_camera 1

    Dugaan Kekerasan Seksual di Masjid Kampus IAI Rawa Opa Dilaporkan ke Polisi

    • calendar_month Rab, 15 Apr 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 190
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Dugaan tindak kekerasan seksual yang terjadi di lingkungan masjid kampus Institut Agama Islam Rawa Opa, Kabupaten Konawe Selatan, resmi dilaporkan ke Polresta Kendari. Laporan tersebut diajukan oleh korban berinisial AR, seorang mahasiswi, didampingi kuasa hukum serta pihak keluarga. Terlapor dalam kasus ini diketahui berinisial AA. Kuasa hukum korban, Muswanto Utama, membenarkan […]

  • Pemprov Sultra Perkuat Satu Data Indonesia, Layanan Publik Lebih Tepat Sasaran photo_camera 1

    Pemprov Sultra Perkuat Satu Data Indonesia, Layanan Publik Lebih Tepat Sasaran

    • calendar_month Kam, 16 Apr 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 156
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com — Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara terus memperkuat kualitas layanan publik melalui pembenahan tata kelola data yang akurat, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan. Upaya ini menjadi kunci agar setiap kebijakan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat secara tepat sasaran. Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sultra, Andi Syahrir dalam kegiatan penguatan penyelenggaraan […]

expand_less