Gowes HUT Sultra ke-62 Padati Toronipa, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Promosi Wisata
- account_circle Olank Zakaria
- calendar_month Sab, 25 Apr 2026
- visibility 24
- comment 0 komentar

KONAWE | SUARAEMPATPILAR.com – Deretan sepeda memenuhi jalur pesisir Toronipa, Sabtu (25/4/2026), menandai tingginya antusiasme masyarakat dalam Gerakan Bersepeda Hemat BBM. Rute sejauh 14 kilometer menuju Pulau Bokori menjadi lintasan utama yang menyatukan olahraga, kampanye lingkungan, dan promosi wisata dalam satu gerakan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Harmoni Sultra 2026 dalam memperingati HUT ke-62 Provinsi Sulawesi Tenggara. Secara resmi, pelepasan peserta dilakukan oleh Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, yang turut mendorong partisipasi publik dalam kegiatan berbasis kesehatan dan lingkungan.
Sejak pagi, peserta dari berbagai latar belakang telah berkumpul, mulai dari komunitas sepeda, aparatur pemerintah, hingga masyarakat umum. Kegiatan ini berlangsung tanpa pungutan biaya, sehingga terbuka luas bagi siapa saja yang ingin ambil bagian.
Mengayuh di jalur pesisir menghadirkan pengalaman berbeda. Selain tantangan rute, peserta disuguhkan panorama laut terbuka yang memperkuat daya tarik wisata Sulawesi Tenggara. Aktivitas ini sekaligus menjadi cara efektif memperkenalkan potensi alam daerah secara langsung kepada masyarakat.
Pulau Bokori dipilih sebagai titik akhir sekaligus pusat aktivitas lanjutan. Destinasi ini kembali ditegaskan sebagai ikon wisata bahari Sultra yang memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan.
Kehadiran kepala daerah, pimpinan OPD, serta berbagai unsur masyarakat menunjukkan kuatnya kolaborasi dalam kegiatan ini. Kebersamaan di lintasan menjadi refleksi semangat membangun daerah secara kolektif.
Gerakan bersepeda ini tidak berhenti pada aspek olahraga. Pesan efisiensi energi dan kepedulian lingkungan menjadi inti yang ingin disampaikan. Pemerintah daerah mendorong masyarakat untuk mulai beralih pada gaya hidup yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Momentum HUT ke-62 Sultra melalui kegiatan ini menegaskan arah pembangunan yang tidak hanya berfokus pada seremoni, tetapi juga aksi nyata yang menyentuh masyarakat. Perpaduan antara olahraga, pariwisata, dan kampanye lingkungan menjadi strategi yang semakin relevan dalam mendorong daya saing daerah.
Laporan: Redaksi
- Penulis: Olank Zakaria

Saat ini belum ada komentar