Kecelakaan Maut di Kolaka, Motor Tabrak Truk di Trans Sulawesi, Mahasiswa Tewas di Tempat
- account_circle Olank Zakaria
- calendar_month Rab, 18 Mar 2026
- visibility 64
- comment 0 komentar

KOLAKA | SUARAEMPAT PILAR.com – Kecelakaan lalu lintas tragis kembali mengguncang Sulawesi Tenggara. Seorang mahasiswa berinisial GF (27) tewas di tempat usai terlibat tabrakan keras dengan sebuah truk di Jalan Poros Trans Sulawesi Kolaka–Kolaka Utara, tepatnya di Dusun Kampung Baru, Kelurahan Induha, Kecamatan Latambaga, Senin (16/3/2026) sekitar pukul 14.30 Wita.
Peristiwa nahas ini langsung menyita perhatian warga sekitar. Benturan keras antara sepeda motor dan truk membuat korban mengalami luka parah hingga tak tertolong di lokasi kejadian.
Kronologi: Diduga Hilang Kendali
Kasi Humas Polres Kolaka, AKP Dwi Arif, mengungkapkan kecelakaan melibatkan sepeda motor Yamaha Jupiter MX King berwarna biru dengan nomor polisi DP 4536 CH dan mobil truk Toyota Dyna 130 berwarna merah bernomor polisi DT 9198 UF.
Menurut keterangan polisi, korban GF yang mengendarai sepeda motor melaju dari arah Induha menuju Kolaka. Saat tiba di lokasi kejadian, korban diduga melaju dengan kecepatan tinggi hingga kehilangan kendali.
“Korban melebar ke jalur kanan jalan. Di saat bersamaan, dari arah berlawanan datang mobil truk. Karena jarak sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari,” jelas AKP Dwi Arif.
Benturan Keras, Korban Tewas di TKP
Akibat tabrakan tersebut, korban mengalami luka serius, di antaranya luka robek di bagian dagu serta patah tulang pada kaki kanan. Benturan yang sangat keras membuat korban langsung meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).
Korban diketahui merupakan seorang mahasiswa yang berdomisili di Jalan Pendidikan, Kelurahan Laloeha, Kecamatan Kolaka.
Sementara itu, pengemudi truk berinisial SYA (38), warga Desa Ulunggolaka, Kecamatan Latambaga, dilaporkan selamat tanpa mengalami luka.
Usai menerima laporan, personel Satlantas Polres Kolaka langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, serta memeriksa sejumlah saksi di sekitar kejadian.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat untuk penanganan lebih lanjut.
Selain korban jiwa, kecelakaan ini juga menyebabkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp20 juta.
Masih Diselidiki
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut. Dugaan sementara mengarah pada faktor kelalaian dan kecepatan tinggi.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat keras bagi pengguna jalan agar selalu berhati-hati, terutama saat melintas di jalur poros Trans Sulawesi yang dikenal padat dan rawan kecelakaan.
Kecelakaan maut ini menambah daftar panjang insiden lalu lintas di wilayah Sulawesi Tenggara, sekaligus menjadi peringatan bahwa keselamatan di jalan raya harus menjadi prioritas utama bagi semua pengendara.
Laporan: Redaksi
- Penulis: Olank Zakaria

Saat ini belum ada komentar