Breaking News
light_mode
Trending Tags

Negara Disedot, Pajak Digratiskan: Mantan Menteri Bongkar ‘Negara dalam Negara’ di IMIP!

  • account_circle Olank Zakaria
  • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
  • comment 0 komentar

JAKARTA | SUARAEMPATPILAR.COM – Api polemik investasi asing kembali menyala. Kali ini, sorotan tajam datang dari Eks Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu, yang secara terbuka mendesak Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mencabut seluruh fasilitas pembebasan pajak, cukai, dan bea masuk bagi perusahaan-perusahaan di Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP).

Tak main-main, Said Didu menyebut kebijakan tersebut sebagai warisan bermasalah era Presiden ke-7 Joko Widodo, yang dinilai memberi karpet merah berlebihan kepada perusahaan asing—khususnya yang terafiliasi dengan modal China—sementara negara justru menanggung kerugian besar.

“Mohon segera cabut kebijakan pembebasan pajak, cukai, bea, TKA kepada perusahaan China dan perusahaan lain yang selama ini diberikan oleh rezim Joko Widodo,” tulis Said Didu melalui akun X miliknya, Senin (12/1/2026).

IMIP Disorot, Daerah Lain Menyusul

Morowali hanyalah puncak gunung es. Said Didu menegaskan, praktik serupa juga terjadi di wilayah lain, meski ia belum membeberkan lokasi secara rinci.

“Seperti di Morowali (IMIP) dan wilayah lain,” ujarnya singkat namun mengundang spekulasi luas.

Pernyataan ini memicu pertanyaan besar publik: berapa banyak sebenarnya kawasan industri yang menikmati keistimewaan fiskal ekstrem, sementara APBN terus tertekan?

Empat Alasan Keras: Dari Merugikan Negara hingga “Negara dalam Negara”

Said Didu membeberkan empat alasan krusial mengapa fasilitas tersebut wajib dicabut:

  1. Merugikan negara dan daerah
    Pembebasan pajak dan bea masuk disebut menggerus pendapatan negara secara masif, sementara beban sosial dan lingkungan tetap ditanggung rakyat.
  2. Tidak adil dan diskriminatif
    Perusahaan nasional, investor lama, bahkan BUMN yang sudah puluhan tahun berkontribusi justru tidak mendapatkan fasilitas serupa.
  3. Rawan pelanggaran hukum
    Minimnya pengawasan membuka celah pelanggaran ketenagakerjaan, lingkungan, hingga praktik ekonomi biaya tinggi.
  4. Berubah menjadi “negara dalam negara”
    Kawasan industri dengan privilese berlebihan dinilai berpotensi berdiri di atas hukum nasional, seolah memiliki sistem sendiri.

Pernyataan terakhir ini sontak menjadi kutipan paling viral, karena menyentil langsung kedaulatan negara.

Susi Pudjiastuti Ikut Bersuara: “Setuju!”

Desakan Said Didu tak berdiri sendiri. Eks Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, secara tegas menyatakan dukungannya.

“Setuju!” tulis Susi singkat namun bermakna.

Dukungan ini memperkuat sinyal bahwa kritik terhadap kebijakan karpet merah investasi asing bukan isu personal, melainkan keresahan lintas tokoh nasional.

Menkeu Masih Bungkam

Hingga berita ini diturunkan, Kementerian Keuangan belum memberikan tanggapan resmi atas desakan tersebut. Sikap diam ini justru memicu spekulasi publik dan tekanan politik yang kian membesar.

Pertanyaannya kini bergema di ruang publik:
Apakah pemerintah berani mengevaluasi ulang kebijakan investasi yang dianggap merugikan negara? Atau karpet merah itu akan terus digelar, meski APBN dan keadilan ekonomi jadi taruhannya?

Laporan: Redaksi

Negara Disedot, Pajak Digratiskan: Mantan Menteri Bongkar ‘Negara dalam Negara’ di IMIP!
  • Penulis: Olank Zakaria

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Martinus Butarbutar: Perubahan Sikap Rismon Sianipar soal Ijazah Jokowi Justru Jadi Bumerang photo_camera 1

    Martinus Butarbutar: Perubahan Sikap Rismon Sianipar soal Ijazah Jokowi Justru Jadi Bumerang

    • calendar_month Sab, 14 Mar 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 142
    • 0Komentar

    JAKARTA | SUARAEMPATPILAR.com – Polemik mengenai isu ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, kembali memanas setelah pengamat Martinus Butarbutar menilai perubahan sikap pakar digital forensik Rismon Hasiholan Sianipar justru berpotensi menjadi bumerang dalam dinamika kasus tersebut. Martinus menyebut perubahan sikap Rismon yang sebelumnya vokal mempertanyakan keaslian ijazah Jokowi namun kemudian menyatakan dokumen tersebut asli, justru […]

  • Dampak Boikot Produk Afiliasi Israel: Penutupan Perusahaan dan PHK Karyawan photo_camera 1

    Dampak Boikot Produk Afiliasi Israel: Penutupan Perusahaan dan PHK Karyawan

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 436
    • 0Komentar

    JAKARTA | SUARAEMPATPILAR.COM – Isu boikot produk yang dianggap berafiliasi dengan Israel atau “Yahudi” telah menjadi fenomena global sejak konflik yang intens antara Israel dan Palestina terkini. Aksi ini dipicu oleh solidaritas terhadap penderitaan warga Palestina, terutama di Gaza, dan menyasar perusahaan-perusahaan internasional yang dipersepsikan mendukung Israel secara politik atau ekonomi. Meski bermaksud menekan secara […]

  • Delegasi Iran Tiba di Pakistan, Negosiasi Saling Ancam Terancam Gagal Picu Perang Besar photo_camera 1

    Delegasi Iran Tiba di Pakistan, Negosiasi Saling Ancam Terancam Gagal Picu Perang Besar

    • calendar_month Sab, 11 Apr 2026
    • account_circle Suara Empat Pilar
    • visibility 120
    • 0Komentar

    ISLAMABAD | SUARAEMPATPILAR.com – Delegasi tingkat tinggi Iran dilaporkan telah tiba di Pakistan sekitar satu jam lalu, menandai dimulainya babak krusial dalam upaya negosiasi antara Teheran dan Washington di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik kawasan Timur Tengah. Kedatangan delegasi ini terjadi setelah Iran memperoleh dua jaminan penting sebagai prasyarat negosiasi, yakni adanya gencatan senjata di Lebanon […]

  • Harmoni Sultra 2026 Digelar di Kendari, Target 85 Ribu Pengunjung photo_camera 1

    Harmoni Sultra 2026 Digelar di Kendari, Target 85 Ribu Pengunjung

    • calendar_month Rab, 4 Mar 2026
    • account_circle La Ode Zailudin
    • visibility 263
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara resmi mematangkan persiapan pelaksanaan Harmoni Sultra 2026 yang akan digelar pada 24–27 April 2026 di Kota Kendari. Event tahunan bertema “Produktif untuk Sultra Sejahtera” ini diproyeksikan menjadi magnet kunjungan wisata sekaligus penggerak ekonomi daerah melalui kolaborasi lintas sektor. Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara, Dr. M. Ridwan […]

  • Komisi III DPR Apresiasi Buser 77 Polresta Kendari photo_camera 1

    Komisi III DPR Apresiasi Buser 77 Polresta Kendari

    • calendar_month Jum, 17 Apr 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 198
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com — Kinerja aparat penegak hukum di daerah kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Tim Buser 77 Satuan Reserse Kriminal Polresta Kendari menuai apresiasi dari Komisi III DPR RI atas keberhasilannya mengungkap sejumlah kasus kriminal menonjol di Kota Kendari. Apresiasi tersebut disampaikan dalam kunjungan kerja Komisi III DPR RI ke Kendari, Kamis (16/4/2026). […]

  • Bupati Kolaka Utara Dorong Percepatan Legalisasi Tanah dan Optimalisasi Lahan Pemda photo_camera 1

    Bupati Kolaka Utara Dorong Percepatan Legalisasi Tanah dan Optimalisasi Lahan Pemda

    • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 302
    • 0Komentar

    KOLAKA UTARA | SUARAEMPATPILAR.COM – Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola aset daerah. Bupati Kolaka Utara, Drs. H. Nur Rahman Umar, M.H., memimpin rapat koordinasi bersama Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Sulawesi Tenggara, Kamis (8 Januari 2026), guna mempercepat legalisasi tanah serta mendorong pemanfaatan lahan kawasan milik […]

expand_less