Breaking News
light_mode
Trending Tags

Sultra Pacu Ketahanan Pangan dengan Mesin Rice Seed Sorter Pertama di Indonesia

  • account_circle Kontributor Ld Zailudin
  • calendar_month Kam, 1 Jan 2026
  • comment 0 komentar

KENDARI | SUARAEMPATPILAR.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mengukuhkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan daerah melalui lompatan teknologi. Hal ini ditandai dengan peresmian mesin Rice Seed Sorter berteknologi sensor presisi dan Auto Scale Machine untuk pengemasan otomatis, serta peluncuran kemasan benih padi lokal “Sanggoleo Sultra”. Acara dipusatkan di UPTD Balai Benih Induk (BBI) Wawotobi, Konawe, Selasa (30/12/2025).

Gubernur Sultra, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, menegaskan bahwa pertanian adalah denyut nadi kehidupan dan ekonomi masyarakat Sultra. Sektor ini tidak hanya menjadi penyedia pangan, tetapi juga penopang ekonomi, penyedia lapangan kerja, serta penyangga stabilitas sosial di pedesaan.

“Keberhasilan pembangunan pertanian sangat ditentukan ketersediaan benih bermutu. Benih unggul menghasilkan tanaman sehat, produktif, dan adaptif,” tegas Gubernur dalam sambutannya.

Teknologi Mutakhir untuk Benih Berkualitas

Untuk menjawab tantangan tersebut, Pemprov Sultra menghadirkan solusi teknologi otomasi mutakhir. UPTD BBI Wawotobi kini menjadi satu-satunya Balai Benih Induk di Indonesia yang mengoperasikan kombinasi teknologi Rice Seed Sorter STS-600 (Tiger Kawashima) berkapasitas 400–600 kg per jam dan Auto Scale Machine CDCS-25 (Crown).

Kombinasi teknologi ini mampu memilah benih secara otomatis dengan kemurnian fisik hingga 99% dan melakukan pengemasan otomatis 400–600 kemasan per jam. Sistem digital yang diterapkan meminimalkan kesalahan manusia dan risiko kontaminasi, sehingga menghasilkan benih dengan daya tumbuh seragam dan standar setara industri modern.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur juga menyaksikan demonstrasi aplikasi pestisida menggunakan drone, sebagai bagian dari percepatan modernisasi pertanian di tingkat lapangan.

“Sanggoleo Sultra”: Simbol Kemandirian Benih Berbasis Kearifan Lokal

Peluncuran kemasan benih “Sanggoleo Sultra” menjadi momen simbolis. Nama tersebut berakar dari kearifan lokal masyarakat Tolaki, merujuk pada Sanggoleo Mbae (dewa padi) sebagai doa untuk kesuburan dan panen melimpah. “Sanggoleo” juga bermakna menyatukan sinergi antara tanah, air, petani, dan teknologi.

Benih Sanggoleo Sultra, yang diproses dengan sistem digital dan otomasi penuh, menjamin kualitas aman, bersertifikat, tahan penyakit, serta memiliki daya tumbuh optimal. Pada Musim Tanam II 2025/2026, BBI Wawotobi memproduksi benih bersertifikat varietas Ciherang dan Inpari 42 dengan potensi hasil 7–12 ton Gabah Kering Panen (GKP) per hektare.

Dukung Swasembada dan Target 1 Juta Ton Padi

Dengan luas lahan sawah mencapai 96 ribu hektare (termasuk pencetakan baru 6.745 hektare di 2025), kebutuhan benih Sultra mencapai 2.400 ton per musim tanam. Penguatan sistem perbenihan ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan tersebut secara berkelanjutan.

Gubernur berharap, dengan sarana yang diperkuat dan sinergi seluruh pemangku kepentingan, Sultra dapat menjadi pusat produksi benih unggul regional, mengurangi ketergantungan pada benih luar daerah, serta membangun kemandirian dan identitas produk lokal.

“Ini upaya membangun kemandirian benih daerah dan mendorong penangkar bekerja lebih profesional dan berdaya saing,” tutup Gubernur.

Sejalan dengan itu, Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Provinsi Sultra menargetkan capaian produksi padi sebesar satu juta ton pada tahun 2026.

(Reporter: Ld Zailudin)

Sultra Pacu Ketahanan Pangan dengan Mesin Rice Seed Sorter Pertama di Indonesia
  • Penulis: Kontributor Ld Zailudin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rangkap Jabatan ASN Jadi Anggota BPD di Konawe Selatan Disorot, Diduga Langgar UU Desa dan UU ASN photo_camera 1

    Rangkap Jabatan ASN Jadi Anggota BPD di Konawe Selatan Disorot, Diduga Langgar UU Desa dan UU ASN

    • calendar_month Kam, 23 Apr 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 271
    • 0Komentar

    KONAWE SELATAN | SUARAEMPATPILAR.com – Fenomena aparatur sipil negara (ASN) yang merangkap jabatan sebagai anggota maupun ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Kabupaten Konawe Selatan mulai menuai sorotan serius. Praktik ini dinilai berpotensi melanggar sejumlah regulasi dan membuka ruang konflik kepentingan dalam tata kelola pemerintahan desa. Secara normatif, ketentuan larangan rangkap jabatan bagi anggota BPD […]

  • Rotasi Jabatan Polres Konawe 2026, Kapolres Tekankan Peningkatan Pelayanan dan Profesionalisme photo_camera 1

    Rotasi Jabatan Polres Konawe 2026, Kapolres Tekankan Peningkatan Pelayanan dan Profesionalisme

    • calendar_month Kam, 12 Feb 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 235
    • 0Komentar

    KONAWE | SUARAEMPATPILAR.com — Polres Konawe Polda Sulawesi Tenggara melaksanakan Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) sejumlah pejabat utama dan Kapolsek jajaran sebagai bagian dari penguatan organisasi dan peningkatan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat. Kegiatan berlangsung di Aula Polres Konawe, Kelurahan Inolobunggadue, Kecamatan Unaaha, Senin pagi (9/2/2026) pukul 09.00 Wita. Upacara dipimpin langsung Kapolres Konawe AKBP […]

  • Jeritan PPPK Paruh Waktu: Gaji Rp15 Ribu hingga THR Tak Jelas, Nasib Aparatur Negara Kian Terhimpit photo_camera 1

    Jeritan PPPK Paruh Waktu: Gaji Rp15 Ribu hingga THR Tak Jelas, Nasib Aparatur Negara Kian Terhimpit

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 265
    • 0Komentar

    MAKASSAR | SUARAEMPATPILAR.COM — Di balik status sebagai bagian dari aparatur negara, ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di berbagai daerah kini menghadapi kenyataan pahit. Kesejahteraan yang seharusnya menjadi jaminan justru berubah menjadi tanda tanya besar, bahkan untuk kebutuhan dasar hidup sehari-hari. Tidak hanya menerima gaji jauh di bawah Upah Minimum Provinsi […]

  • Blokade Selat Hormuz Picu Gejolak Global, AS Dituding Frustrasi Hadapi Iran photo_camera 1

    Blokade Selat Hormuz Picu Gejolak Global, AS Dituding Frustrasi Hadapi Iran

    • calendar_month Sel, 14 Apr 2026
    • account_circle Suara Empat Pilar
    • visibility 159
    • 0Komentar

    TAHERAN | SUARAEMPATPILAR.com – Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah kembali memanas menyusul isu pemblokadean jalur strategis Selat Hormuz. Kebijakan yang dikaitkan dengan Amerika Serikat itu memicu kritik keras dan dinilai sebagai langkah kontroversial yang berpotensi mengguncang stabilitas energi global. Sejumlah pengamat menilai, langkah pemblokadean jalur vital tersebut bukan menunjukkan kekuatan, melainkan indikasi kebuntuan strategi […]

  • Subuh Dibekuk! Pemuda 19 Tahun di Konawe Terseret Kasus Kejahatan Seksual Anak dan Pornografi Digital photo_camera 1

    Subuh Dibekuk! Pemuda 19 Tahun di Konawe Terseret Kasus Kejahatan Seksual Anak dan Pornografi Digital

    • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 244
    • 0Komentar

    KONAWE | SUARAEMPATPILAR.COM – Aparat kepolisian Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali mengungkap dugaan kejahatan serius yang melibatkan anak. Seorang pemuda berinisial KRS (19) resmi ditahan setelah diduga terlibat kasus persetubuhan terhadap anak serta tindak pidana pornografi berbasis digital. Penahanan dilakukan setelah penyidik merampungkan serangkaian proses penyelidikan dan penyidikan. Informasi yang dihimpun menyebutkan, tersangka merupakan warga […]

  • Delegasi Iran Tiba di Pakistan, Negosiasi Saling Ancam Terancam Gagal Picu Perang Besar photo_camera 1

    Delegasi Iran Tiba di Pakistan, Negosiasi Saling Ancam Terancam Gagal Picu Perang Besar

    • calendar_month Sab, 11 Apr 2026
    • account_circle Suara Empat Pilar
    • visibility 163
    • 0Komentar

    ISLAMABAD | SUARAEMPATPILAR.com – Delegasi tingkat tinggi Iran dilaporkan telah tiba di Pakistan sekitar satu jam lalu, menandai dimulainya babak krusial dalam upaya negosiasi antara Teheran dan Washington di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik kawasan Timur Tengah. Kedatangan delegasi ini terjadi setelah Iran memperoleh dua jaminan penting sebagai prasyarat negosiasi, yakni adanya gencatan senjata di Lebanon […]

expand_less