Breaking News
light_mode
Trending Tags

Banjir Lumpur Pomalaa Kembali Terjadi, WALHI Sultra Tuduh Industri Nikel Picu Krisis Ekologis dan Ancam Keselamatan Warga

  • account_circle Olank Zakaria
  • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
  • comment 0 komentar

KOLAKA | SUARAEMPATPILAR.com – Bencana banjir lumpur yang berulang di wilayah Pomalaa kembali menegaskan kekhawatiran serius terkait dampak ekspansi industri nikel terhadap lingkungan dan keselamatan masyarakat.

WALHI Sulawesi Tenggara menyatakan keprihatinan sekaligus kemarahan atas bencana yang terus berulang dan dinilai sebagai bukti nyata krisis ekologis akibat aktivitas industri ekstraktif di kawasan tersebut.

Berdasarkan hasil pemantauan WALHI Sultra, banjir lumpur diduga kuat dipicu oleh aktivitas pembukaan lahan besar-besaran untuk pengembangan kawasan industri PT Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP) serta aktivitas operasional PT Vale Indonesia Tbk.

Pembukaan lahan dalam skala luas disebut menyebabkan hilangnya tutupan hutan alami dan memperparah sedimentasi di daerah aliran sungai (DAS). Kondisi ini membuat kapasitas sungai menurun drastis sehingga tidak mampu lagi menampung limpasan air hujan, terutama saat curah hujan tinggi.

Akibatnya, air sungai meluap membawa material lumpur merah yang merendam permukiman warga, lahan pertanian, hingga mencemari sumber air bersih masyarakat.

Direktur Eksekutif WALHI Sultra, Andi Rahman, menegaskan bahwa Pomalaa saat ini berada di ambang krisis ekologis serius jika tidak ada intervensi tegas dari pemerintah.

Menurutnya, sejumlah kewajiban dalam dokumen izin lingkungan perusahaan diduga tidak dijalankan secara maksimal, mulai dari pengelolaan lahan, pengendalian sedimentasi, hingga pemulihan ekosistem.

WALHI menilai kondisi ini telah merugikan masyarakat secara langsung. Warga harus menghadapi perubahan kualitas air sungai yang menjadi keruh dan berlumpur, kerusakan lahan pertanian, serta hilangnya sumber air bersih yang layak konsumsi.

Situasi tersebut dinilai sebagai bentuk pelanggaran terhadap hak masyarakat atas lingkungan hidup yang bersih dan sehat sebagaimana dijamin dalam konstitusi.

WALHI Sultra mendesak pemerintah pusat dan daerah untuk segera mengambil langkah tegas, termasuk menghentikan aktivitas pembukaan lahan yang tidak sesuai izin, melakukan evaluasi menyeluruh terhadap izin lingkungan perusahaan, serta menuntut tanggung jawab pemulihan lingkungan dan ganti rugi bagi masyarakat terdampak.

Menurut WALHI, bencana ekologis di Pomalaa tidak boleh lagi dianggap sebagai peristiwa alam biasa, melainkan konsekuensi langsung dari kebijakan pembangunan dan praktik industri yang dinilai abai terhadap keselamatan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan.

Di sisi lain, kawasan industri nikel Pomalaa merupakan bagian dari pengembangan industri strategis nasional yang ditargetkan menjadi pusat industri baterai kendaraan listrik. Proyek ini diklaim berpotensi meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah serta menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.

Namun, WALHI menegaskan bahwa pembangunan ekonomi tidak boleh mengorbankan keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan hidup.

Jika tidak ada pengawasan ketat dan penegakan hukum yang tegas, WALHI memperingatkan Pomalaa berpotensi menghadapi bencana ekologis yang lebih besar di masa depan.

Laporan: Redaksi

Banjir Lumpur Pomalaa Kembali Terjadi, WALHI Sultra Tuduh Industri Nikel Picu Krisis Ekologis dan Ancam Keselamatan Warga
  • Penulis: Olank Zakaria

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polresta Kendari Ungkap 21 Paket Sabu, Seorang Petani Diamankan photo_camera 1

    Polresta Kendari Ungkap 21 Paket Sabu, Seorang Petani Diamankan

    • calendar_month Jum, 10 Apr 2026
    • account_circle Suara Empat Pilar
    • visibility 120
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Satuan Reserse Narkoba Polresta Kendari kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah Kota Kendari. Seorang pria berinisial LA OMS (32), yang diketahui berprofesi sebagai petani, berhasil diamankan bersama puluhan paket narkotika jenis sabu siap edar. Penangkapan dilakukan pada Rabu, 8 April 2026 sekitar pukul 12.50 WITA di Jalan Padat […]

  • Angin Kencang Terjang Kendari, Sejumlah Rumah Rusak photo_camera 1

    Angin Kencang Terjang Kendari, Sejumlah Rumah Rusak

    • calendar_month Sab, 11 Apr 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 108
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Cuaca ekstrem berupa angin kencang yang melanda Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, pada Jumat (10/4/2026), menyebabkan kerusakan di sejumlah wilayah permukiman warga. Beberapa rumah dilaporkan mengalami kerusakan, bahkan atap bangunan terlepas dan terbawa angin. Peristiwa ini terjadi di beberapa titik, di antaranya di BTN Tapalosa, Kelurahan Anawai, Kecamatan Wua-Wua. Di lokasi tersebut, […]

  • Nyawa Taruhan, RSUD Koltim Malah Suruh Pasien Konfirmasi ke Kendari photo_camera 1

    Nyawa Taruhan, RSUD Koltim Malah Suruh Pasien Konfirmasi ke Kendari

    • calendar_month Sab, 24 Jan 2026
    • account_circle Suara Empat Pilar
    • visibility 471
    • 0Komentar

    KOLAKA TIMUR | SUARAEMPATPILAR.COM – Di saat nyawa manusia berada di ujung tanduk, birokrasi justru hanya berdiri di depan pintu pertolongan. Itulah yang tergambar dalam sebuah video viral yang memperlihatkan pasien bernama Alfat diduga tidak mendapatkan penanganan medis di RSUD Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), meski kondisinya disebut membutuhkan tindakan segera. Peristiwa memilukan itu terjadi pada […]

  • Desa Wisata Namu Konawe Selatan Masuk 60 Besar Wonderful Indonesia Award 2025, Destinasi Wisata Sulawesi Tenggara Naik Kelas Nasional photo_camera 1

    Desa Wisata Namu Konawe Selatan Masuk 60 Besar Wonderful Indonesia Award 2025, Destinasi Wisata Sulawesi Tenggara Naik Kelas Nasional

    • calendar_month Ming, 8 Feb 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 208
    • 0Komentar

    KONSEL | SUARAEMPATPILAR.COM – Desa Wisata Namu di Kecamatan Laonti, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara, berhasil menorehkan prestasi nasional dengan masuk dalam 60 besar Wonderful Indonesia Award (WIA) 2025 yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. Pengumuman tersebut disampaikan melalui media sosial resmi Kementerian Pariwisata pada 18 Agustus 2025. Prestasi ini memperkuat posisi Desa Namu […]

  • Waspada! Siswi SMP Hilang 19 Hari Ditemukan di Hotel Surabaya photo_camera 1

    Waspada! Siswi SMP Hilang 19 Hari Ditemukan di Hotel Surabaya

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 341
    • 0Komentar

    SURABAYA | SUARAEMPATPILAR.COM – Kasus hilangnya seorang siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Surabaya berujung fakta mencengangkan. Remaja perempuan berinisial RAB (15) yang dilaporkan orang tuanya hilang selama 19 hari, akhirnya ditemukan di sebuah kamar hotel di kawasan Kecamatan Tegalsari, Surabaya, bersama empat pria dewasa. Korban ditemukan aparat kepolisian pada Sabtu, 14 Juni 2025, setelah […]

  • 6.922 PPPK Paruh Waktu Terima SK dan NIP di Muna, Ribuan Rela Digaji Rp0 Demi Status dan Pengabdian photo_camera 1

    6.922 PPPK Paruh Waktu Terima SK dan NIP di Muna, Ribuan Rela Digaji Rp0 Demi Status dan Pengabdian

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 240
    • 0Komentar

    MUNA | SUARAEMPATPILAR.COM – Haru dan dilema bercampur menjadi satu di halaman Kantor Bupati Muna, Rabu (21/1). Sebanyak 6.922 tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu resmi menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan sekaligus Nomor Induk Pegawai (NIP). Sebuah pengakuan negara yang selama ini dinanti ribuan tenaga honorer. Namun di balik seremoni itu, tersimpan […]

expand_less