Arus Laut Nataru Meningkat, Hampir 26 Ribu Penumpang Masuk Kendari
- account_circle Olank Zakaria
- calendar_month Jum, 9 Jan 2026
- visibility 257
- comment 0 komentar

KENDARI | SUARAEMPATPILAR.COM – Aktivitas transportasi laut menuju Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, mengalami lonjakan signifikan selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Kendari mencatat sebanyak 25.995 penumpang tiba di Kendari melalui jalur laut, meningkat sekitar 23 persen dibandingkan periode Nataru tahun sebelumnya.
Kepala KSOP Kelas II Kendari, Capt. Rahman, menjelaskan bahwa data tersebut dihimpun sejak pembukaan posko angkutan Nataru pada 18 Desember 2025 hingga penutupan posko pada 8 Januari 2026.
“Selama periode pemantauan, jumlah penumpang yang masuk ke Kendari melalui transportasi laut mencapai 25.995 orang. Angka ini menunjukkan kenaikan cukup signifikan, yakni sekitar 23 persen dibandingkan Nataru tahun lalu,” ujar Rahman di Kendari, Kamis (8/1/2026).
Selain arus kedatangan, KSOP Kendari juga mencatat mobilitas penumpang yang berangkat atau meninggalkan Kota Kendari selama masa libur akhir tahun. Tercatat sebanyak 27.425 penumpang menggunakan transportasi laut untuk keluar dari Kendari menuju berbagai daerah tujuan.
Meski secara jumlah lebih besar dibandingkan penumpang masuk, Rahman menyebutkan bahwa persentase kenaikan penumpang berangkat hanya mencapai 2 persen dibandingkan periode Nataru tahun sebelumnya.
Tak hanya penumpang, aktivitas armada laut juga mengalami peningkatan. Selama masa angkutan Nataru 2025–2026, KSOP Kendari mencatat 370 kunjungan kapal (call) di seluruh dermaga yang berada dalam wilayah pengawasannya.
Untuk menjamin keselamatan dan kelancaran arus transportasi laut, KSOP Kelas II Kendari melakukan pengawasan ketat di sejumlah titik strategis. Dermaga yang menjadi fokus pemantauan meliputi Pelabuhan Nusantara Kendari, Pelabuhan Bungkutoko, Pelabuhan Pangkalan Perahu, serta Pelabuhan Penyeberangan Feri ASDP rute Kendari–Langara (Konawe Kepulauan).
Rahman menegaskan bahwa secara umum, penyelenggaraan angkutan laut selama libur Nataru di wilayah Kendari berlangsung aman, tertib, dan lancar, tanpa kendala operasional yang berarti.
“Pelaksanaan angkutan laut Nataru 2025–2026 di wilayah Kendari berjalan kondusif. Tidak ditemukan gangguan serius yang dapat menghambat pelayanan penumpang,” pungkasnya.
Laporan: Redaksi
- Penulis: Olank Zakaria

Saat ini belum ada komentar