Breaking News
light_mode
Trending Tags

Soal TKA China, Ketua Komisi III DPRD Kolaka Usir Wakil IPIP

  • account_circle Olank Zakaria
  • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
  • visibility 367
  • comment 0 komentar

KOLAKA | SUARAEMPATPILAR.COM – Suasana Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPRD Kolaka yang digelar pada Selasa siang, 13 Januari 2026, berubah tegang dan berujung keputusan drastis. Ketua Komisi III DPRD Kolaka, Israfil, secara tegas meminta HR Manager PT Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP), Heri Susanto, meninggalkan ruang rapat karena dinilai tidak memiliki kewenangan mengambil keputusan strategis.

RDP tersebut digelar untuk menindaklanjuti aspirasi masyarakat terkait keberadaan Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China di kawasan industri PT IPIP, Kecamatan Pomalaa. Sejak awal rapat, atmosfer sudah terasa panas.

Saat memimpin rapat bersama anggota Komisi III, Anhar dan Muh. Ajib Madjid, Israfil meminta seluruh peserta memperkenalkan diri. Ketegangan mulai memuncak ketika Heri Susanto memperkenalkan diri sebagai HR Manager PT IPIP.

Israfil langsung mempertanyakan kapasitas Heri Susanto dalam forum resmi DPRD tersebut.

“Apakah Saudara memiliki kewenangan dan bisa mengambil keputusan terkait keberadaan TKA China di PT IPIP?” tanya Israfil.

Alih-alih menjawab, Heri Susanto hanya merespons dengan senyum tipis. Pertanyaan itu pun diulang dengan nada lebih tegas, namun kembali tidak dijawab.

Situasi semakin memanas ketika Israfil menyinggung insiden TKA China yang diduga berkeliaran bebas, mabuk-mabukan, hingga menabrak kendaraan warga di kawasan wisata kuliner Kolaka beberapa waktu lalu.

“Apakah Saudara tahu kejadian itu?” semprot Israfil.

Tak mendapat jawaban memadai, Israfil akhirnya mengambil sikap tegas.

“Kalau begitu, silakan Saudara keluar dari ruangan ini. Kehadiran Saudara tidak ada gunanya dalam rapat ini,” tegasnya dengan nada tinggi.

Tanpa banyak bicara, Heri Susanto pun meninggalkan ruang rapat.

Setelah itu, Israfil meminta perwakilan PT IPIP lainnya, termasuk dari PT Tambang Rejeki Kolaka (TRK) selaku mitra perusahaan, untuk memperkenalkan diri. Namun, dari seluruh perwakilan yang hadir, tidak satu pun dinilai memiliki mandat manajemen untuk mengambil keputusan.

Akibatnya, Komisi III DPRD Kolaka memutuskan RDP dihentikan dan dijadwalkan ulang pada Kamis, 15 Januari 2026.

“Kami minta pada RDP berikutnya yang hadir adalah pimpinan perusahaan atau perwakilan yang benar-benar diberi mandat mengambil keputusan. Jangan lagi mengirim orang yang hanya bisa berdialog tanpa kepastian,” tegas Israfil.

Usai rapat, Israfil mengakui tindakannya merupakan bentuk kekecewaan yang telah lama terpendam. Menurutnya, Heri Susanto sudah beberapa kali menghadiri RDP serupa, namun hasil kesepakatan rapat tidak pernah ditindaklanjuti oleh perusahaan.

“Dia HR Manager, wilayah kerjanya ketenagakerjaan. Tapi setiap RDP, tidak pernah ada tindak lanjut nyata. Jadi kehadirannya kami nilai tidak kompeten untuk forum ini,” ungkapnya.

Israfil menegaskan bahwa DPRD Kolaka bukan sekadar forum formalitas.

“DPRD ini lembaga representasi rakyat. Tidak bisa RDP hanya jadi ajang diskusi tanpa realisasi. Yang dirugikan itu masyarakat,” katanya.

Ia juga menyoroti ketimpangan sikap antara pemerintah daerah dan korporasi.

“Dari Pemda hadir kepala dinas, tapi dari perusahaan hanya utus orang yang tidak punya kewenangan. Ini tidak adil bagi masyarakat yang datang menyampaikan aspirasi,” tambahnya.

RDP tersebut merupakan tindak lanjut aspirasi masyarakat yang tergabung dalam Rakyat Nusantara. Mereka menyuarakan sejumlah tuntutan terkait aktivitas PT IPIP di Pomalaa.

Koordinator Rakyat Nusantara, Umar, mempertanyakan transparansi jumlah TKA China yang bekerja di PT IPIP.

“Sampai sekarang tidak jelas berapa jumlah TKA China. Informasi yang kami dapat sekitar 800 orang, tapi kami menduga lebih dari itu. Di wilayah Oko-Oko, TKA sering terlihat berkeliaran,” ujar Umar.

Selain itu, Umar juga menduga adanya aktivitas penambangan batu tanpa izin yang digunakan untuk pembangunan jetty PT IPIP.

“Kami sudah cek ke ESDM, izinnya tidak ada,” katanya.

Tak hanya soal TKA dan perizinan, PT IPIP juga diduga lalai menerapkan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

“Banyak kecelakaan kerja di kawasan proyek, bahkan ada dugaan pekerja meninggal dunia,” tambah Umar.

RDP lanjutan dijadwalkan menjadi momentum krusial bagi PT IPIP untuk menunjukkan itikad baik dan tanggung jawab korporasi, sekaligus menjawab keresahan masyarakat Kolaka yang kian menguat.

Laporan: Redaksi

Soal TKA China, Ketua Komisi III DPRD Kolaka Usir Wakil IPIP
  • Penulis: Olank Zakaria

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 19 Tahun Konawe Utara Mekar, Jalan Warga Tapunggaya–Tapuemea–Mandiodo Masih Terabaikan: LIRA Sultra Tuding Pemda Tutup Mata photo_camera 1

    19 Tahun Konawe Utara Mekar, Jalan Warga Tapunggaya–Tapuemea–Mandiodo Masih Terabaikan: LIRA Sultra Tuding Pemda Tutup Mata

    • calendar_month Sab, 14 Feb 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 788
    • 0Komentar

    KONAWE UTARA | SUARAEMPATPILAR.com – Di tengah gegap gempita perayaan 19 tahun Kabupaten Konawe Utara mekar, jeritan warga Desa Tapunggaya, Tapuemea, dan Mandiodo justru semakin nyaring terdengar. Jalan umum yang setiap hari mereka lalui belum juga tersentuh perbaikan. Aspirasi yang berulang kali disuarakan dalam forum Musrenbang disebut hanya menjadi “janji manis” tanpa realisasi nyata. DPW […]

  • Rotasi Jabatan Polres Konawe 2026, Kapolres Tekankan Peningkatan Pelayanan dan Profesionalisme photo_camera 1

    Rotasi Jabatan Polres Konawe 2026, Kapolres Tekankan Peningkatan Pelayanan dan Profesionalisme

    • calendar_month Kam, 12 Feb 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 133
    • 0Komentar

    KONAWE | SUARAEMPATPILAR.com — Polres Konawe Polda Sulawesi Tenggara melaksanakan Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) sejumlah pejabat utama dan Kapolsek jajaran sebagai bagian dari penguatan organisasi dan peningkatan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat. Kegiatan berlangsung di Aula Polres Konawe, Kelurahan Inolobunggadue, Kecamatan Unaaha, Senin pagi (9/2/2026) pukul 09.00 Wita. Upacara dipimpin langsung Kapolres Konawe AKBP […]

  • Rundown Lengkap Harmoni Sultra ke-62 2026: Empat Hari Penuh Event, Budaya hingga Hiburan Spektakuler

    Rundown Lengkap Harmoni Sultra ke-62 2026: Empat Hari Penuh Event, Budaya hingga Hiburan Spektakuler

    • calendar_month Jum, 24 Apr 2026
    • account_circle Kontributor La Ode Zailudin
    • visibility 51
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara resmi merilis rundown lengkap perayaan Harmoni Sultra ke-62 yang akan digelar selama empat hari, mulai 24 hingga 27 April 2026. Seluruh rangkaian kegiatan dikemas dalam konsep kolaboratif dan terbuka gratis untuk masyarakat, dengan tujuan memperkuat identitas daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis pariwisata dan ekonomi kreatif. Perayaan […]

  • Pemprov Sultra Perkuat Satu Data Indonesia, Layanan Publik Lebih Tepat Sasaran photo_camera 1

    Pemprov Sultra Perkuat Satu Data Indonesia, Layanan Publik Lebih Tepat Sasaran

    • calendar_month Kam, 16 Apr 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 32
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com — Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara terus memperkuat kualitas layanan publik melalui pembenahan tata kelola data yang akurat, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan. Upaya ini menjadi kunci agar setiap kebijakan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat secara tepat sasaran. Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sultra, Andi Syahrir dalam kegiatan penguatan penyelenggaraan […]

  • MK Tolak Gugatan Mahasiswa soal Masa Jabatan Kapolri: Permohonan Dianggap Kabur dan Tak Jelas photo_camera 1

    MK Tolak Gugatan Mahasiswa soal Masa Jabatan Kapolri: Permohonan Dianggap Kabur dan Tak Jelas

    • calendar_month Jum, 17 Apr 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 35
    • 0Komentar

    JAKARTA | SUARAEMPATPILAR.com – Mahkamah Konstitusi (MK) dengan tegas menolak permohonan pengujian Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang diajukan oleh seorang mahasiswa. Dalam sidang pembacaan putusan yang digelar di Ruang Aula Gedung MK, Jakarta, Kamis (16/4/2026), MK menyatakan permohonan tersebut tidak dapat diterima (niet ontvankelijk verklaard) karena dianggap kabur atau tidak jelas […]

  • Harmoni Sultra 2026 Resmi Disiapkan, Targetkan 85 Ribu Pengunjung dan Transaksi Miliaran photo_camera 1

    Harmoni Sultra 2026 Resmi Disiapkan, Targetkan 85 Ribu Pengunjung dan Transaksi Miliaran

    • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
    • account_circle Suara Empat Pilar
    • visibility 70
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar Rapat Koordinasi Harmoni Sultra 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 provinsi tersebut. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Gubernur Sultra, Kendari, Selasa (31/3/2026) ini dihadiri langsung oleh Andi Sumangerukka bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), sekretaris daerah kabupaten/kota, kepala […]

expand_less