Breaking News
light_mode
Trending Tags

Baru 5 Km Tertangani, Jalan Konsel–Lapoa 26 Km Diurus Lewat Inpres Jalan Daerah

  • account_circle Olank Zakaria
  • calendar_month Sen, 27 Apr 2026
  • visibility 63
  • comment 0 komentar

KONSEL | SUARAEMPATPILAR.com – Jalan sepanjang 26 kilometer yang menghubungkan batas Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) dengan Lapoa, tepatnya melintasi Kecamatan Lalembuu, masih menyisakan cerita pilu bagi masyarakat penggunanya. Hingga kini, baru lima kilometer dari arah Lapoa yang tertangani dengan baik. Sisanya, terhampar dengan lubang, debu saat kemarau, dan genangan air saat hujan.

Namun, di tengah keterbatasan, ada secercah harapan. Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) tidak tinggal diam. Mereka telah menyusun strategi jitu untuk mengatasi persoalan klasik yang kerap menghambat mobilitas warga dan logistik ini.

Bukan Soal Janji, Tapi Strategi di Tengah Anggaran Terbatas

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sultra, Andi Syahrir, dengan terus terang mengakui bahwa tantangan utama adalah anggaran. Namun, persoalan itu tidak menjadi alasan untuk berpangku tangan.

“Di tengah keterbatasan yang ada, kita menggunakan berbagai macam pendekatan untuk bisa menyelesaikan persoalan jalan ini,” ujarnya kepada wartawan di Kendari, Senin (27 April 2026).

Pendekatan yang dimaksud bukan sekadar omong kosong. Pemprov Sultra aktif menyerap aspirasi masyarakat yang menggebu-gebu. Menariknya, tingginya harapan masyarakat ini sekaligus menjadi cermin kepercayaan publik terhadap kepemimpinan Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, yang baru menjabat 14 bulan.

Gol Lebih dari Lapangan Festival Bokori

Upaya serius ini bukan hanya dibicarakan di ruang rapat. Di sela-sela semarak Festival Bokori pada Sabtu (25 April 2026), terjadi pertemuan kunci antara Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Sultra dengan Bupati Konsel, Irham Kalenggo. Pertemuan itu menghasilkan satu kesepakatan bulat: ruas batas Konsel–Lapoa harus segera mendapat perhatian nasional.

Pemerintah daerah pun akhirnya mengambil langkah berani. Mereka mengusulkan perbaikan jalan ini melalui Program Inpres Jalan Daerah (IJD). Artinya, pembiayaan akan ditanggung oleh APBN melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Sebuah terobosan yang menunjukkan bahwa pemerintah daerah tidak ingin sekadar “minta-minta”, tetapi benar-benar berjuang.

Juni 2026: Bulan Penentuan di Meja Kementerian PU

Tanggal merah sudah dicatat. Rencana awal, pembahasan resmi dengan Kementerian PU dijadwalkan pada Juni 2026. Dalam pertemuan itu, akan diputuskan apakah usulan ini disetujui, bagaimana skema penanganannya, kapan waktu pelaksanaan, hingga berapa besar anggaran yang akan digelontorkan.

“Ini yang kita nanti-nantikan. Jika disetujui, maka akses perekonomian di selatan Sultra akan terbuka lebar,” tambah Andi Syahrir.

Harapan Rakyat Bukan Sekadar Aspal, Tapi Kesejahteraan

Gubernur Andi Sumangerukka sejak awal menjabat telah menempatkan infrastruktur jalan sebagai prioritas utama. Baginya, jalan yang bagus bukan sekadar untuk kenyamanan berkendara, tetapi urat nadi ekonomi yang menghubungkan petani, nelayan, dan pelaku UMKM ke pasar.

“Beliau baru menjabat 14 bulan, dan kita berharap program-program pembangunan, khususnya infrastruktur jalan, bisa segera terealisasi demi kesejahteraan masyarakat,” tutup Andi Syahrir dengan penuh optimisme.

Kini, warga Kecamatan Lalembuu dan sekitarnya hanya bisa berdoa. Namun, doa itu kini menemani langkah nyata pemerintah yang tidak lagi sekadar janji, tetapi telah masuk ke meja-meja perencanaan nasional.

Laporan: Redaksi

Baru 5 Km Tertangani, Jalan Konsel–Lapoa 26 Km Diurus Lewat Inpres Jalan Daerah
  • Penulis: Olank Zakaria

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • OTT di Warung Kopi, 11 Orang Jadi Tersangka Pemerasan Tambang di Kendari photo_camera 1

    OTT di Warung Kopi, 11 Orang Jadi Tersangka Pemerasan Tambang di Kendari

    • calendar_month Ming, 29 Mar 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 231
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Kasus dugaan pemerasan terhadap perusahaan tambang kembali mengguncang iklim investasi di Sulawesi Tenggara. Tim Satuan Reserse Kriminal Polresta Kendari menetapkan sebanyak 11 orang sebagai tersangka dalam perkara pemerasan terhadap perusahaan tambang PT ST Nickel Resources. Penetapan ini merupakan hasil pengembangan dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan aparat di salah satu […]

  • Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Hery Susanto Ditahan Kejagung photo_camera 1

    Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Hery Susanto Ditahan Kejagung

    • calendar_month Kam, 16 Apr 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 36
    • 0Komentar

    JAKARTA | SUARAEMPATPILAR.com — Publik dikejutkan dengan penahanan Ketua Ombudsman Republik Indonesia, Hery Susanto oleh Kejaksaan Agung. Penahanan ini menjadi sorotan tajam lantaran terjadi hanya beberapa hari setelah Hery resmi dilantik. Pantauan di lokasi, Kamis (16/4/2026) sekitar pukul 11.19 WIB, Hery terlihat digiring keluar dari Gedung Jampidsus Kejaksaan Agung di Jakarta Selatan. Ia mengenakan rompi […]

  • Dugaan Ijazah Palsu Bupati Buton Selatan Resmi Masuk Bareskrim, Data Sekolah & SIVIL Tak Ditemukan

    Dugaan Ijazah Palsu Bupati Buton Selatan Resmi Masuk Bareskrim, Data Sekolah & SIVIL Tak Ditemukan

    • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 369
    • 0Komentar

    Isu yang selama ini beredar di balik layar akhirnya meledak ke level nasional. Dugaan penggunaan ijazah palsu yang menyeret nama Bupati Buton Selatan, H. Muhammad Adios, kini resmi masuk ke meja Bareskrim Mabes Polri. Data pendidikan yang semestinya menjadi bukti dasar justru disebut tak ditemukan di arsip sekolah maupun sistem resmi Kementerian Pendidikan. JAKARTA | […]

  • Stadion Mini Molawe Rp 9,6 Miliar Disorot: Papan Proyek Tak Transparan, Pasir Laut Dipakai untuk Plesteran, Potensi Penyimpangan Anggaran Menguat photo_camera 1

    Stadion Mini Molawe Rp 9,6 Miliar Disorot: Papan Proyek Tak Transparan, Pasir Laut Dipakai untuk Plesteran, Potensi Penyimpangan Anggaran Menguat

    • calendar_month Sel, 23 Des 2025
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 484
    • 0Komentar

    KONUT | Suara Empat Pilar. com –Proyek pembangunan Stadion Mini Lapangan Kecamatan Molawe, Kabupaten Konawe Utara, dengan nilai anggaran Rp9.618.800.000, kini berada di bawah sorotan tajam publik. Dewan Pimpinan Wilayah LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Sulawesi Tenggara mengungkap serangkaian temuan serius yang mengindikasikan pelanggaran keterbukaan informasi, penyimpangan teknis konstruksi, hingga potensi tindak pidana korupsi. Temuan […]

  • Gubernur Sultra Dikaitkan Kasus Umrah Terlantar, Visioner Indonesia Sebut Narasi Berlebihan photo_camera 1

    Gubernur Sultra Dikaitkan Kasus Umrah Terlantar, Visioner Indonesia Sebut Narasi Berlebihan

    • calendar_month Rab, 18 Feb 2026
    • account_circle La Ode Zailudin
    • visibility 216
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com — Polemik pemberitaan mengenai jemaah umrah asal Kota Kendari yang dilaporkan terlantar di Madinah, Arab Saudi, menuai respons keras dari berbagai pihak. Sejumlah narasi dinilai mulai kehilangan proporsionalitas karena mencoba menyeret nama Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) seolah-olah persoalan tersebut merupakan tanggung jawab personal kepala daerah tingkat provinsi. Sekretaris Jenderal Visioner Indonesia, Akril […]

  • Angin Kencang Terjang Kendari, Sejumlah Rumah Rusak photo_camera 1

    Angin Kencang Terjang Kendari, Sejumlah Rumah Rusak

    • calendar_month Sab, 11 Apr 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 30
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Cuaca ekstrem berupa angin kencang yang melanda Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, pada Jumat (10/4/2026), menyebabkan kerusakan di sejumlah wilayah permukiman warga. Beberapa rumah dilaporkan mengalami kerusakan, bahkan atap bangunan terlepas dan terbawa angin. Peristiwa ini terjadi di beberapa titik, di antaranya di BTN Tapalosa, Kelurahan Anawai, Kecamatan Wua-Wua. Di lokasi tersebut, […]

expand_less