Breaking News
light_mode
Trending Tags

Puncak HUT ke-62 Sultra: Semarak Dirgantara TNI AU Buktikan Kolaborasi dengan Pemprov

  • account_circle Olank Zakaria
  • calendar_month Sen, 27 Apr 2026
  • comment 0 komentar

KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Langit Kendari tidak pernah sebegitu semaraknya. Puluhan payung berwarna-warni mengembang di angkasa. Dari ketinggian, para penerjun membawa lambang kebesaran: Merah Putih, bendera Sulawesi Tenggara, panji HUT ke-80 TNI AU, dan Swa Bhuwana Paksa. Senin pagi (27/4/2026), Lapangan Ex-MTQ Kendari berubah menjadi saksi bisu dari sebuah puncak perayaan yang sarat makna: Semarak Dirgantara dalam rangka Hari Jadi ke-80 TNI AU, sekaligus menjadi penutup sempurna rangkaian HUT ke-62 Provinsi Sulawesi Tenggara.

Kehadiran Gubernur Sultra Andi Sumangerukka dan Kepala Staf Angkatan Udara (KASAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono di lokasi bukan sekadar simbolis. Ini adalah bukti nyata bahwa TNI dan pemerintah daerah tidak bisa dipisahkan dalam membangun negeri.

80 Tahun TNI AU: Bukan Hanya Penjaga Langit, Tapi Mitra Pembangunan Daerah

Dalam sambutannya, Gubernur ASR menyampaikan penghormatan mendalam atas perjalanan panjang TNI AU selama delapan dekade. Bukan hanya sebagai garda terdepan kedaulatan udara NKRI, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam berbagai agenda pembangunan.

“Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Sulawesi Tenggara, kami menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada jajaran TNI Angkatan Udara atas pengabdian yang telah diberikan,” ujar Gubernur ASR dengan penuh haru.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada KASAU karena telah mempercayakan Sultra sebagai tuan rumah Semarak Dirgantara 2026. Sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab yang diemban dengan baik.

“Kegiatan ini memiliki makna strategis sebagai wujud cinta tanah air sekaligus menjadi sarana edukasi dan inspirasi, khususnya bagi generasi muda untuk mengenal dunia kedirgantaraan,” tambahnya.

Sinergi yang Membumi: TNI AU Hadir untuk Rakyat, Kuat Bersama Rakyat

KASAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono dalam sambutannya menegaskan bahwa Semarak Dirgantara bukanlah sekadar pameran kekuatan. Lebih dari itu, ini adalah wujud kedekatan TNI AU dengan rakyat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa TNI AU hadir untuk rakyat dan kuat bersama rakyat,” tegasnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat dari Pemprov Sultra dan seluruh masyarakat. Menurutnya, kolaborasi seperti ini yang harus terus diperkuat ke depan.

Bakti Sosial dan Kesehatan: TNI AU Menyentuh Langsung Kebutuhan Rakyat

Semarak Dirgantara tahun ini tidak hanya menghadirkan atraksi spektakuler, tetapi juga program-program yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat:

✅ Bakti Kesehatan:

  • Operasi bibir sumbing
  • Operasi katarak
  • Pemeriksaan mata bagi pelajar
  • Pelayanan kesehatan umum gratis

✅ Bakti Sosial:

  • Pemberian kursi roda bagi penyandang disabilitas
  • Pembagian kacamata gratis
  • Penanaman bibit pohon sebagai gerakan lingkungan

✅ Edukasi dan Pemberdayaan:

  • Edukasi bela negara untuk generasi muda
  • Sosialisasi rekrutmen TNI AU bagi putra-putri daerah
  • Pameran pembangunan dan bazar UMKM

Ini adalah bukti bahwa TNI AU tidak hanya hadir saat ada konflik atau bencana, tetapi juga dalam keseharian membangun kesejahteraan masyarakat.

Atraksi Terjun Payung: 18 Personel, 2 Gelombang, 3 Penerjun Wanita, dan Langit yang Berbunga

Puncak kemeriahan adalah saat 18 personel TNI AU melompat dari ketinggian dalam dua gelombang. Istimewanya, tiga di antaranya adalah penerjun wanita yang gagah berani.

Mereka membawa serta:

  • Bendera Merah Putih
  • Bendera Pemprov Sulawesi Tenggara
  • Bendera HUT ke-80 TNI AU
  • Panji Swa Bhuwana Paksa (lambang resmi TNI AU)

Saat mendarat sempurna di Lapangan Ex-MTQ, riuh tepuk tangan dan takbir menggema. Anak-anak kecil berlarian menyaksikan pahlawan dari langit. Mata para orang tua berkaca-kaca.

Gubernur dan KASAU Tanam Pohon: Simbol Keberlanjutan dan Kebersamaan

Tak hanya atraksi, Gubernur ASR bersama KASAU, Wakil Gubernur Hugua, Forkopimda, dan pejabat terkait juga melakukan penanaman bibit pohon secara simbolis. Ini bukan sekadar gimmick. Ini adalah pesan bahwa pembangunan Sultra harus berkelanjutan, dan TNI AU ikut ambil bagian dalam menjaga lingkungan.

Kabar Besar untuk Sultra: Akan Ada Pangkalan Udara dengan Pesawat Modern!

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur ASR menyampaikan kabar menggembirakan. Ke depan, Sulawesi Tenggara, khususnya Kendari, akan memiliki pangkalan udara yang akan diisi pesawat-pesawat modern.

Tidak hanya itu, pengembangan fasilitas pelabuhan dan pangkalan menuju standar internasional juga terus didorong. Ini adalah bagian dari upaya peningkatan konektivitas dan percepatan pembangunan daerah.

Artinya, Sultra tidak lagi daerah terpencil, tetapi akan menjadi simpul strategis konektivitas nasional dan internasional. Dan di sinilah peran TNI AU sebagai mitra utama pemerintah daerah.

Kehadiran Lengkap: Sinergi Total dari Semua Elemen

Kegiatan puncak ini dihadiri oleh:

  • Jajaran Forkopimda Sultra
  • Anggota DPD RI dapil Sultra
  • Pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Sultra
  • Wakil Gubernur Sultra
  • Para bupati dan wali kota se-Sultra
  • Pimpinan instansi vertikal
  • Tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat
  • Serta berbagai elemen masyarakat lainnya

Ini adalah gambaran utuh dari sinergi antara pemerintah daerah, TNI, legislatif, dan masyarakat.

Penutup: Bukan Akhir, Tapi Awal Kolaborasi yang Lebih Erat

Puncak HUT ke-62 Sultra yang bertepatan dengan Semarak Dirgantara HUT ke-80 TNI AU bukanlah sekadar akhir dari serangkaian acara. Ini adalah babak baru. Sebuah babak di mana TNI AU dan Pemprov Sultra berjalan beriringan, saling menguatkan, demi kemajuan Bumi Anoa.

Dari langit Kendari, pesan itu terdengar jelas: TNI AU hadir, TNI AU bekerja, TNI AU kuat bersama rakyat Sultra.

Dirgantara Jaya! Sultra Sejahtera!

Laporan: Redaksi

Puncak HUT ke-62 Sultra: Semarak Dirgantara TNI AU Buktikan Kolaborasi dengan Pemprov
  • Penulis: Olank Zakaria

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Festival Pulau Bokori Dibuka Gubernur Andi Sumangerukka Didampingi Ridwan Badallah photo_camera 1

    Festival Pulau Bokori Dibuka Gubernur Andi Sumangerukka Didampingi Ridwan Badallah

    • calendar_month Sab, 25 Apr 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 120
    • 0Komentar

    KONAWE | SUARAEMPATPILAR.com – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Sulawesi Tenggara berlangsung semarak di pesisir Pulau Bokori, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Sabtu (25/4/2026). Salah satu agenda paling mencuri perhatian adalah Show Katinting, parade sekitar 150 kapal nelayan yang menyuguhkan atraksi unik sekaligus menegaskan identitas maritim daerah. Festival yang menjadi bagian dari rangkaian Harmoni […]

  • Begal Sadis di Kendari! Lansia 65 Tahun Terseret Motor Saat Pertahankan Scoopy, Polisi Turun Tangan photo_camera 1

    Begal Sadis di Kendari! Lansia 65 Tahun Terseret Motor Saat Pertahankan Scoopy, Polisi Turun Tangan

    • calendar_month Kam, 26 Feb 2026
    • account_circle La Ode Zailudin
    • visibility 397
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com — Aksi begal kembali memakan korban di Kota Kendari. Seorang pria lanjut usia bernama Alimin (65), warga Kelurahan Mandonga, Kecamatan Mandonga, harus dilarikan ke RS PMI Provinsi Sulawesi Tenggara setelah mengalami luka serius akibat terseret motor saat mempertahankan kendaraannya dari pelaku kejahatan, Kamis (26/2/2026) pagi. Peristiwa brutal itu terjadi saat korban berupaya […]

  • Tarian Lulo Konawe Libatkan 26 Ribu Peserta, Raih Rekor MURI photo_camera 1

    Tarian Lulo Konawe Libatkan 26 Ribu Peserta, Raih Rekor MURI

    • calendar_month Ming, 12 Apr 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 178
    • 0Komentar

    KONAWE | SUARAEMPATPILAR.com – Perhelatan akbar Tarian Lulo yang melibatkan sekitar 26 ribu peserta di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, pada 11 April 2026, resmi mencatatkan rekor di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pencapaian prestasi, tetapi juga menegaskan kuatnya nilai sosial dan budaya masyarakat setempat. Tarian Lulo yang merupakan tradisi […]

  • Aroma Skandal Anggaran Rp700 Juta di Konawe Utara, Publik Desak Aparat Bongkar Dugaan Bancakan Uang Rakyat photo_camera 1

    Aroma Skandal Anggaran Rp700 Juta di Konawe Utara, Publik Desak Aparat Bongkar Dugaan Bancakan Uang Rakyat

    • calendar_month Kam, 22 Jan 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 271
    • 0Komentar

    KONAWE UTARA | SUARAEMPATPILAR.COM – Dugaan praktik korupsi kembali mencoreng wajah tata kelola keuangan daerah. Kali ini, sorotan publik mengarah ke Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara, setelah terungkap indikasi penyalahgunaan anggaran belanja barang dan jasa senilai Rp700 juta pada Tahun Anggaran 2024. Kasus ini mencuat setelah Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sultra secara terbuka […]

  • Disorot Tanpa Konfirmasi, DP3A Konsel Balik Serang: “Stop Bangun Opini Menyesatkan!” photo_camera 1

    Disorot Tanpa Konfirmasi, DP3A Konsel Balik Serang: “Stop Bangun Opini Menyesatkan!”

    • calendar_month Sel, 19 Mei 2026
    • account_circle Kontributor Bahrun
    • visibility 230
    • 0Komentar

    KONAWE SELATAN | SUARAEMPATPILAR.com — Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Konawe Selatan akhirnya angkat bicara terkait pemberitaan yang menuding adanya intervensi dalam penanganan dugaan kasus kekerasan seksual. Kepala DP3A Konawe Selatan, Hj. St Hafsa, S.IP., M.Si, secara tegas membantah tuduhan tersebut dan menilai narasi yang berkembang telah menggiring opini publik tanpa memahami […]

  • Mencekam! Buruh Lokal Berdarah, Dugaan Penganiayaan TKA China Picu Kerusuhan di PT IPIP Kolaka photo_camera 1

    Mencekam! Buruh Lokal Berdarah, Dugaan Penganiayaan TKA China Picu Kerusuhan di PT IPIP Kolaka

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 331
    • 0Komentar

    Kawasan pembangunan PT Indonesia Pomalaa Industrial Park (IPIP) mendadak berubah jadi arena mencekam. Kericuhan hebat pecah antara Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China dan tenaga kerja lokal, hanya beberapa jam lalu. Potongan video yang kini beredar luas memperlihatkan aksi saling kejar dan kepanikan massal di lokasi proyek. Api amarah ratusan buruh lokal tersulut usai mencuat […]

expand_less