Breaking News
light_mode
Trending Tags

Pemprov Sultra Prioritaskan Infrastruktur Wisata, Ridwan Badallah: Akses Jadi Kunci Lonjakan Wisatawan

  • account_circle Olank Zakaria
  • calendar_month Kam, 12 Mar 2026
  • comment 0 komentar

KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mulai mengakselerasi pengembangan sektor pariwisata dengan fokus utama pada pembenahan akses infrastruktur menuju berbagai destinasi wisata unggulan di Bumi Anoa. Langkah ini diyakini menjadi kunci untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan sekaligus mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kepala Dinas Pariwisata Sultra, Ridwan Badallah, mengatakan strategi pengembangan pariwisata daerah tidak lagi hanya menitikberatkan pada promosi destinasi, tetapi dimulai dari hal yang paling mendasar, yakni kemudahan akses bagi wisatawan.

Menurut Ridwan, pengalaman selama ini menunjukkan bahwa daya tarik destinasi wisata tidak cukup kuat jika tidak didukung infrastruktur yang memadai. Oleh karena itu, pemerintah provinsi kini menempatkan pembangunan akses jalan, transportasi, serta fasilitas pendukung sebagai prioritas utama.

“Langkah awal yang kami lakukan adalah memastikan akses menuju destinasi wisata lebih mudah dijangkau oleh wisatawan,” kata Ridwan Badallah, Rabu (11/3/2026).

Ia mencontohkan perbandingan antara destinasi wisata Wakatobi dan Kabupaten Buton Selatan. Selama ini Wakatobi dikenal luas sebagai ikon pariwisata Sulawesi Tenggara bahkan hingga tingkat internasional. Namun, berdasarkan data kunjungan wisatawan, jumlah pengunjung di Buton Selatan justru tercatat lebih tinggi dibandingkan Wakatobi.

Ridwan menilai kondisi tersebut menunjukkan bahwa faktor aksesibilitas memiliki pengaruh besar terhadap jumlah kunjungan wisatawan.

“Selama ini pariwisata kita sering berbicara tentang Wakatobi. Padahal faktanya jumlah wisatawan di sana relatif kecil. Bahkan Buton Selatan lebih banyak, ternyata salah satu faktor utamanya adalah akses,” ungkapnya.

Melihat kondisi tersebut, Pemprov Sultra mulai merancang pengembangan kawasan wisata yang terintegrasi dengan menjadikan Kota Kendari sebagai titik awal pengembangan destinasi wisata di wilayah tersebut.

Dari Kendari, pengembangan pariwisata akan diperluas ke sejumlah destinasi yang memiliki potensi besar, seperti Pulau Hari, Tanjung Kartika, Saponda Laut, Saponda Dalam, hingga Pulau Bokori. Kawasan-kawasan tersebut dinilai memiliki daya tarik alam yang kuat dan berpotensi menjadi magnet baru bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Ridwan menjelaskan bahwa konsep pengembangan pariwisata yang diusung oleh Pemprov Sultra tidak hanya berfokus pada satu destinasi unggulan, tetapi membangun jaringan destinasi wisata yang saling terhubung sehingga wisatawan memiliki lebih banyak pilihan kunjungan dalam satu kawasan.

“Konsep ini sudah kami komunikasikan dan mendapat persetujuan dari Deputi Pemasaran Kementerian Pariwisata Republik Indonesia,” jelasnya.

Selain meningkatkan jumlah wisatawan, pengembangan pariwisata berbasis infrastruktur ini juga diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi daerah. Dengan meningkatnya kunjungan wisatawan, berbagai sektor ekonomi lokal seperti perhotelan, kuliner, transportasi, hingga usaha mikro masyarakat diyakini akan ikut berkembang.

Pemerintah Provinsi Sultra optimistis sektor pariwisata dapat menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah di masa depan. Melalui perbaikan akses, promosi destinasi, serta pengembangan kawasan wisata yang terintegrasi, Sulawesi Tenggara diharapkan mampu bersaing dengan daerah tujuan wisata lainnya di Indonesia.

Laporan: Redaksi

Pemprov Sultra Prioritaskan Infrastruktur Wisata, Ridwan Badallah: Akses Jadi Kunci Lonjakan Wisatawan
  • Penulis: Olank Zakaria

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rangkap Jabatan ASN Jadi Anggota BPD di Konawe Selatan Disorot, Diduga Langgar UU Desa dan UU ASN photo_camera 1

    Rangkap Jabatan ASN Jadi Anggota BPD di Konawe Selatan Disorot, Diduga Langgar UU Desa dan UU ASN

    • calendar_month Kam, 23 Apr 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 271
    • 0Komentar

    KONAWE SELATAN | SUARAEMPATPILAR.com – Fenomena aparatur sipil negara (ASN) yang merangkap jabatan sebagai anggota maupun ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Kabupaten Konawe Selatan mulai menuai sorotan serius. Praktik ini dinilai berpotensi melanggar sejumlah regulasi dan membuka ruang konflik kepentingan dalam tata kelola pemerintahan desa. Secara normatif, ketentuan larangan rangkap jabatan bagi anggota BPD […]

  • Wagub Sultra Hugua Tutup Safari Ramadan 2026 di Wawonii, Perkuat Silaturahmi dan Dorong Pembangunan Daerah photo_camera 1

    Wagub Sultra Hugua Tutup Safari Ramadan 2026 di Wawonii, Perkuat Silaturahmi dan Dorong Pembangunan Daerah

    • calendar_month Rab, 18 Mar 2026
    • account_circle Suara Empat Pilar
    • visibility 183
    • 0Komentar

    KONAWE KEPULAUAN | SUARAEMPATPILAR.com – Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Dr. Ir. Hugua, M.Ling, secara resmi menutup rangkaian Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara tahun 2026 dengan mengunjungi Masjid Al-Muhajirin, Kelurahan Langara Iwawo, Kecamatan Wawonii Barat, Kabupaten Konawe Kepulauan, Senin (16/3/2026). Dalam ceramahnya di hadapan jamaah salat tarawih, Hugua menegaskan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar agenda […]

  • Kendari Jadi Pusat Perayaan HUT ke-62 Sultra, Angkat Tema “Produktif untuk Sultra Sejahtera” photo_camera 1

    Kendari Jadi Pusat Perayaan HUT ke-62 Sultra, Angkat Tema “Produktif untuk Sultra Sejahtera”

    • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 222
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Memasuki usia ke-62, Provinsi Sulawesi Tenggara bersiap menggelar perayaan hari jadi dalam kemasan yang lebih kolaboratif, efisien, namun tetap meriah melalui event bertajuk Harmoni Sultra 2026. Mengusung tema “Produktif untuk Sultra Sejahtera”, perayaan tahun ini dipusatkan di Kota Kendari sebagai lokasi utama kegiatan. Penetapan Kendari sebagai tuan rumah bukan tanpa alasan. […]

  • RDP DPRD Sultra Memanas, PT KKU Tolak Serahkan Dokumen Izin Tambang photo_camera 1

    RDP DPRD Sultra Memanas, PT KKU Tolak Serahkan Dokumen Izin Tambang

    • calendar_month Kam, 30 Apr 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 122
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Suasana Rapat Dengar Pendapat (RDP) di ruang Toronipa, Gedung B lantai 2 DPRD Sulawesi Tenggara, Rabu (29/4/2026), berubah tegang. Forum yang awalnya berlangsung kondusif mendadak memanas saat pembahasan menyentuh soal keterbukaan dokumen legalitas tambang milik PT KKU. Ketegangan bermula ketika perwakilan PT KKU, Cipto, hanya memaparkan data legalitas perizinan operasional tambang […]

  • Alih Fungsi Aset Negara Jadi Kedai Boba, Pemprov Sultra Siapkan Langkah Penertiban photo_camera 1

    Alih Fungsi Aset Negara Jadi Kedai Boba, Pemprov Sultra Siapkan Langkah Penertiban

    • calendar_month Sab, 27 Des 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 517
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) tengah menyoroti penggunaan aset daerah yang dinilai tidak sesuai peruntukan. Dua aset vital yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani dan Jalan Tanukila kini menjadi target penertiban setelah ditemukan adanya pelanggaran administrasi dan operasional oleh pihak yang tidak lagi berwenang. Persoalan tanah di sepanjang Jalan Ahmad Yani […]

  • Kades Ranowila Dilaporkan ke Polda Sultra, Diduga Langgar Keterbukaan Informasi dan Korupsi Dana Desa photo_camera 1

    Kades Ranowila Dilaporkan ke Polda Sultra, Diduga Langgar Keterbukaan Informasi dan Korupsi Dana Desa

    • calendar_month Ming, 15 Mar 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 438
    • 0Komentar

    KONAWE SELATAN | SUARAEMPATPILAR.com — Kepala Desa Ranowila, Arisman, dilaporkan oleh sejumlah warga ke Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) atas dugaan pelanggaran hukum dalam penyelenggaraan pemerintahan desa di Desa Ranowila, Kecamatan Wolasi, Kabupaten Konawe Selatan. Laporan tersebut mencakup dua persoalan serius, yakni dugaan pelanggaran keterbukaan informasi publik serta dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan […]

expand_less