Kebakaran Pasar Laino Muna, Lapak Pakaian Bekas Ludes Dilalap Api
- account_circle Olank Zakaria
- calendar_month Ming, 26 Apr 2026
- comment 0 komentar
MUNA | SUARAEMPATPILAR.com – Kepanikan menyelimuti kawasan Pasar Laino setelah kebakaran hebat melalap deretan lapak penjual pakaian bekas (RB) di Jalan By Pass Raha, Minggu (26/4/2026).
Dalam hitungan menit, api berkobar ganas dan menghanguskan lapak-lapak pedagang yang sebagian besar terbuat dari material semi permanen. Kobaran api yang cepat membesar membuat para pedagang tak sempat menyelamatkan barang dagangan mereka.
Peristiwa ini pertama kali ramai setelah sebuah video berdurasi 1 menit 17 detik beredar luas di media sosial. Dalam rekaman tersebut, terlihat api menjulang tinggi disertai asap pekat yang membumbung ke udara, sementara warga berlarian menjauh dari lokasi.
Suara kepanikan juga terdengar jelas dalam video. Seorang perempuan bahkan tak kuasa menahan kesedihannya.
“Innalillahi wa innailaihi rajiun… penjual RB kasihan di Pasar Laino kebakaran, ludes semua,” ucapnya lirih.
Api Cepat Membesar, Lapak Tak Terselamatkan
Kondisi bangunan yang didominasi bahan mudah terbakar menjadi salah satu faktor utama cepatnya api merambat. Api dengan mudah menjalar dari satu lapak ke lapak lainnya, menciptakan kepungan api yang sulit dikendalikan di awal kejadian.
Warga dan pedagang sekitar hanya bisa menyaksikan dengan pasrah saat kobaran api melahap habis sumber penghidupan mereka.
Kerugian Ratusan Juta, Harapan Tersisa pada Bantuan
Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, kerugian materiil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Sejumlah pedagang dilaporkan kehilangan seluruh stok barang dagangan mereka.
Bagi sebagian besar pedagang RB, lapak tersebut bukan sekadar tempat usaha, tetapi juga satu-satunya sumber penghidupan keluarga.
Kini, harapan para korban tertuju pada perhatian pemerintah daerah untuk membantu proses pemulihan pascakebakaran.
Penyebab Masih Misterius
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Aparat diharapkan segera mengungkap sumber api guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya sistem keamanan dan mitigasi kebakaran di kawasan pasar tradisional, terutama yang didominasi bangunan semi permanen.
Laporan: Redaksi
- Penulis: Olank Zakaria

Saat ini belum ada komentar