Breaking News
light_mode
Trending Tags

Pemprov Sultra Perkuat Pengawasan Aset dan Pertanahan, ASR Tegaskan Komitmen Berantas Mafia Tanah

  • account_circle Zailudin
  • calendar_month Kam, 7 Mei 2026
  • visibility 25
  • comment 0 komentar

KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel, khususnya pada sektor pertanahan dan pengelolaan aset daerah. Komitmen tersebut ditegaskan Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, saat menghadiri rapat koordinasi pencegahan korupsi pelayanan publik di bidang pertanahan dan aset Barang Milik Daerah (BMD) di Kantor Gubernur Sultra, Kamis (7/5/2026).

Dalam sambutannya, Gubernur menekankan bahwa sektor pertanahan dan pengelolaan aset daerah merupakan bagian strategis dalam mendukung jalannya pemerintahan dan percepatan pembangunan di daerah. Namun, ia mengakui hingga saat ini masih terdapat sejumlah persoalan mendasar yang memerlukan perhatian serius dan langkah pembenahan secara menyeluruh.

Berbagai persoalan tersebut, kata dia, meliputi ketidakjelasan status kepemilikan lahan, tumpang tindih pemanfaatan ruang, belum optimalnya sertifikasi aset milik pemerintah daerah, hingga lemahnya sistem administrasi dan pengawasan aset.

Menurut Gubernur, kondisi tersebut tidak hanya berpotensi menimbulkan kerugian keuangan daerah, tetapi juga dapat menghambat masuknya investasi, memperlambat pembangunan infrastruktur, serta menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

“Karena itu, saya selaku Gubernur Sultra sekaligus wakil pemerintah pusat di daerah sangat mengapresiasi kegiatan ini yang bertujuan meningkatkan kualitas layanan pertanahan, memberikan kepastian hukum atas hak tanah masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.

Gubernur yang akrab disapa ASR itu juga mengungkapkan bahwa dirinya telah melakukan diskusi dengan Staf Ahli Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terkait berbagai program strategis reforma agraria.

Sebagai Ketua Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Provinsi Sultra, ia menegaskan kesiapan pemerintah daerah dalam mendukung penuh seluruh kebijakan pemerintah pusat, termasuk penguatan kolaborasi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam pengamanan tata kelola pertanahan dan tata ruang.

ASR menilai penguatan sistem pengawasan dan administrasi aset daerah menjadi langkah penting untuk mencegah praktik penyimpangan, sekaligus memastikan seluruh aset pemerintah memiliki legalitas yang jelas dan terlindungi secara hukum.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dalam meminimalisasi sengketa pertanahan serta memberantas praktik mafia tanah yang dinilai merugikan masyarakat maupun pemerintah daerah.

“Seluruh aset pemerintah daerah harus aman dan bersertifikat. Kita juga harus meminimalisasi sengketa tanah serta memberantas praktik mafia tanah di Sulawesi Tenggara,” tegasnya.

Lebih lanjut, Gubernur berharap seluruh program strategis pemerintah yang berpihak pada kepentingan masyarakat dapat berjalan optimal, khususnya pembangunan infrastruktur yang mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan ketahanan pangan.

Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah, kementerian terkait, aparat penegak hukum, dan lembaga pengawas menjadi faktor utama dalam menciptakan sistem pelayanan publik yang bersih, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Harapan saya, seluruh program pemerintah yang berpihak kepada masyarakat, termasuk percepatan pembangunan infrastruktur untuk menunjang pertumbuhan ekonomi dan ketahanan pangan di Sulawesi Tenggara, dapat berjalan dengan baik, lancar, dan sukses,” tutup Gubernur.

Rapat koordinasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat reformasi birokrasi dan pencegahan korupsi di sektor pelayanan publik, khususnya dalam tata kelola pertanahan dan pengamanan aset daerah yang selama ini menjadi perhatian pemerintah pusat.

Laporan: Redaksi

Pemprov Sultra Perkuat Pengawasan Aset dan Pertanahan, ASR Tegaskan Komitmen Berantas Mafia Tanah
  • Penulis: Zailudin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenkum Sultra Harmonisasi Raperbup Konawe Utara, Atur Pengelolaan Belanja Tidak Terduga photo_camera 1

    Kemenkum Sultra Harmonisasi Raperbup Konawe Utara, Atur Pengelolaan Belanja Tidak Terduga

    • calendar_month Jum, 6 Mar 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 152
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Sulawesi Tenggara melaksanakan rapat harmonisasi Rancangan Peraturan Bupati (Raperbup) Kabupaten Konawe Utara terkait Tata Cara Penganggaran, Pelaksanaan dan Penatausahaan, Pertanggungjawaban dan Pelaporan serta Monitoring dan Evaluasi Belanja Tidak Terduga, Kamis (5/3/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di lingkungan Kanwil Kemenkum Sultra dan dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Kabupaten Konawe […]

  • Aroma Skandal Anggaran Rp700 Juta di Konawe Utara, Publik Desak Aparat Bongkar Dugaan Bancakan Uang Rakyat photo_camera 1

    Aroma Skandal Anggaran Rp700 Juta di Konawe Utara, Publik Desak Aparat Bongkar Dugaan Bancakan Uang Rakyat

    • calendar_month Kam, 22 Jan 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 221
    • 0Komentar

    KONAWE UTARA | SUARAEMPATPILAR.COM – Dugaan praktik korupsi kembali mencoreng wajah tata kelola keuangan daerah. Kali ini, sorotan publik mengarah ke Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara, setelah terungkap indikasi penyalahgunaan anggaran belanja barang dan jasa senilai Rp700 juta pada Tahun Anggaran 2024. Kasus ini mencuat setelah Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sultra secara terbuka […]

  • Warga Terdampak Banjir Kali Wanggu Mulai Terserang Penyakit, Pemprov Sultra Siagakan Layanan photo_camera 1

    Warga Terdampak Banjir Kali Wanggu Mulai Terserang Penyakit, Pemprov Sultra Siagakan Layanan

    • calendar_month Sen, 11 Mei 2026
    • account_circle Zailudin
    • visibility 14
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com — Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terus memperkuat penanganan dampak banjir di kawasan Kali Wanggu, Kelurahan Lepo-Lepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari. Selain fokus pada evakuasi dan kebutuhan logistik, Pemprov Sultra kini meningkatkan layanan kesehatan bagi warga yang mulai terserang penyakit pascabanjir. Tim medis dari Dinas Kesehatan Provinsi Sultra disiagakan di lokasi pengungsian […]

  • Kunjungi Perumahan Kemensos di Makassar, Gubernur Sultra Siapkan Program 400 Rumah untuk Rakyat Miskin photo_camera 1

    Kunjungi Perumahan Kemensos di Makassar, Gubernur Sultra Siapkan Program 400 Rumah untuk Rakyat Miskin

    • calendar_month Sab, 28 Mar 2026
    • account_circle Suara Empat Pilar
    • visibility 78
    • 0Komentar

    MAKASSAR | SUARAEMPATPILAR.com – Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, melakukan langkah strategis dalam upaya percepatan pengentasan kemiskinan dengan meninjau langsung kawasan perumahan layak huni di Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Jumat (27/3/2026). Kunjungan ini dilakukan usai menghadiri ajang Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM), dan menjadi bagian dari agenda penting untuk mengadopsi konsep pembangunan rumah rakyat yang […]

  • Gubernur Sultra Dikaitkan Kasus Umrah Terlantar, Visioner Indonesia Sebut Narasi Berlebihan photo_camera 1

    Gubernur Sultra Dikaitkan Kasus Umrah Terlantar, Visioner Indonesia Sebut Narasi Berlebihan

    • calendar_month Rab, 18 Feb 2026
    • account_circle La Ode Zailudin
    • visibility 238
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com — Polemik pemberitaan mengenai jemaah umrah asal Kota Kendari yang dilaporkan terlantar di Madinah, Arab Saudi, menuai respons keras dari berbagai pihak. Sejumlah narasi dinilai mulai kehilangan proporsionalitas karena mencoba menyeret nama Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) seolah-olah persoalan tersebut merupakan tanggung jawab personal kepala daerah tingkat provinsi. Sekretaris Jenderal Visioner Indonesia, Akril […]

  • Dampak Boikot Produk Afiliasi Israel: Penutupan Perusahaan dan PHK Karyawan photo_camera 1

    Dampak Boikot Produk Afiliasi Israel: Penutupan Perusahaan dan PHK Karyawan

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 347
    • 0Komentar

    JAKARTA | SUARAEMPATPILAR.COM – Isu boikot produk yang dianggap berafiliasi dengan Israel atau “Yahudi” telah menjadi fenomena global sejak konflik yang intens antara Israel dan Palestina terkini. Aksi ini dipicu oleh solidaritas terhadap penderitaan warga Palestina, terutama di Gaza, dan menyasar perusahaan-perusahaan internasional yang dipersepsikan mendukung Israel secara politik atau ekonomi. Meski bermaksud menekan secara […]

expand_less