Breaking News
light_mode
Trending Tags

Wacana Kepala Daerah Dipilih DPRD, Sikap Parpol di DPR Terbelah

  • account_circle Olank Zakaria
  • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
  • comment 0 komentar

JAKARTA | SUARAEMPATPILAR.COM – Wacana perubahan sistem pemilihan kepala daerah kembali mengemuka di Senayan. Usulan agar gubernur, bupati, dan wali kota dipilih melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), bukan secara langsung oleh rakyat, memicu perdebatan tajam di kalangan partai politik di DPR RI.

Delapan partai politik menyampaikan sikap beragam, mulai dari mendukung penuh, menyetujui dengan syarat, hingga menolak tegas wacana yang dinilai menyentuh jantung demokrasi pascareformasi tersebut.

Usulan perubahan mekanisme pemilihan kepala daerah dari pemilihan langsung oleh rakyat menjadi dipilih oleh DPRD.

Delapan partai politik di DPR RI, yakni Golkar, Gerindra, PKB, PAN, NasDem, PDIP, PKS, Demokrat, serta partai-partai lain di parlemen yang tengah mengkaji sikap resmi.

Wacana ini menguat setelah Rapimnas 1 Tahun 2025 Partai Golkar, yang merekomendasikan evaluasi total sistem pemilu dan pilkada nasional.

Disampaikan dalam pernyataan resmi fraksi-fraksi di DPR RI, Jakarta, serta diberitakan secara luas di media nasional.

Pendukung usulan menilai pilkada langsung:

  • Menguras anggaran negara dan daerah
  • Memicu politik uang dan konflik horizontal
  • Kurang efisien secara tata kelola pemerintahan

Sementara pihak yang menolak berpandangan:

  • Pilkada langsung adalah amanat reformasi
  • Merupakan wujud kedaulatan rakyat
  • Perlu diperbaiki, bukan dihapus

Jika usulan ini dilanjutkan, perubahan akan dilakukan melalui revisi undang-undang terkait pemilu dan pilkada, dengan melibatkan DPR, pemerintah, dan partisipasi publik.

Peta Sikap Partai Politik

  • Golkar: Mengusulkan dan mendukung pilkada dipilih DPRD sebagai bagian reformasi sistem politik.
  • Gerindra: Mendukung demi efisiensi anggaran dan stabilitas politik.
  • PKB: Setuju, dengan alasan biaya politik tinggi dan potensi kecurangan pilkada langsung.
  • PAN: Mendukung dengan syarat adanya kesepakatan nasional dan tidak memicu kegaduhan publik.
  • NasDem: Menilai sistem DPRD tetap konstitusional selama partisipasi publik dijaga.
  • PDIP: Menolak tegas, menyebut pilkada langsung sebagai pilar demokrasi yang tak boleh dihapus.
  • PKS: Belum mengambil sikap final dan masih mengkaji secara mendalam.
  • Demokrat: Mendukung pemerintah dalam menentukan sistem pilkada kedepan.

Respons Publik dan Tantangan Demokrasi

Wacana ini menuai perhatian luas dari masyarakat sipil, akademisi, dan pengamat politik. Sebagian menilai usulan tersebut sebagai kemunduran demokrasi, sementara lainnya melihatnya sebagai peluang menata ulang sistem politik yang dinilai mahal dan rawan penyimpangan.

Pengamat menegaskan, apapun sistem yang dipilih, transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi publik harus menjadi prinsip utama agar tidak melahirkan krisis legitimasi kepala daerah.

Perdebatan soal mekanisme pilkada menandai persimpangan penting demokrasi Indonesia. Keputusan politik yang diambil ke depan akan menentukan apakah demokrasi Indonesia tetap bertumpu pada partisipasi langsung rakyat atau bergeser ke model perwakilan demi efisiensi.

Wacana Kepala Daerah Dipilih DPRD, Sikap Parpol di DPR Terbelah
  • Penulis: Olank Zakaria

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekda Sultra Wakili Gubernur Peringatan Hari Disabilitas, Ajak Masyarakat Hapus Stigma dan Diskriminasi Anak. photo_camera 1

    Sekda Sultra Wakili Gubernur Peringatan Hari Disabilitas, Ajak Masyarakat Hapus Stigma dan Diskriminasi Anak.

    • calendar_month Sab, 6 Des 2025
    • account_circle Kontributor LaOde Zailudin
    • visibility 465
    • 0Komentar

    Suara Empat Pilar Com. Kendari, — Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) Tahun 2025 dengan tema “Memperkuat Kepemimpinan Penyandang Disabilitas untuk Masa Depan yang Inklusi dan Berkelanjutan.” Rangkaian kegiatan berlangsung selama tiga hari dan dipusatkan di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra. Sekretaris Daerah Sulawesi Tenggara, Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., […]

  • Diskominfo Sultra Kaji Aturan Turunan, Regulasi Penggunaan Media Sosial photo_camera 1

    Diskominfo Sultra Kaji Aturan Turunan, Regulasi Penggunaan Media Sosial

    • calendar_month Sen, 30 Mar 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 181
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Sulawesi Tenggara tengah menyusun langkah strategis untuk memperkuat implementasi kebijakan nasional terkait pembatasan usia pengguna media sosial. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari aturan yang dikeluarkan Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia yang mulai berlaku secara nasional pada 28 Maret 2026. Pelaksana […]

  • Apel Akbar PPPK Bombana 2026, Bupati Serahkan SK PPPK Paruh Waktu di Stadion Bombana photo_camera 1

    Apel Akbar PPPK Bombana 2026, Bupati Serahkan SK PPPK Paruh Waktu di Stadion Bombana

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 331
    • 0Komentar

    BOMBANA | SUARAEMPATPILAR.COM – Suasana Stadion Bombana tampak berbeda pada Senin, 26 Januari 2026. Ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dari berbagai sektor berkumpul dalam Apel Akbar PPPK yang dirangkaikan dengan penyerahan simbolis Surat Keputusan (SK) Pengangkatan PPPK Paruh Waktu Kabupaten Bombana Tahun 2026. Apel akbar tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Bombana, Ir. H. […]

  • Digerebek di Kamar Kos, Mahasiswa di Kendari Diduga Edarkan Sabu Polisi Sita 4,56 Gram Barang Bukti photo_camera 1

    Digerebek di Kamar Kos, Mahasiswa di Kendari Diduga Edarkan Sabu Polisi Sita 4,56 Gram Barang Bukti

    • calendar_month Sen, 16 Feb 2026
    • account_circle OLank Zakaria
    • visibility 222
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com — Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Kendari menangkap seorang oknum mahasiswa yang diduga mengedarkan narkotika jenis sabu di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Penangkapan dilakukan pada Minggu (15/2) sekitar pukul 17.00 Wita di sebuah rumah kos di wilayah Kecamatan Kadia. Mahasiswa berinisial AA alias A (20), warga Kota Kendari, tak berkutik saat petugas […]

  • Mudik 2026 Aman! Polda Sultra Terjunkan 1.800 Personel di Operasi Ketupat Anoa photo_camera 1

    Mudik 2026 Aman! Polda Sultra Terjunkan 1.800 Personel di Operasi Ketupat Anoa

    • calendar_month Rab, 11 Mar 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 236
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) memastikan kesiapan penuh menjelang arus mudik dan balik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah/2026. Sebanyak 1.800 personel gabungan diterjunkan dalam Operasi Ketupat Anoa 2026 untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat selama merayakan hari kemenangan. Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sultra, Kombes Pol Dr. Argowiyono, S.H., S.I.K., M.Si., mengungkapkan bahwa operasi ini […]

  • Napi Tipikor Viral Ngopi di Kendari, Ditjenpas Sultra Jatuhkan Sanksi Tegas photo_camera 1

    Napi Tipikor Viral Ngopi di Kendari, Ditjenpas Sultra Jatuhkan Sanksi Tegas

    • calendar_month Rab, 15 Apr 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 198
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Tenggara bergerak cepat menindak kasus viral narapidana tindak pidana korupsi (tipikor) berinisial S yang kedapatan berada di kedai kopi di Kota Kendari. Kepala Kanwil Ditjenpas Sultra, Sulardi, menegaskan bahwa pihaknya langsung melakukan penyelidikan begitu menerima laporan masyarakat. Tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satops Patnal) […]

expand_less