Breaking News
light_mode
Trending Tags

Viral Curhat TKW Asal Sulawesi di Oman: Disiksa Majikan, Dipaksa Bekerja Saat Sakit dan Diancam

  • account_circle Olank Zakaria
  • calendar_month Sen, 19 Jan 2026
  • visibility 215
  • comment 0 komentar

KENDARI | SUARAEMPATPILAR.COM – Pengakuan memilukan seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Sulawesi yang bekerja di Oman viral di media sosial dan mengundang simpati luas publik. Perempuan bernama Eka Arwati mengaku kerap mengalami kekerasan fisik, psikis, serta eksploitasi kerja selama berada di tempat kerjanya.

Dalam video yang diunggah melalui akun TikTok @ekhaapxcd1h pada Senin (19/1/2026), Eka terlihat menangis saat menceritakan penderitaannya. Ia mengaku telah bekerja selama tiga bulan, namun dua bulan di antaranya dalam kondisi sakit dan tetap dipaksa bekerja oleh sang majikan.

“Saya sudah bekerja tiga bulan, dua bulan sakit tapi tetap dipaksa bekerja sama majikan dan diperlakukan seperti binatang,” ujar Eka sambil menahan tangis.

Dipaksa Bekerja Melebihi Batas dan Alami Pelecehan

Eka lahir di Amosilu, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, mengungkapkan bahwa beban kerja yang diterimanya jauh melampaui batas kemampuan fisiknya. Selain kekerasan, ia juga mengaku sering menerima pelecehan verbal dan ancaman, agar tidak melaporkan kondisi yang dialaminya kepada pihak mana pun.

“Saya sering diancam supaya tidak mengadu ke siapa pun,” katanya.

Tak hanya itu, Eka mengaku sudah berulang kali meminta agar dikembalikan ke kantor agen penyalur tenaga kerja, namun permintaannya ditolak mentah-mentah oleh majikan.

“Saya sudah minta dikembalikan ke kantor agen, tapi majikan tidak mau,” bebernya.

Harapan Pulang dengan Selamat

Dalam kondisi tertekan dan penuh ketakutan, Eka hanya berharap satu hal: bisa pulang ke Indonesia dengan selamat.

“Saya berharap bisa pulang dengan selamat,” ucapnya lirih.

Pengakuan Eka sontak memicu reaksi keras warganet. Banyak yang mendesak pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri, BP2MI, dan Kedutaan Besar RI di Oman untuk segera turun tangan memberikan perlindungan dan mengevakuasi korban.

Sorotan Hukum dan Tanggung Jawab Negara

Kasus ini kembali menyoroti persoalan klasik perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di luar negeri. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, negara wajib memberikan perlindungan sebelum, selama, dan setelah bekerja.

Selain itu, tindakan kekerasan, penyiksaan, dan kerja paksa yang dialami Eka dapat dikategorikan sebagai pelanggaran HAM serta bertentangan dengan konvensi internasional tentang perlindungan pekerja migran yang telah diratifikasi Indonesia.

Pengamat ketenagakerjaan menilai, apabila benar Eka diberangkatkan melalui jalur resmi, maka agen penyalur dan pihak terkait juga dapat dimintai pertanggungjawaban hukum atas lemahnya pengawasan.

Belum Ada Pernyataan Resmi

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Oman maupun instansi pemerintah terkait mengenai langkah penanganan kasus Eka Arwati.

Redaksi akan terus berupaya mengonfirmasi pihak-pihak berwenang dan memantau perkembangan kasus ini demi kepentingan perlindungan WNI di luar negeri.

Laporan: Redaksi

Viral Curhat TKW Asal Sulawesi di Oman: Disiksa Majikan, Dipaksa Bekerja Saat Sakit dan Diancam
  • Penulis: Olank Zakaria

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aroma Busuk Dana Desa! KAS Ungkap Dugaan Pungli Paralegal, Inisial AD Disorot photo_camera 1

    Aroma Busuk Dana Desa! KAS Ungkap Dugaan Pungli Paralegal, Inisial AD Disorot

    • calendar_month Rab, 22 Apr 2026
    • account_circle La Ode Zailudin
    • visibility 31
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Konsorsium Aktivis Sulawesi Tenggara (KAS) melontarkan kritik keras terhadap praktik pengelolaan dana desa yang dinilai menyimpang dari prinsip transparansi. Ketua KAS, Abdul Haris, menegaskan bahwa mengabaikan Musyawarah Desa (Musdes) bukan sekadar pelanggaran prosedur, melainkan pintu masuk bagi penyalahgunaan anggaran yang berpotensi berujung pidana. “Musdes itu bukan formalitas. Itu forum tertinggi di […]

  • Polda Sumbar Lepas Ratusan Paket Bantuan Untuk Lima Titik Bencana di Kota Padang photo_camera 1

    Polda Sumbar Lepas Ratusan Paket Bantuan Untuk Lima Titik Bencana di Kota Padang

    • calendar_month Sen, 8 Des 2025
    • account_circle Kontributor LaOde Zailudin
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Suara Empat Pilar com. Padang – Polda Sumatera Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam merespon cepat dampak bencana yang melanda sejumlah wilayah di Kota Padang, (8/12/25) Pada Senin pagi, Kapolda Sumbar Irjen Pol Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSFA memimpin apel pemberangkatan personel sekaligus melepas lebih dari 200 paket bantuan untuk didistribusikan secara mobile ke […]

  • Sempat Ricuh di Lapangan Lakarada, TNI–Polri Sepakat Berdamai photo_camera 1

    Sempat Ricuh di Lapangan Lakarada, TNI–Polri Sepakat Berdamai

    • calendar_month Sel, 6 Jan 2026
    • account_circle Kontributor: Olank
    • visibility 275
    • 0Komentar

    BUTSEL | SUARAEMPATPILAR.COM – Insiden kericuhan sempat mewarnai pertandingan sepak bola antara tim TNI dari Batalyon TP 871 La Maindo dan tim Polri dari Batalyon Brimob Pelopor Batauga di Lapangan Lakarada, Kecamatan Batauga, Kabupaten Buton Selatan, Sulawesi Tenggara, Minggu (4/1/2026) sore. Pertandingan yang awalnya berlangsung kondusif mendadak memanas dan berujung pada bentrokan antarpersonel dari kedua […]

  • Tingkatkan Akses Komunikasi, Kadis Kominfo Sultra Pimpin Rapat Koordinasi dan Tinjau Lokasi di Desa Lakanaha photo_camera 1

    Tingkatkan Akses Komunikasi, Kadis Kominfo Sultra Pimpin Rapat Koordinasi dan Tinjau Lokasi di Desa Lakanaha

    • calendar_month Sen, 22 Des 2025
    • account_circle La Ode Zailudin
    • visibility 309
    • 0Komentar

    Suara Empat Pilar. com, MUNA – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Sulawesi Tenggara Dr. M. Ridwan Badallah, S.Pd., MM. memimpin langsung rapat koordinasi penting terkait penguatan infrastruktur telekomunikasi di wilayah Kabupaten Muna Barat. Pertemuan ini berlangsung di Desa Lakanaha, Kecamatan Wadaga, pada Senin (22/12). Rapat strategis ini dihadiri oleh jajaran manajemen dan tim […]

  • Polda Sultra Distribusikan 107 PC All-in-One ke Polsek, Perkuat Intelijen dan Respons Kamtibmas photo_camera 1

    Polda Sultra Distribusikan 107 PC All-in-One ke Polsek, Perkuat Intelijen dan Respons Kamtibmas

    • calendar_month Sel, 14 Apr 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 33
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Direktorat Intelijen dan Keamanan (Ditintelkam) Polda Sulawesi Tenggara menyalurkan sebanyak 107 unit komputer personal (PC) All-in-One kepada seluruh kepolisian sektor (Polsek) jajaran. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat kinerja serta operasional unit intelijen dan keamanan (Intelkam) di wilayah Sulawesi Tenggara. Direktur Intelkam Polda Sultra, Andi Hermawan, menyampaikan bahwa pengadaan perangkat teknologi informasi […]

  • Rektor UHO Lantik 29 Pejabat Nonstruktural, Perkuat Kinerja Akademik photo_camera 1

    Rektor UHO Lantik 29 Pejabat Nonstruktural, Perkuat Kinerja Akademik

    • calendar_month Jum, 10 Apr 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 42
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Rektor Universitas Halu Oleo, Herman, resmi melantik sebanyak 29 pejabat nonstruktural dalam sebuah prosesi yang berlangsung di Gedung Rektorat UHO, Kamis, 9 April 2026. Pelantikan tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, mulai dari wakil rektor, dekan, hingga unsur pimpinan lainnya, sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan kelembagaan di lingkungan kampus. Pengangkatan para […]

expand_less