Breaking News
light_mode
Trending Tags

Negosiasi Iran-AS di Pakistan Buntu, Ketegangan Meningkat

  • account_circle Suara Empat Pilar
  • calendar_month Ming, 12 Apr 2026
  • visibility 39
  • comment 0 komentar

ISLAMABAD | SUARAEMPATPILAR.com – Proses negosiasi antara Iran dan Amerika Serikat yang berlangsung di Pakistan dilaporkan masih buntu setelah lebih dari 15 jam perundingan tanpa kesepakatan berarti. Situasi di lokasi pertemuan disebut semakin tegang dengan meningkatnya tekanan politik dan isu keamanan.

Tim negosiasi Iran menegaskan tetap mempertahankan posisi mereka terkait sejumlah isu strategis, termasuk hak pengayaan uranium, penguasaan dan pengelolaan Selat Hormuz, serta program pertahanan balistik. Iran juga menolak tuntutan yang dinilai tidak sejalan dengan kepentingan nasionalnya.

Sejumlah tuntutan yang dikabarkan diajukan pihak AS meliputi pembatasan pengayaan uranium hingga nol persen, pengelolaan bersama Selat Hormuz, serta pemindahan cadangan uranium Iran ke luar negeri. Namun, pihak Iran menyatakan tidak akan menerima syarat yang dianggap merugikan kedaulatan negara.

Sebaliknya, Iran juga mengajukan sejumlah tuntutan, antara lain pencabutan sanksi internasional, pencairan dana yang dibekukan di luar negeri, serta jaminan keamanan regional. Isu penghentian konflik di kawasan, termasuk di Lebanon dan Gaza, juga disebut menjadi bagian dari pembahasan.

Di tengah kebuntuan tersebut, muncul berbagai laporan mengenai tekanan eksternal yang diduga mempengaruhi jalannya negosiasi. Israel disebut aktif memberikan tekanan politik kepada pemerintah AS agar tidak mengakomodasi tuntutan Iran.

Selain itu, beredar pula informasi mengenai adanya ancaman terhadap tim negosiasi Iran. Namun hingga saat ini, klaim tersebut belum dapat diverifikasi secara independen oleh sumber resmi.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran menegaskan bahwa pihaknya tidak akan terpengaruh oleh tekanan maupun ancaman dalam bentuk apa pun.

“Tim negosiasi tetap fokus mempertahankan hak-hak Iran di meja diplomasi,” ujar perwakilan Iran dalam pernyataan resminya.

Di sisi lain, Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) juga menyampaikan dukungan terhadap tim negosiasi, seraya menegaskan kesiapan Iran dalam menghadapi berbagai kemungkinan.

Keamanan di lokasi perundingan pun diperketat oleh aparat Pakistan guna mengantisipasi potensi gangguan atau sabotase yang dapat mengganggu jalannya diplomasi.

Sementara itu, situasi di kawasan Selat Hormuz turut menjadi sorotan. Jalur ini merupakan salah satu titik strategis distribusi energi global, sehingga setiap eskalasi berpotensi berdampak luas terhadap stabilitas ekonomi internasional.

Hingga kini, peluang tercapainya kesepakatan masih belum pasti. Sejumlah pengamat menilai kemungkinan kegagalan negosiasi cukup besar jika kedua pihak tetap bertahan pada posisi masing-masing.

Kondisi ini menempatkan perundingan di Pakistan sebagai titik krusial yang dapat menentukan arah konflik ke depan apakah mereda melalui jalur diplomasi, atau justru meningkat ke eskalasi yang lebih luas.

Laporan: TZ. USMAN

Negosiasi Iran-AS di Pakistan Buntu, Ketegangan Meningkat
  • Penulis: Suara Empat Pilar
  • Editor: Olank Zakaria

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kebakaran Heboh di Watopute, Lantai Dua Rumah Ludes Jelang Lebaran photo_camera 1

    Kebakaran Heboh di Watopute, Lantai Dua Rumah Ludes Jelang Lebaran

    • calendar_month Jum, 20 Mar 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 77
    • 0Komentar

    MUNA | SUARAEMPATPILAR.com – Suasana tenang di penghujung bulan suci Ramadan mendadak berubah mencekam setelah kobaran api melahap sebuah rumah warga di Kecamatan Watopute, Kabupaten Muna, Kamis (19/3/2026). Rumah milik La Sunadi Bin La Salimu menjadi sasaran amukan si jago merah. Bagian lantai dua bangunan tersebut hangus terbakar tanpa tersisa. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, […]

  • Martinus Butarbutar: Perubahan Sikap Rismon Sianipar soal Ijazah Jokowi Justru Jadi Bumerang photo_camera 1

    Martinus Butarbutar: Perubahan Sikap Rismon Sianipar soal Ijazah Jokowi Justru Jadi Bumerang

    • calendar_month Sab, 14 Mar 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 76
    • 0Komentar

    JAKARTA | SUARAEMPATPILAR.com – Polemik mengenai isu ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, kembali memanas setelah pengamat Martinus Butarbutar menilai perubahan sikap pakar digital forensik Rismon Hasiholan Sianipar justru berpotensi menjadi bumerang dalam dinamika kasus tersebut. Martinus menyebut perubahan sikap Rismon yang sebelumnya vokal mempertanyakan keaslian ijazah Jokowi namun kemudian menyatakan dokumen tersebut asli, justru […]

  • TMMD Ke-127 Kodim 1417 Kendari Kerahkan Alat Berat Bangun Drainase Anggoeya photo_camera 1

    TMMD Ke-127 Kodim 1417 Kendari Kerahkan Alat Berat Bangun Drainase Anggoeya

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 175
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.COM – Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 yang dilaksanakan Kodim 1417/Kendari mulai memasuki fase percepatan pengerjaan fisik. Pada Selasa (10/2), satuan tugas resmi mengerahkan alat berat untuk mendukung pembangunan infrastruktur di Kelurahan Anggoeya, Kecamatan Poasia. Langkah pengerahan dukungan mekanis ini difokuskan untuk mempercepat pengerjaan sasaran utama, yakni pembangunan talud dan drainase […]

  • Banjir Lumpuhkan Jalur Strategis Kolaka–Bombana, Sawah Siap Panen Ikut Tenggelam photo_camera 1

    Banjir Lumpuhkan Jalur Strategis Kolaka–Bombana, Sawah Siap Panen Ikut Tenggelam

    • calendar_month Sel, 24 Feb 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 136
    • 0Komentar

    KOLAKA | SUARAEMPATPILAR.com — Banjir kembali menerjang Desa Wolulu, Kecamatan Watubangga, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, Minggu (22/2/2026), dan langsung melumpuhkan jalur vital poros Kolaka–Bombana. Hujan deras yang mengguyur tanpa henti selama satu hari satu malam membuat badan jalan utama berubah menjadi “sungai dadakan”, memutus arus transportasi serta distribusi barang antarwilayah. Air menutup hampir seluruh badan […]

  • Anton Timbang Jadi Tersangka, Bareskrim Dituding Tebang Pilih Kasus Tambang Sultra photo_camera 1

    Anton Timbang Jadi Tersangka, Bareskrim Dituding Tebang Pilih Kasus Tambang Sultra

    • calendar_month Sab, 4 Apr 2026
    • account_circle Kontributor La Ode Zailudin
    • visibility 46
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Penetapan tersangka terhadap Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara, Anton Timbang, memicu gelombang polemik dan sorotan tajam dari berbagai kalangan. Keputusan yang diambil oleh Bareskrim Mabes Polri itu dinilai menyisakan banyak kejanggalan dan memunculkan pertanyaan serius terkait asas keadilan hukum. Kasus ini menjadi perhatian publik di Kendari dan wilayah […]

  • Kapolda Sultra dan Gubernur Sultra Cek Pos Pam Operasi Lilin Anoa 2025 di Konsel

    Kapolda Sultra dan Gubernur Sultra Cek Pos Pam Operasi Lilin Anoa 2025 di Konsel

    • calendar_month Ming, 21 Des 2025
    • account_circle Kontributor La Ode Zailudin
    • visibility 398
    • 0Komentar

    SuaraEmpatPilar.Com, KONAWE SELATAN – Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Kapolda Sultra) Irjen Pol Didik Agung Widjanarko, S.I.K., M.H., bersama Gubernur Sulawesi Tenggara Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka melaksanakan pengecekan Pos Pengamanan (Pos Pam) Operasi Lilin Anoa 2025, Sabtu (20/12/2025). Kegiatan tersebut berlangsung mulai pukul 13.00 Wita hingga selesai, bertempat di Pelabuhan Torobulu, Kabupaten Konawe Selatan. […]

expand_less