Kebakaran Heboh di Watopute, Lantai Dua Rumah Ludes Jelang Lebaran
- account_circle Olank Zakaria
- calendar_month Jum, 20 Mar 2026
- visibility 81
- comment 0 komentar

MUNA | SUARAEMPATPILAR.com – Suasana tenang di penghujung bulan suci Ramadan mendadak berubah mencekam setelah kobaran api melahap sebuah rumah warga di Kecamatan Watopute, Kabupaten Muna, Kamis (19/3/2026).
Rumah milik La Sunadi Bin La Salimu menjadi sasaran amukan si jago merah. Bagian lantai dua bangunan tersebut hangus terbakar tanpa tersisa. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian material ditaksir mencapai Rp250 juta.
Peristiwa ini bermula saat istri pemilik rumah, Wa Ipa Binti La Kusere, tengah beraktivitas menjahit di lantai bawah. Tiba-tiba, suasana panik pecah setelah sang anak berteriak dari lantai dua, memberi tahu bahwa api telah muncul di dalam kamar.
Tanpa berpikir panjang, Wa Ipa langsung bergegas naik ke lantai atas. Betapa terkejutnya ia saat mendapati api telah membakar springbed di dalam kamar tidur dan mulai membesar.
Dalam kondisi panik, ia sempat berusaha menyelamatkan barang tersebut dengan mengeluarkannya dari kamar dan mencoba membuangnya melalui jendela depan lantai dua. Namun upaya itu tak mampu menghentikan amukan api yang terus membesar.
Kapolsek Watopute, IPDA Anwar Sukma, menjelaskan bahwa api dengan cepat menjalar ke seluruh bagian lantai dua karena konstruksi bangunan yang didominasi material kayu.
“Api dengan cepat membesar karena lantai dua terbuat dari papan. Warga sempat membantu memadamkan dengan alat seadanya, namun api sudah tidak terkendali,” ungkapnya.
Warga sekitar berbondong-bondong datang membantu, berusaha menyelamatkan barang-barang yang masih bisa dievakuasi. Namun derasnya kobaran api membuat upaya tersebut tidak maksimal.
Tak lama kemudian, tim pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan penyiraman intensif hingga akhirnya api berhasil dipadamkan.
Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh ulah anak pemilik rumah yang bermain korek api di lantai dua. Percikan api diduga menyambar tumpukan kain dan springbed, sehingga mempercepat penyebaran api dalam waktu singkat.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, insiden tersebut meninggalkan kerugian besar bagi pemilik rumah serta menjadi pengingat serius akan bahaya api, terutama di lingkungan rumah dengan material mudah terbakar.
Peristiwa ini pun menjadi peringatan keras bagi masyarakat agar lebih waspada, khususnya di penghujung Ramadan, ketika aktivitas di rumah meningkat dan potensi kelalaian bisa berujung fatal.
Laporan: Redaksi
- Penulis: Olank Zakaria

Saat ini belum ada komentar