Breaking News
light_mode
Trending Tags

Tenan UMKM Eks MTQ Diserbu Pedagang, Andi Sumangerukka Hadapi Lonjakan di Luar Data Awal

  • account_circle Olank Zakaria
  • calendar_month Kam, 23 Apr 2026
  • comment 0 komentar

KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, membeberkan secara terbuka dinamika pembangunan tenan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kawasan eks MTQ. Di balik upaya penataan yang dilakukan pemerintah, muncul tekanan lapangan berupa lonjakan jumlah pedagang yang melampaui data awal.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara pada dasarnya mengambil langkah progresif dengan menata kawasan publik sekaligus memberikan ruang usaha yang lebih layak bagi pelaku UMKM. Kebijakan pembangunan tenan menjadi representasi keberpihakan pemerintah terhadap sektor ekonomi rakyat, khususnya pedagang kaki lima yang selama ini beroperasi secara informal.

Gubernur menjelaskan, gagasan tersebut tidak lahir secara sepihak, melainkan melalui komunikasi langsung dengan para pedagang sekitar enam bulan lalu. Dalam dialog tersebut, para pelaku usaha menyampaikan harapan agar difasilitasi untuk dapat berjualan secara tertib di dalam kawasan MTQ yang telah ditata.

“Ini berangkat dari aspirasi mereka sendiri. Pemerintah hadir menjawab kebutuhan itu dengan menyiapkan fasilitas yang lebih layak,” ujar Gubernur pada awak media suaraempatpilar.com, Kamis (23/4/2026).

Sebagai langkah awal, pemerintah melakukan pendataan administratif guna memastikan transparansi dan mencegah potensi praktik percaloan atau penyalahgunaan identitas. Dari proses tersebut, hanya sekitar 50 pedagang yang terverifikasi secara resmi.

Namun dalam perspektif kebijakan publik, pemerintah tidak berhenti pada angka tersebut. Sebagai bentuk antisipasi sekaligus keberpihakan terhadap pertumbuhan ekonomi mikro, pemerintah justru menyiapkan hingga 100 unit tenan.

“Kita tidak ingin ada yang tidak terakomodasi. Karena itu disiapkan dua kali lipat dari data awal,” jelasnya.

Langkah ini memperlihatkan peran negara sebagai fasilitator ekonomi, yang tidak hanya menata tetapi juga membuka ruang ekspansi bagi pelaku usaha kecil. Akan tetapi, di sisi lain, kebijakan ini justru memicu dinamika baru di lapangan.

Setelah tenan tersedia, jumlah pedagang yang ingin masuk terus bertambah, bahkan di luar data awal yang telah diverifikasi. Fenomena ini menggambarkan tingginya tekanan ekonomi di tingkat akar rumput, di mana akses terhadap ruang usaha formal menjadi kebutuhan mendesak bagi banyak pelaku usaha.

“Kita sudah siapkan berdasarkan data. Tapi realitas di lapangan, jumlahnya terus bertambah. Ini yang harus kita kelola dengan baik,” ungkap Gubernur.

Dalam konteks politik-ekonomi, situasi ini mencerminkan tarik-menarik antara kapasitas kebijakan pemerintah dengan realitas sosial-ekonomi masyarakat. Di satu sisi, pemerintah berupaya menjaga ketertiban, legalitas, dan tata kelola aset daerah. Namun di sisi lain, terdapat dorongan kuat dari masyarakat ekonomi bawah yang membutuhkan akses terhadap sumber penghidupan.

Persoalan lain yang turut menjadi sorotan adalah terkait rencana penetapan tarif sewa tenan. Gubernur menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan resmi mengenai besaran biaya yang harus dibayarkan pedagang.

Ia bahkan secara tegas mengingatkan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) agar tidak mengambil langkah sepihak dalam menentukan tarif tanpa melalui kesepakatan bersama.

“Jangan sampai ada keputusan sepihak. Harus duduk bersama pedagang, cari angka yang paling adil,” tegasnya.

Pernyataan ini menunjukkan upaya pemerintah menjaga keseimbangan antara fungsi ekonomi dan aspek sosial dalam pengelolaan aset daerah. Di satu sisi, penerapan sewa merupakan konsekuensi administratif untuk mendukung operasional dan pemeliharaan kawasan. Namun di sisi lain, pemerintah dituntut untuk tetap sensitif terhadap kemampuan ekonomi pelaku UMKM.

Kebijakan tenan eks MTQ pada akhirnya menjadi cermin bagaimana pemerintah daerah memainkan peran ganda: sebagai regulator yang menjaga keteraturan, sekaligus sebagai fasilitator yang mendorong pertumbuhan ekonomi rakyat.

Menutup keterangannya, Gubernur menegaskan bahwa seluruh dinamika ini akan dikelola melalui pendekatan dialogis dan partisipatif, agar kebijakan yang dihasilkan tidak hanya tertib secara administratif, tetapi juga adil secara sosial.

“Yang kita inginkan adalah solusi bersama. Pemerintah hadir, tapi masyarakat juga harus terlibat dalam menentukan arah kebijakan,” pungkasnya.

Laporan: Redaksi

Tenan UMKM Eks MTQ Diserbu Pedagang, Andi Sumangerukka Hadapi Lonjakan di Luar Data Awal
  • Penulis: Olank Zakaria

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polresta Kendari Ungkap 21 Paket Sabu, Seorang Petani Diamankan photo_camera 1

    Polresta Kendari Ungkap 21 Paket Sabu, Seorang Petani Diamankan

    • calendar_month Jum, 10 Apr 2026
    • account_circle Suara Empat Pilar
    • visibility 158
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Satuan Reserse Narkoba Polresta Kendari kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah Kota Kendari. Seorang pria berinisial LA OMS (32), yang diketahui berprofesi sebagai petani, berhasil diamankan bersama puluhan paket narkotika jenis sabu siap edar. Penangkapan dilakukan pada Rabu, 8 April 2026 sekitar pukul 12.50 WITA di Jalan Padat […]

  • Gempa Konawe Hari Ini Akibat Sesar Lawanopo, Dua Kali Guncang Sultra photo_camera 1

    Gempa Konawe Hari Ini Akibat Sesar Lawanopo, Dua Kali Guncang Sultra

    • calendar_month Ming, 8 Mar 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 204
    • 0Komentar

    KONAWE | SUARAEMPATPILAR.com – Dua kali gempa bumi mengguncang wilayah Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Minggu (8/3/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan guncangan tersebut bersumber dari aktivitas Sesar Lawanopo yang masih aktif. Gempa pertama terjadi dini hari pukul 05.59 Wita dengan magnitudo 4,3, disusul gempa kedua pukul 08.50 Wita berkekuatan magnitudo 3,9. […]

  • May Day 2026 di Kendari Kondusif, 694 Personel Polda Sultra Amankan Perayaan Buruh photo_camera 1

    May Day 2026 di Kendari Kondusif, 694 Personel Polda Sultra Amankan Perayaan Buruh

    • calendar_month Jum, 1 Mei 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 131
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Peringatan Hari Buruh Internasional atau Hari Buruh Internasional di Sulawesi Tenggara berlangsung aman dan tertib. Momentum yang dipusatkan di Lapangan Eks MTQ Kota Kendari, Jumat (1/5/2026), dikemas dalam suasana kebersamaan melalui kegiatan bertajuk May Day Fiesta. Sebanyak 694 personel dari Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara dikerahkan untuk mengawal jalannya kegiatan. Pengamanan ini […]

  • Membangun Isu Evaluasi Gubernur Sultra, Penggagasnya Ternyata Eks TNI yang Dipecat Tidak Hormat karena Kasus Pembunuhan Petani photo_camera 1

    Membangun Isu Evaluasi Gubernur Sultra, Penggagasnya Ternyata Eks TNI yang Dipecat Tidak Hormat karena Kasus Pembunuhan Petani

    • calendar_month Rab, 24 Des 2025
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 527
    • 0Komentar

    KENDARI | Suara Empat Pilar. com – Pernyataan kuasa hukum Ruslan Buton yang menyebut kliennya dipecat dari institusi Tentara Nasional Indonesia (TNI) akibat penolakan terhadap tenaga kerja asing (TKA) asal China dinilai sebagai narasi pengalihan isu yang tidak berdasar dan bertentangan dengan fakta hukum. Beredar sebuah unggahan di media sosial Instagram yang menyebut mantan anggota […]

  • Pantai Nambo Diserbu Wisatawan, Pemprov Sultra Dorong Pariwisata Berkualitas photo_camera 1

    Pantai Nambo Diserbu Wisatawan, Pemprov Sultra Dorong Pariwisata Berkualitas

    • calendar_month Kam, 2 Apr 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 197
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara melalui sektor pariwisata terus mendorong peningkatan kualitas destinasi wisata sebagai bagian dari penguatan ekonomi daerah. Tren positif tersebut tercermin dari tingginya jumlah kunjungan wisatawan ke Pantai Nambo, Kota Kendari, selama periode libur Idulfitri 2026. Berdasarkan data dari Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Kendari, tercatat sebanyak 5.721 […]

  • Harmoni Sultra 2026 Digelar di Kendari, Target 85 Ribu Pengunjung photo_camera 1

    Harmoni Sultra 2026 Digelar di Kendari, Target 85 Ribu Pengunjung

    • calendar_month Rab, 4 Mar 2026
    • account_circle La Ode Zailudin
    • visibility 338
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara resmi mematangkan persiapan pelaksanaan Harmoni Sultra 2026 yang akan digelar pada 24–27 April 2026 di Kota Kendari. Event tahunan bertema “Produktif untuk Sultra Sejahtera” ini diproyeksikan menjadi magnet kunjungan wisata sekaligus penggerak ekonomi daerah melalui kolaborasi lintas sektor. Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara, Dr. M. Ridwan […]

expand_less