Gubernur Sultra Lepas 37 Petugas Haji 2026, Siap Layani 2.078 Jemaah ke Tanah Suci
- account_circle Suara Empat Pilar
- calendar_month 5 jam yang lalu
- visibility 3
- comment 0 komentar

KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, secara resmi melepas 37 Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi. Para petugas ini akan mendampingi 2.078 jemaah haji asal Sultra sejak keberangkatan hingga kembali ke Tanah Air.
Prosesi pelepasan berlangsung di Ruang Pola Kantor Gubernur Sultra, Kamis (30/4/2026), sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat kualitas pelayanan haji, mulai dari pendampingan ibadah, layanan kesehatan, hingga kenyamanan jemaah selama berada di Tanah Suci.
Dalam arahannya, Gubernur menegaskan bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan spiritual biasa, melainkan rukun Islam kelima yang menuntut kesiapan menyeluruh—baik dari jemaah maupun para petugas yang melayani.
Ia mengingatkan bahwa peran petugas haji memiliki nilai ibadah yang tinggi, karena menempatkan pelayanan kepada jemaah sebagai prioritas utama dibandingkan kepentingan pribadi.
“Petugas haji harus mengutamakan pelayanan. Membantu jemaah adalah bagian dari ibadah itu sendiri. Jalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan dedikasi,” tegasnya.
Gubernur juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan, kekompakan, serta sinergi antarpetugas, terutama dalam menghadapi dinamika pelayanan di lapangan, baik dalam kloter utuh maupun kloter gabungan. Ia mengingatkan agar pelayanan diberikan secara maksimal tanpa membedakan asal jemaah.
“Apapun kloternya, baik dari daerah sendiri maupun daerah lain, tetap harus dilayani dengan maksimal. Ini adalah amanah yang harus dijalankan sepenuh hati,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, Gubernur berharap seluruh rangkaian penyelenggaraan ibadah haji tahun ini berjalan lancar, aman, dan sukses, serta seluruh jemaah dapat menunaikan ibadah dengan khusyuk dan kembali sebagai haji yang mabrur.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sultra, Muhammad Lalan Jaya, dalam laporannya mengungkapkan bahwa kuota jemaah haji Indonesia tahun 1447 H/2026 mencapai 221.000 orang.
Dari jumlah tersebut, Sulawesi Tenggara mendapatkan alokasi 2.078 jemaah yang terbagi dalam lima kloter utuh dan dua kloter gabungan. Seluruh jemaah akan didampingi oleh 37 petugas PPIH yang telah melalui proses seleksi ketat.
Komposisi petugas meliputi 5 Ketua Kloter, 6 Pembimbing Ibadah, 10 Petugas Haji Daerah, 4 Petugas Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah, serta 12 Tenaga Kesehatan Haji Indonesia.
Menurutnya, para petugas tidak hanya menjalankan fungsi teknis, tetapi juga membawa nama baik daerah dan bangsa di kancah internasional.
“Petugas adalah duta bangsa dan daerah. Kami berharap mereka mampu memberikan pelayanan terbaik dengan pendekatan humanis, profesional, dan penuh kesabaran,” ungkapnya.
Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimda Sultra, Wakil Ketua DPRD Sultra, Plh Sekda Sultra, Ketua Nahdlatul Ulama Sultra, serta para kepala kantor Kementerian Haji dan Umrah kabupaten/kota se-Sultra.
Pelepasan ini menjadi penegasan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dalam memastikan setiap jemaah mendapatkan layanan optimal, sehingga pelaksanaan ibadah haji tahun ini tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga memberi pengalaman spiritual yang aman dan nyaman bagi seluruh jemaah.
Laporan: Redaksi
- Penulis: Suara Empat Pilar
- Editor: Olank Zakaria

Saat ini belum ada komentar