Bonus Atlet PON Beladiri 2025 Cair Transparan, Pemprov Sultra Transfer Rp310 Juta
- account_circle Suara Empat Pilar
- calendar_month 5 jam yang lalu
- visibility 3
- comment 0 komentar

KENDARI | SIUARAEMPATPILAR.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara melalui Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Tenggara memastikan penyaluran bonus bagi atlet berprestasi berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. Sebanyak sembilan atlet peraih medali pada ajang PON Beladiri 2025 telah menerima bonus yang ditransfer langsung ke rekening masing-masing tanpa perantara, Kamis (30/4/2026).
Total bonus yang digelontorkan mencapai Rp310 juta. Skema transfer langsung ini menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan publik, khususnya di sektor olahraga, dengan menjamin kepastian, kecepatan, serta keterbukaan dalam penyaluran hak atlet.
Sekretaris KONI Sultra, Laode Sawali, menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, atas realisasi bonus tersebut. Ia menilai kebijakan ini mencerminkan keseriusan pemerintah daerah dalam memberikan penghargaan kepada atlet yang telah mengharumkan nama Sultra di tingkat nasional.
“Realisasi bonus ini bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi juga energi baru bagi atlet untuk terus meningkatkan capaian prestasi ke depan,” ujarnya.
Senada, Bendahara KONI Sultra, Albert Rokky Palulungan, menjelaskan bahwa anggaran bonus bersumber dari dana hibah Pemprov Sultra tahun anggaran 2026 yang telah disusun melalui mekanisme perencanaan sesuai regulasi terbaru.
Menurutnya, proses penganggaran kini mengharuskan penyusunan rencana anggaran biaya (RAB) secara rinci sebelum memperoleh persetujuan pemerintah daerah. “Setelah disahkan pada 17 April, kami langsung menuntaskan administrasi sehingga bonus dapat segera ditransfer ke rekening atlet,” jelasnya.
Dalam skema pembagian, atlet peraih medali perak menerima Rp50 juta, sementara peraih medali perunggu memperoleh Rp30 juta. Dari total penerima, dua atlet sukses meraih medali perak dan tujuh lainnya membawa pulang medali perunggu.
Salah satu penerima bonus, Muhammad Muliadi, mengaku bersyukur atas perhatian pemerintah daerah. Ia juga mengapresiasi dukungan pembinaan dari Ketua KONI Sultra, Andi Ady Aksar.
“Alhamdulillah, bonus ini sangat membantu dan menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berlatih dan meraih prestasi yang lebih tinggi,” ungkapnya.
Adapun daftar penerima bonus berasal dari sejumlah cabang olahraga. Dari taekwondo, Muhammad Muliadi meraih perak, sementara Iluh Sinta Sundariasih dan Masyuri Wardani N. meraih perunggu. Cabang sambo menyumbang nama Muh. Jodi Setiawan T dan Yahya Muhammad (perunggu). Dari pencak silat, Harya Alimin dan Nur Khafifah Rozalddin juga meraih perunggu. Sementara cabang shorinji kempo diwakili Aldi Gunawan (perunggu) dan Achmad Djildan yang menyumbangkan medali perak.
Penyaluran bonus secara langsung ini diharapkan menjadi standar baru dalam tata kelola pembinaan olahraga di Sulawesi Tenggara lebih profesional, transparan, dan berorientasi pada peningkatan prestasi atlet secara berkelanjutan.
Laporan: Redaksi
- Penulis: Suara Empat Pilar
- Editor: Olank Zakaria

Saat ini belum ada komentar