Breaking News
light_mode
Trending Tags

IPW Soroti Kenaikan Pangkat Perwira Terlibat Kasus Sambo: “Indikasi Silent Blue Code di Tubuh Polri”

  • account_circle Kontributor Olank Zakaria
  • calendar_month Sen, 8 Des 2025
  • comment 0 komentar

SuaraEmpatPilar.Com JAKARTA – Indonesia Police Watch (IPW) kembali menyoroti kebijakan internal Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) setelah sejumlah perwira yang sebelumnya terlibat kasus obstruction of justice dalam perkara pembunuhan Brigadir J oleh Ferdy Sambo kembali diaktifkan bahkan mendapat promosi jabatan. IPW menilai langkah tersebut berpotensi melemahkan kepercayaan publik sekaligus membuka ruang munculnya praktik silent blue code di tubuh Polri.

Ketua IPW, Sugeng Teguh Santoso, menyampaikan kritik kerasnya dalam keterangan resmi. Ia menilai sejumlah perwira yang pernah dijatuhi sanksi etik kini justru menduduki jabatan strategis, bahkan ada yang mendapatkan kenaikan pangkat menjadi jenderal bintang satu.

Sorotan Utama IPW:

1. Dugaan Rehabilitasi Ilegal

IPW menemukan pola bahwa anggota Polri yang terseret pelanggaran etik direhabilitasi secara “ilegal” setelah masa sanksinya selesai dan atensi publik mereda. Hal ini disebut bisa mengaburkan pesan moral dari penegakan disiplin internal.

2. Indikasi Silent Blue Code

Sugeng menyebut promosi terhadap para perwira bermasalah sebagai bentuk silent blue code—norma tidak tertulis yang membuat sesama aparat saling melindungi, bahkan memberikan reward setelah menjalani sanksi.

3. Potensi Diskriminasi Karier

IPW menilai promosi tersebut dapat memicu kecemburuan dan ketidakadilan di internal kepolisian. Anggota yang berprestasi namun tidak memiliki “rekam jejak masalah” bisa merasa tersisihkan oleh kebijakan ini.

4. Desakan Transparansi

IPW meminta Polri mempublikasikan dasar pertimbangan promosi, termasuk membuka putusan kode etik agar dapat diawasi secara luas oleh publik.

Daftar Perwira yang Dipromosikan.
Sejumlah nama yang disorot IPW karena kembali mendapat jabatan setelah terlibat dalam kasus Sambo antara lain:

Kombes Budhi Herdi Susianto – eks Kapolres Metro Jakarta Selatan, kini menjabat Karowatpers SSDM Polri dan naik pangkat menjadi Brigjen Polisi.

Kompol Chuck Putranto – mendapatkan kenaikan pangkat menjadi AKBP dan ditempatkan sebagai Pamen Polda Metro Jaya.

Kombes Murbani Budi Pitono, Kombes Susanto, Kombes Denny Setia Nugraha Nasution, serta AKBP Handik Zusen juga memperoleh jabatan baru usai menyelesaikan sanksi etik.

Respons Polri: Sesuai Mekanisme Wanjakti.
Menanggapi kritik tersebut, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Sandi Nugroho menegaskan bahwa seluruh proses promosi dan kenaikan pangkat dilakukan melalui mekanisme rapat Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi (Wanjakti).

“Itu kebijakan pimpinan dalam memberikan reward maupun punishment berdasarkan rapat Wanjakti. Dari hasil rapat itulah diputuskan seseorang bisa mendapatkan penghargaan atau hukuman,” ujar Sandi.

Polri menyebut bahwa para perwira yang dipromosikan telah menjalani seluruh sanksi etik sesuai putusan. Setelah sanksi selesai dan anggota kembali menunjukkan kinerja baik, mereka dapat dipertimbangkan kembali dalam sistem promosi sebagaimana ketentuan yang berlaku.

Publik Diminta Tetap Mengawasi
Meski Polri menyatakan keputusan tersebut sesuai mekanisme, IPW menilai institusi harus berhati-hati agar kebijakan promosi tidak menimbulkan persepsi publik bahwa Polri mengabaikan nilai integritas. IPW mengingatkan bahwa rekam jejak para perwira dalam kasus besar seperti pembunuhan Brigadir J tetap menjadi catatan sensitif yang perlu dikelola secara transparan.

(Redaksi)

IPW Soroti Kenaikan Pangkat Perwira Terlibat Kasus Sambo: “Indikasi Silent Blue Code di Tubuh Polri”
  • Penulis: Kontributor Olank Zakaria

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Andi Sumangerukka Salurkan Ratusan Alsintan untuk Petani Sultra, Dorong Produktivitas Pertanian 2026 photo_camera 1

    Gubernur Andi Sumangerukka Salurkan Ratusan Alsintan untuk Petani Sultra, Dorong Produktivitas Pertanian 2026

    • calendar_month Sen, 6 Apr 2026
    • account_circle Suara Empat Pilar
    • visibility 230
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, terus memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan Kementerian Pertanian Republik Indonesia guna mendorong percepatan pembangunan sektor pertanian di tengah keterbatasan anggaran daerah. Upaya tersebut membuahkan hasil dengan diguyurkannya ratusan alat dan mesin pertanian (alsintan) bagi petani di Sultra. Sepanjang tahun 2025, Sultra memperoleh bantuan alsintan dalam […]

  • Imigrasi Kendari Perkuat Pengawasan WNA di Konsel, Timpora Fokus Deteksi Dini dan Stabilitas Investasi photo_camera 1

    Imigrasi Kendari Perkuat Pengawasan WNA di Konsel, Timpora Fokus Deteksi Dini dan Stabilitas Investasi

    • calendar_month Kam, 12 Feb 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 235
    • 0Komentar

    KONSEL | SUARAEMPATPILAR.com — Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kendari memperkuat pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas warga negara asing (WNA) melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis (12/2/2026). Langkah ini menjadi bagian dari strategi nasional penguatan pengawasan lintas sektor di daerah, seiring meningkatnya mobilitas […]

  • Kapolri dan Menhut Bentuk Satgas Gabungan, Telusuri Temuan Kayu Yang Diduga Akibatkan Bencana di Aceh dan Sumatera

    Kapolri dan Menhut Bentuk Satgas Gabungan, Telusuri Temuan Kayu Yang Diduga Akibatkan Bencana di Aceh dan Sumatera

    • calendar_month Sab, 6 Des 2025
    • account_circle Kontributor LaOde Zailudin
    • visibility 430
    • 0Komentar

    Suara Empat Pilar com. Jakarta – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menggelar doorstop usai audiensi di Gedung Utama Mabes Polri, Kamis malam (4/12/2025). Pertemuan tersebut membahas penanganan temuan kayu yang diduga menjadi salah satu faktor terjadinya kerusakan infrastruktur dan korban jiwa akibat bencana di Aceh, Sumatera, dan Sumatera […]

  • Kejahatan Seksual di Kolaka: Terancam Badik & Direkam 6 Pelaku

    Kejahatan Seksual di Kolaka: Terancam Badik & Direkam 6 Pelaku

    • calendar_month Rab, 3 Jun 2026
    • account_circle Suara Empat Pilar
    • visibility 178
    • 0Komentar

    KOLAKA | SUARAEMPATPILAR.com – Seorang perempuan muda umur 22 tahun menjadi korban kejahatan seksual terencana di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. Korban dipaksa berhubungan badan di bawah ancaman senjata tajam jenis badik, kemudian aksinya direkam oleh dua orang laki-laki. Peristiwa ini dilaporkan korban bersama ibunya, Habiba, ke Polsek Wolo dan didampingi oleh Korwil Tim Reaksi Cepat Perlindungan […]

  • Gubernur LSM LIRA Sultra Tantang Menteri HAM Turun Lapangan: “UU HAM Tak Lebih dari Benda Tumpul” photo_camera 1

    Gubernur LSM LIRA Sultra Tantang Menteri HAM Turun Lapangan: “UU HAM Tak Lebih dari Benda Tumpul”

    • calendar_month Jum, 6 Mar 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 488
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Kementerian Hak Asasi Manusia (KemenHAM) RI menggelar diskusi penguatan kapasitas HAM bagi komunitas di Hotel Ataya Kendari, Kamis (5/3/2026). Acara yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama ini berlangsung hangat setelah Gubernur LSM LIRA Sultra, Asran, melontarkan kritik tajam terkait lemahnya perlindungan hukum bagi masyarakat korban perampasan tanah. Dalam sesi dialog terbuka, Asran […]

  • Martinus Butarbutar: Perubahan Sikap Rismon Sianipar soal Ijazah Jokowi Justru Jadi Bumerang photo_camera 1

    Martinus Butarbutar: Perubahan Sikap Rismon Sianipar soal Ijazah Jokowi Justru Jadi Bumerang

    • calendar_month Sab, 14 Mar 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 179
    • 0Komentar

    JAKARTA | SUARAEMPATPILAR.com – Polemik mengenai isu ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, kembali memanas setelah pengamat Martinus Butarbutar menilai perubahan sikap pakar digital forensik Rismon Hasiholan Sianipar justru berpotensi menjadi bumerang dalam dinamika kasus tersebut. Martinus menyebut perubahan sikap Rismon yang sebelumnya vokal mempertanyakan keaslian ijazah Jokowi namun kemudian menyatakan dokumen tersebut asli, justru […]

expand_less