Pemprov Sultra Tegaskan Penataan MTQ Kendari, UMKM Tetap Bisa Berjualan
- account_circle Olank Zakaria
- calendar_month Rab, 22 Apr 2026
- visibility 62
- comment 0 komentar

KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menegaskan bahwa kebijakan sterilisasi dan penataan di kawasan MTQ Kendari bukan bentuk pelarangan terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kebijakan tersebut merupakan langkah strategis untuk menciptakan kawasan yang tertib, nyaman, dan representatif menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Sultra.
Kepala Dinas Kominfo Sultra, Andi Syahrir, mengatakan bahwa penataan dilakukan demi memastikan seluruh rangkaian kegiatan HUT Sultra berjalan lancar tanpa mengabaikan kepentingan pelaku UMKM.
“Jangan disalahartikan seolah-olah pemerintah tidak memberi ruang. Justru kita ingin menata agar UMKM bisa berjualan dengan lebih rapi dan nyaman,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).
Ia menegaskan, setelah tahap sterilisasi selesai, aktivitas perdagangan akan kembali dibuka dengan sistem yang lebih terorganisir dan tertib.
Menurutnya, Pemprov Sultra memahami bahwa momentum HUT daerah akan menarik banyak pelaku usaha, termasuk pedagang baru. Oleh karena itu, penataan menjadi penting agar aktivitas ekonomi tetap berjalan tanpa mengganggu ketertiban kawasan.
“Kami tetap memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk berjualan. Prinsipnya, semua diakomodasi, tetapi harus tertib dan sesuai aturan,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kawasan MTQ Kendari saat ini memasuki tahap krusial persiapan. Berbagai aktivitas seperti pembangunan dekorasi, pengisian tenant, serta penataan booth tengah berlangsung intensif.
Kondisi tersebut membuat area venue utama perlu dibatasi sementara dari aktivitas umum guna memastikan proses persiapan berjalan optimal.
“Area venue utama sudah mulai padat aktivitas. Tenant dan booth sedang dalam proses dekorasi, sehingga perlu dilakukan sterilisasi agar proses persiapan berjalan lancar,” jelasnya.
Sterilisasi juga dilakukan untuk memastikan kelancaran distribusi logistik yang mulai masuk ke kawasan, sekaligus menjaga kebersihan lingkungan pascakegiatan kerja bakti (korve) oleh pihak terkait.
Pemprov Sultra berharap penataan ini dapat mendukung kesuksesan pelaksanaan HUT Sultra sekaligus memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM, dengan tetap mengedepankan ketertiban dan kenyamanan kawasan.
Laporan: Redaksi
- Penulis: Olank Zakaria

Saat ini belum ada komentar