Siaga Satu! KPP Kendari “Kepung” Titik Rawan Demi Keamanan Libur Nataru 2025/2026
- account_circle Kontributor Olank Zakaria
- calendar_month Ming, 21 Des 2025
- comment 0 komentar
SuaraEmpatPilar.Com, KENDARI – Menghadapi “ledakan” mobilitas masyarakat pada libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari resmi menetapkan status Siaga Satu SAR. Langkah ini diambil untuk memastikan Sulawesi Tenggara tetap aman di tengah lonjakan pemudik dan ancaman cuaca ekstrem.
119 Juta Orang Bergerak, Basarnas Pasang Badan
Berdasarkan data survei nasional, diperkirakan sebanyak 119,5 juta orang atau sekitar 42,01% penduduk Indonesia akan melakukan perjalanan akhir tahun ini. Angka ini naik 2,71% dari tahun lalu, yang berarti potensi kemacetan, kecelakaan transportasi, hingga kedaruratan di lokasi wisata meningkat drastis.
Kondisi ini semakin menantang dengan adanya peringatan dari BMKG mengenai puncak musim hujan yang diprediksi jatuh pada Desember 2025 hingga Januari 2026. Fenomena banjir rob dan cuaca ekstrem menjadi ancaman nyata bagi keselamatan transportasi laut dan wisata bahari.
Kekuatan Penuh: Ratusan Personel & Alutista Canggih
Kepala KPP Kendari, Amiruddin AS, menegaskan bahwa seluruh unsur SAR kini dalam kondisi siaga penuh selama 19 hari (19 Desember 2025 – 5 Januari 2026).
“Kami mengerahkan seluruh daya yang ada. Sebanyak 149 personel internal KPP Kendari diperkuat oleh 544 personel potensi SAR yang tersebar di seluruh titik strategis Sultra,” ungkap Amiruddin.
Untuk mendukung pergerakan cepat, Basarnas telah menyiagakan “benteng pertahanan” peralatan yang mumpuni:
- Matra Air: Kapal SAR, RIB (Rigid Inflatable Boat), perahu karet, hingga Jet Ski untuk penyelamatan cepat.
- Matra Darat: Rescue car, ambulans, ATV, motor trail, hingga truk personel.
- Peralatan Khusus: Alat penyelaman, peralatan medis darurat, dan perlengkapan keselamatan standar internasional.
Titik Fokus: Dari Pelabuhan hingga Destinasi Wisata
Basarnas tidak hanya menunggu laporan, tetapi aktif melakukan pemantauan di titik-titik krusial yang meliputi wilayah Kendari, Kolaka, Baubau, Wakatobi, Konawe Utara, hingga Muna.
Fokus utama Siaga Satu ini meliputi:
- Gerbang Transportasi: Bandara, pelabuhan penyeberangan, dan terminal angkutan darat.
- Objek Wisata: Kawasan pantai dan destinasi liburan yang menjadi magnet massa.
- Zona Rawan Bencana: Antisipasi banjir, tanah longsor, dan gelombang tinggi akibat cuaca buruk.
Komitmen Negara: Cepat, Tepat, Selamat
Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, Kepala Basarnas RI, menginstruksikan seluruh jajarannya untuk tidak lengah. Siaga SAR Khusus ini adalah wujud nyata hadirnya negara dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Dengan sinergi kuat antara TNI-Polri, Pemerintah Daerah, dan instansi terkait, KPP Kendari berkomitmen untuk merespons setiap keadaan darurat dengan prinsip Quick Response. Harapannya, masyarakat Sultra bisa merayakan momen pergantian tahun dengan aman, nyaman, dan selamat sampai kembali ke rumah.
(Tim Redaksi)
- Penulis: Kontributor Olank Zakaria

Saat ini belum ada komentar