Breaking News
light_mode
Trending Tags

Stadion Mini Molawe Rp 9,6 Miliar Disorot: Papan Proyek Tak Transparan, Pasir Laut Dipakai untuk Plesteran, Potensi Penyimpangan Anggaran Menguat

  • account_circle Olank Zakaria
  • calendar_month Sel, 23 Des 2025
  • visibility 485
  • comment 0 komentar

KONUT | Suara Empat Pilar. com
Proyek pembangunan Stadion Mini Lapangan Kecamatan Molawe, Kabupaten Konawe Utara, dengan nilai anggaran Rp9.618.800.000, kini berada di bawah sorotan tajam publik. Dewan Pimpinan Wilayah LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Sulawesi Tenggara mengungkap serangkaian temuan serius yang mengindikasikan pelanggaran keterbukaan informasi, penyimpangan teknis konstruksi, hingga potensi tindak pidana korupsi. Temuan ini bukan sekadar persoalan administratif, melainkan menyangkut keselamatan bangunan publik dan potensi kerugian keuangan negara.

Papan Proyek Tak Transparan: Hak Publik Diduga Sengaja Dikebiri

LSM LIRA menemukan bahwa papan informasi proyek tidak dipasang secara layak dan strategis. Papan berukuran kecil, tidak terawat, serta ditempatkan jauh dari lokasi proyek dan jalan utama, padahal lokasi pembangunan stadion berada di kawasan yang mudah dijangkau publik.

Lebih mencolok lagi, papan proyek tersebut tidak mencantumkan sumber anggaran, apakah berasal dari APBD atau APBN (DAU atau DAK). Padahal, proyek ini dibiayai uang negara dalam jumlah besar.

Papan Informasi Proyek yang dibiarkan degeletak di tanah dan ditempatkan jauh dari lokasi proyek

Menurut Asran, tindakan ini secara terang melanggar Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, yang mewajibkan setiap badan publik dan pelaksana proyek pemerintah membuka informasi dasar proyek kepada masyarakat.

“Ketika sumber anggaran tidak dicantumkan, publik berhak curiga. Ini membuka ruang dugaan proyek siluman,” ujarnya kepada Suara Empat Pilar. com

Dugaan Penyimpangan Teknis: Pasir Laut Digunakan Aroma Penyelewengan Tercium

Investigasi LSM LIRA berlanjut pada aspek teknis pekerjaan. Di lapangan ditemukan indikasi kuat bahwa material pasir laut digunakan sebagai bahan plesteran. Fakta ini diperkuat oleh pengakuan salah satu tukang proyek, yang menyebut pasir laut digunakan tanpa proses pencucian terlebih dahulu.

Saat dikonfirmasi, pengawas internal CV YAMA SURYA selaku kontraktor pelaksana juga menyatakan bahwa pasir sungai tidak digunakan karena bercampur tanah dan dianggap tidak “melengket”, sehingga dipilih pasir laut.

Spesifikasi Kontrak Jadi Kunci Pelanggaran

Menurut LSM LIRA, letak utama dugaan pelanggaran bukan semata pada jenis material, melainkan pada kesesuaian antara kontrak, realisasi pekerjaan dan pembayaran anggaran.

Jika dalam Rencana Kerja dan Syarat (RKS) atau spesifikasi teknis kontrak mensyaratkan pasir kali, namun di lapangan digunakan pasir laut yang jauh lebih murah tanpa adendum atau persetujuan perubahan pekerjaan, maka tindakan tersebut merupakan pelanggaran administrasi dan teknis.

Penggunaan Pasir Laut Tanpa Dicuci

LSM LIRA juga menyoroti lemahnya pengawasan dari instansi teknis, khususnya Dinas Olahraga Kabupaten Konawe Utara, yang seharusnya memastikan setiap tahapan pekerjaan sesuai spesifikasi teknis dan kontrak.

“Dengan anggaran hampir Rp10 miliar, kelalaian seperti ini tidak bisa dianggap wajar. Negara tidak boleh kalah oleh pembiaran,” kata Asran pada media Suara Empat Pilar (23/12/25).

Masuk Ranah Pidana: Indikasi Korupsi Mulai Terbaca

Asran menegaskan, jika benar terjadi penurunan mutu material, pelanggaran spesifikasi teknis, serta minimnya transparansi anggaran, maka kasus ini tidak lagi berhenti pada sanksi administrasi.

LSM LIRA merujuk pada:

Gubernur LIRA Sultra, Asran Melakukan Investigasi Langsung ke lokasi Proyek

Menurutnya, penggunaan material tidak sesuai standar pada proyek bernilai miliaran rupiah dapat dikualifikasikan sebagai pengurangan mutu pekerjaan (quality reduction), yang kerap menjadi modus korupsi sektor konstruksi.

LSM LIRA Siap Laporkan ke Aparat Penegak Hukum

Sebagai lembaga penggiat anti-korupsi, LSM LIRA Sultra menegaskan tidak akan berhenti pada pernyataan publik. Seluruh temuan lapangan tengah disiapkan untuk dilaporkan ke aparat penegak hukum dan lembaga pengawas negara.

(Laporan: Tim Redaksi)

Stadion Mini Molawe Rp 9,6 Miliar Disorot: Papan Proyek Tak Transparan, Pasir Laut Dipakai untuk Plesteran, Potensi Penyimpangan Anggaran Menguat
  • Penulis: Olank Zakaria

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Sultra Dikaitkan Kasus Umrah Terlantar, Visioner Indonesia Sebut Narasi Berlebihan photo_camera 1

    Gubernur Sultra Dikaitkan Kasus Umrah Terlantar, Visioner Indonesia Sebut Narasi Berlebihan

    • calendar_month Rab, 18 Feb 2026
    • account_circle La Ode Zailudin
    • visibility 216
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com — Polemik pemberitaan mengenai jemaah umrah asal Kota Kendari yang dilaporkan terlantar di Madinah, Arab Saudi, menuai respons keras dari berbagai pihak. Sejumlah narasi dinilai mulai kehilangan proporsionalitas karena mencoba menyeret nama Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) seolah-olah persoalan tersebut merupakan tanggung jawab personal kepala daerah tingkat provinsi. Sekretaris Jenderal Visioner Indonesia, Akril […]

  • Kemenkum Sultra Harmonisasi Raperbup Konawe Utara, Atur Pengelolaan Belanja Tidak Terduga photo_camera 1

    Kemenkum Sultra Harmonisasi Raperbup Konawe Utara, Atur Pengelolaan Belanja Tidak Terduga

    • calendar_month Jum, 6 Mar 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 135
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Sulawesi Tenggara melaksanakan rapat harmonisasi Rancangan Peraturan Bupati (Raperbup) Kabupaten Konawe Utara terkait Tata Cara Penganggaran, Pelaksanaan dan Penatausahaan, Pertanggungjawaban dan Pelaporan serta Monitoring dan Evaluasi Belanja Tidak Terduga, Kamis (5/3/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di lingkungan Kanwil Kemenkum Sultra dan dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Kabupaten Konawe […]

  • Flying Board Gubernur Andi Sumangerukka Jadi Sorotan di HUT Sultra ke-62 Bokori photo_camera 1

    Flying Board Gubernur Andi Sumangerukka Jadi Sorotan di HUT Sultra ke-62 Bokori

    • calendar_month Ming, 26 Apr 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 63
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Aksi spektakuler ditunjukkan Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, saat melakukan atraksi flying board di perairan Pulau Bokori dalam rangka HUT ke-62 Sultra, Sabtu (25/4/2026). Di hadapan ratusan pengunjung, Gubernur melayang di atas permukaan laut menggunakan papan bertekanan air, menciptakan tontonan yang tidak hanya memacu adrenalin, tetapi juga menjadi simbol kuat promosi […]

  • Pemprov Sultra Gelar Rapat Koordinasi Penguatan Kapasitas Perangkat Daerah Tahun 2025 Berbasis Model Retreat photo_camera 1

    Pemprov Sultra Gelar Rapat Koordinasi Penguatan Kapasitas Perangkat Daerah Tahun 2025 Berbasis Model Retreat

    • calendar_month Rab, 10 Des 2025
    • account_circle Kontributor LaOde Zailudin
    • visibility 373
    • 0Komentar

    SuaraEmpatPilar.Com Kendari – Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, melalui Wakil Gubernur Sultra Ir. Hugua, M.Ling., secara resmi membuka Rapat Koordinasi Penguatan Kapasitas Perangkat Daerah Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2025, yang berlangsung di Aula Asrama C Kantor BPSDM Sultra, Rabu (10/12/2025). Agenda strategis ini akan dilaksanakan selama empat hari, mulai 10–13 Desember […]

  • Gubernur Sultra Dorong Keamanan Siber Bank Sultra, Gandeng BPK RI photo_camera 1

    Gubernur Sultra Dorong Keamanan Siber Bank Sultra, Gandeng BPK RI

    • calendar_month Sab, 11 Apr 2026
    • account_circle Suara Empat Pilar
    • visibility 34
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, menegaskan pentingnya penguatan sistem keamanan siber di sektor perbankan daerah, khususnya pada Bank Sultra, guna meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan keuangan. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan sharing session bersama Anggota VI Badan Pemeriksa Keuangan (BPK RI), Fathan Subchi, yang berlangsung di Gedung Bank Sultra, Sabtu (11/4/2026). […]

  • Menuju Satu Tahun Kepemimpinan ASR: Fondasi Kuat, Keteladanan Moral dan Optimisme Masa Depan Sulawesi Tenggara photo_camera 1

    Menuju Satu Tahun Kepemimpinan ASR: Fondasi Kuat, Keteladanan Moral dan Optimisme Masa Depan Sulawesi Tenggara

    • calendar_month Sab, 3 Jan 2026
    • account_circle Akril Abdilah
    • visibility 405
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.COM – Waktu adalah hakim paling jujur dalam menilai kualitas sebuah kepemimpinan. Ia tidak tunduk pada sorak-sorai, tidak tergoda oleh pencitraan, dan tidak bisa dimanipulasi oleh kata-kata. Menjelang satu tahun masa kepemimpinan Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka (ASR) bersama Wakil Gubernur Hugua, publik berada pada sebuah persimpangan reflektif: menengok capaian yang telah dirajut, […]

expand_less