Gubernur Sultra Hadiri Inaugurasi GP Ansor, Pemuda Jadi Kunci Pembangunan Daerah
- account_circle Kontributor La Ode Zailudin
- calendar_month Sab, 10 Jan 2026
- comment 0 komentar
KENDARI | SUARAEMPATPILAR.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, menghadiri Inaugurasi Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sulawesi Tenggara Masa Khidmat 2025–2029 yang digelar di Hotel Zahra Syariah Kendari, Jumat (9/1/2026).
Kehadiran Gubernur Sultra pada kegiatan tersebut menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dalam memperkuat sinergi dan kemitraan strategis dengan organisasi kepemudaan dan keagamaan. Sinergi ini dinilai penting sebagai bagian dari upaya mendorong pembangunan daerah yang inklusif, berkelanjutan, dan berlandaskan nilai kebangsaan.
Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sumangerukka menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh jajaran pengurus PW GP Ansor Sultra yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa pelantikan kepengurusan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum penting dalam estafet kepemimpinan, pembaruan niat pengabdian, serta penguatan peran organisasi di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.
“Pelantikan ini adalah titik awal pengabdian. GP Ansor tidak hanya menjadi organisasi kaderisasi pemuda, tetapi juga mitra strategis pemerintah dalam melayani umat, menjaga persatuan, dan mendorong kemajuan daerah,” ujar Gubernur.
Gubernur menekankan bahwa pembangunan Sulawesi Tenggara tidak akan berjalan optimal tanpa keterlibatan aktif generasi muda. Menurutnya, GP Ansor memiliki posisi strategis dalam menyiapkan kader pemuda yang tangguh secara fisik, matang secara intelektual, serta kokoh dalam nilai spiritual dan kebangsaan.

Ia juga menyoroti tantangan zaman yang semakin kompleks, mulai dari derasnya arus globalisasi, disrupsi teknologi digital, dinamika perubahan sosial, hingga munculnya ancaman ideologis yang dapat menggerus nilai persatuan dan moderasi beragama.
“Kondisi ini menuntut hadirnya pemuda yang berakhlak mulia, berpandangan moderat, cerdas dalam menyikapi perubahan, serta memiliki wawasan kebangsaan yang kuat,” tegasnya.
Dalam konteks pembangunan daerah, Gubernur menilai GP Ansor Sultra telah memberikan kontribusi nyata, tidak hanya dalam ruang-ruang keagamaan, tetapi juga melalui peran aktif di bidang sosial, kemanusiaan, kebangsaan, dan kebudayaan. Peran tersebut dinilai strategis dalam menjaga harmoni sosial serta memperkokoh persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman masyarakat Sulawesi Tenggara.
Sejalan dengan itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara terus membuka ruang kolaborasi dan kemitraan dengan GP Ansor dalam berbagai program strategis pembangunan daerah. Kerja sama tersebut diarahkan pada:
- Peningkatan kualitas sumber daya manusia, melalui pendidikan kader dan penguatan kepemimpinan pemuda;
- Pengembangan ekonomi umat, khususnya berbasis kewirausahaan, UMKM komunitas, dan ekonomi kreatif;
- Penguatan moderasi beragama, sebagai langkah preventif terhadap ekstremisme, radikalisme, dan intoleransi;
- Pelestarian nilai-nilai budaya lokal, yang sejalan dengan ajaran Islam rahmatan lil ‘alamin;
- Peningkatan kepedulian terhadap lingkungan hidup dan penguatan ketahanan sosial masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran pengurus PW GP Ansor Sultra periode sebelumnya atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian yang telah diberikan bagi organisasi dan masyarakat Sulawesi Tenggara.
“Kepada pengurus yang baru, saya ucapkan selamat berkarya. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan semangat pengabdian demi kemajuan organisasi, Sulawesi Tenggara, dan bangsa Indonesia,” tutup Gubernur.
Laporan: Redakasi
- Penulis: Kontributor La Ode Zailudin

Saat ini belum ada komentar