PIP Rp450 Ribu per Tahun Resmi Diperluas untuk Murid TK, Mulai 2026
- account_circle Olank Zakaria
- calendar_month Sab, 10 Jan 2026
- visibility 156
- comment 0 komentar

KENDARI | SUARAEMPATPILAR.COM – Pemerintah secara resmi akan memperluas sasaran penerima bantuan tunai Program Indonesia Pintar (PIP) hingga ke murid Taman Kanak-Kanak (TK) mulai tahun 2026. Setiap anak penerima di jenjang TK akan mendapatkan dana sebesar Rp450.000 per tahun.
Kebijakan ini diumumkan langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, dalam Rapat Koordinasi dan Konsolidasi Program Prioritas UPT Kemendikdasmen Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) di aula Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Sultra, Jumat malam (9/1/2026).
“Bantuan PIP ini diperuntukkan bagi anak dari keluarga kurang mampu dan harus dimanfaatkan sepenuhnya untuk kepentingan pendidikan,” tegas Abdul Mu’ti, seperti dilansir dari suaraempatpilar.com
Perluasan ini menandai perubahan signifikan, mengingat selama ini PIP hanya diberikan kepada peserta didik jenjang SD, SMP, dan SMA/SMK. Kebijakan baru ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah menjalankan program wajib belajar 13 tahun, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
Mekanisme penyaluran bantuan akan dilakukan langsung ke rekening masing-masing anak penerima. Abdul Mu’ti secara khusus meminta semua pihak untuk mengawasi proses ini guna mencegah penyelewengan.
Ia menyoroti adanya laporan di sejumlah daerah tentang oknum yang mengambil sebagian dana PIP saat proses pencairan di bank. “Sudah tidak mampu, baru masih ada yang tega mengambil, kan itu tega sekali,” ujarnya menegaskan.
Selain perluasan PIP, pemerintah juga menargetkan minimal satu desa memiliki satu TK dalam lima tahun ke depan. Target ini menjadi fondasi pembangunan sumber daya manusia sejak usia dini. Untuk merealisasikannya, Kemendikdasmen telah menjalin kerja sama dengan Kementerian Desa serta berbagai pemangku kepentingan di daerah.
Dengan kebijakan ini, diharapkan akses pendidikan anak usia dini bagi keluarga kurang mampu di Sultra dan seluruh Indonesia dapat semakin terbuka, mendukung peningkatan kualitas generasi penerus bangsa.
Laporan: Redaksi
- Penulis: Olank Zakaria

Saat ini belum ada komentar