Breaking News
light_mode
Trending Tags

Vonis Ijazah Palsu Dipersoalkan, Massa Kepung PN Kendari: Hakim Dinilai Tutup Mata

  • account_circle Olank Zakaria
  • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
  • visibility 267
  • comment 0 komentar

KENDARI | SUARAEMPATPILAR.COM – Putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Kendari yang memvonis Anggota DPRD Kota Kendari, La Ami, dalam perkara dugaan penggunaan ijazah palsu, memicu gelombang perlawanan terbuka. Ratusan orang yang mengatasnamakan pendukung La Ami mengepung PN Kendari, Senin (12/1/2026), menilai vonis tersebut sarat kejanggalan dan jauh dari rasa keadilan.

Aksi unjuk rasa berlangsung panas. Orasi demi orasi menuding proses persidangan hingga pembacaan putusan telah mencederai prinsip objektivitas hukum. Massa menilai majelis hakim lebih mengandalkan bukti administratif semata, sembari mengesampingkan fakta-fakta krusial yang terungkap secara terang di ruang sidang.

Koordinator aksi, Iqbal, menyebut La Ami telah mengikuti proses pendidikan Paket C secara prosedural dan sah. Pernyataan itu, kata dia, bukan klaim sepihak, melainkan diperkuat oleh tiga saksi kunci yang memberikan keterangan di bawah sumpah di hadapan majelis hakim.

“Wa Ndoli, La Ode Tamulu, dan Wa Sumiana dengan tegas menyatakan melihat langsung La Ami mengikuti ujian selama empat hari di SMEA Raha atau SMKN 1 Raha. Fakta ini hidup, nyata, dan disampaikan di persidangan. Tapi anehnya, seolah tidak pernah ada dalam pertimbangan putusan,” tegas Iqbal dalam orasinya yang disambut sorak massa.

Tak berhenti di situ, vonis hakim yang menyebut La Ami menggunakan ijazah atas nama La Ara bin La Midi juga menuai tanda tanya besar. Massa menilai kesimpulan tersebut cacat logika hukum, karena sosok La Ara sama sekali tidak pernah dihadirkan dalam persidangan.

“Ini ironi hukum. Bagaimana mungkin seseorang dinyatakan menggunakan ijazah orang lain, sementara orang yang dituduhkan sebagai pemilik ijazah itu tidak pernah muncul, tidak pernah dikonfrontir, bahkan tidak pernah dibuktikan keberadaannya,” ujar Iqbal lantang.

Lebih jauh, massa mengungkap hasil penelusuran mereka yang menunjukkan nama La Ara bin La Midi tidak tercatat dalam data Dinas Pendidikan maupun Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Muna dan Muna Barat. Fakta ini, menurut mereka, semestinya menjadi pintu masuk pembuktian serius, bukan justru diabaikan begitu saja.

Kekecewaan publik makin memuncak ketika terungkap bahwa permohonan penasihat hukum La Ami agar pihak Dukcapil dihadirkan untuk mengklarifikasi keberadaan La Ara ditolak oleh majelis hakim. Penolakan tersebut dianggap sebagai sinyal kuat adanya ketertutupan dan ketidakobjektifan dalam penanganan perkara.

“Jika hakim benar-benar mencari kebenaran materiil, mengapa klarifikasi resmi dari Dukcapil justru ditolak? Di titik inilah kami melihat keadilan tidak lagi berdiri tegak, tapi berjalan pincang,” kata Iqbal.

Aksi ini bukan sekadar pembelaan terhadap satu terdakwa, tetapi telah berubah menjadi tamparan keras terhadap wajah penegakan hukum di daerah. Di mata massa, vonis La Ami bukan hanya soal ijazah, melainkan cermin rapuhnya kepercayaan publik terhadap institusi peradilan.

Hingga aksi berakhir, para pendukung La Ami menegaskan akan terus mengawal kasus ini, termasuk mendorong upaya hukum lanjutan dan melaporkan dugaan pelanggaran etik hakim ke lembaga pengawas. Bagi mereka, perkara ini belum selesai—dan keadilan, menurut mereka, masih harus diperjuangkan.

Vonis Ijazah Palsu Dipersoalkan, Massa Kepung PN Kendari: Hakim Dinilai Tutup Mata
  • Penulis: Olank Zakaria

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Blokade Selat Hormuz Picu Gejolak Global, AS Dituding Frustrasi Hadapi Iran photo_camera 1

    Blokade Selat Hormuz Picu Gejolak Global, AS Dituding Frustrasi Hadapi Iran

    • calendar_month Sel, 14 Apr 2026
    • account_circle Suara Empat Pilar
    • visibility 32
    • 0Komentar

    TAHERAN | SUARAEMPATPILAR.com – Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah kembali memanas menyusul isu pemblokadean jalur strategis Selat Hormuz. Kebijakan yang dikaitkan dengan Amerika Serikat itu memicu kritik keras dan dinilai sebagai langkah kontroversial yang berpotensi mengguncang stabilitas energi global. Sejumlah pengamat menilai, langkah pemblokadean jalur vital tersebut bukan menunjukkan kekuatan, melainkan indikasi kebuntuan strategi […]

  • GPMI “GEDOR” RESKRIMSUS! Ketua JMSI AYP Resmi Dilaporkan ke Polda Sultra atas Dugaan Pencemaran Nama Baik Ridwan Badallah photo_camera 1

    GPMI “GEDOR” RESKRIMSUS! Ketua JMSI AYP Resmi Dilaporkan ke Polda Sultra atas Dugaan Pencemaran Nama Baik Ridwan Badallah

    • calendar_month Sen, 2 Feb 2026
    • account_circle La Ode Zailudin
    • visibility 302
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.COM — Gelombang perlawanan balik akhirnya pecah. Gerakan Persatuan Mahasiswa Indonesia (GPMI) kembali bertandang ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus), Subdit Cyber Crime Polda Sulawesi Tenggara senin (2/2/26), untuk melaporkan Ketua JMSI berinisial AYP atas dugaan pencemaran nama baik terhadap Ridwan Badallah. Laporan ini bukan gertak sambal. Dewan Pembina GPMI, Alfin Pola, menegaskan […]

  • Pemprov Sultra Gelar Open House Idul Fitri 1447 H, Gubernur Andi Sumangerukka Undang Masyarakat photo_camera 1

    Pemprov Sultra Gelar Open House Idul Fitri 1447 H, Gubernur Andi Sumangerukka Undang Masyarakat

    • calendar_month Rab, 18 Mar 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 80
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mengundang seluruh lapisan masyarakat untuk menghadiri kegiatan Open House Idul Fitri 1447 Hijriah yang akan digelar di Rumah Jabatan Gubernur Sultra pada hari pertama Lebaran. Undangan tersebut disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sultra, Andi Sahrir, mewakili Gubernur Sultra, Mayjen TNI […]

  • Penyelundupan LPG 3 Kg di Kendari Terbongkar, 67 Tabung Diamankan Polresta photo_camera 1

    Penyelundupan LPG 3 Kg di Kendari Terbongkar, 67 Tabung Diamankan Polresta

    • calendar_month Sab, 25 Apr 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 24
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Upaya penyelundupan gas LPG 3 kilogram bersubsidi kembali terbongkar di Kota Kendari. Aparat Kepolisian Resor Kota (Polresta) Kendari mengungkap praktik ilegal yang diduga kuat merugikan masyarakat kecil, setelah mengamankan puluhan tabung gas siap kirim ke luar daerah. Pengungkapan ini terjadi di Jalan Ir. Soekarno, Kelurahan Dapu-Dapura, Kecamatan Kendari Barat, Kamis (16/4/2026). […]

  • Sinergi Strategis: Wagub Sultra Gandeng LDII Wujudkan Masyarakat yang Aman, Sejahtera dan Religius photo_camera 1

    Sinergi Strategis: Wagub Sultra Gandeng LDII Wujudkan Masyarakat yang Aman, Sejahtera dan Religius

    • calendar_month Sab, 20 Des 2025
    • account_circle Tim Tedaksi
    • visibility 192
    • 0Komentar

    KENDARI, SuaraEmpatPilar.Com – Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Ir. Hugua, M.Ling., secara resmi menghadiri Musyawarah Wilayah (Muswil) VII Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Sulawesi Tenggara di Hotel Sahid Azizah Syariah Kendari, Jumat (19/12/2025). Membawa semangat “Penguatan SDM Berkarakter Luhur Menuju Terwujudnya Sultra Maju, Masyarakat Aman, Sejahtera, dan Religius”, perhelatan ini bukan sekadar agenda rutin organisasi. […]

  • Pemprov Sultra Tegaskan Anggaran HUT ke-62 Bukan Rp3,7 Miliar, Hanya Rp1,97 Miliar photo_camera 1

    Pemprov Sultra Tegaskan Anggaran HUT ke-62 Bukan Rp3,7 Miliar, Hanya Rp1,97 Miliar

    • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
    • account_circle La Ode Zailudin
    • visibility 103
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara akhirnya buka suara terkait polemik anggaran perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 yang sempat ramai diperbincangkan publik. Isu pembengkakan anggaran hingga Rp3,7 miliar dipastikan tidak benar dan telah diluruskan secara resmi oleh pemerintah daerah. Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sulawesi Tenggara, Andi Syahrir, menegaskan bahwa […]

expand_less