Pemkab Konawe Utara Gandeng Bank Sultra, Pinjaman Daerah Biayai 39 Proyek Strategis
- account_circle Olank Zakaria
- calendar_month Kam, 9 Apr 2026
- visibility 42
- comment 0 komentar

KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Pemerintah Kabupaten Konawe Utara (Konut) mempertegas komitmennya dalam mempercepat pemerataan pembangunan melalui kerja sama strategis dengan PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tenggara. Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kredit (PK) Pinjaman Daerah yang digelar di Tower Bank Sultra, Kendari.
Penandatanganan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Konawe Utara, Ikbar, bersama Ketua DPRD Konut Herman Sewani, Sekretaris Daerah Safruddin, serta jajaran kepala OPD terkait. Kehadiran notaris dalam prosesi ini turut memastikan aspek legalitas dan transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Ikbar menegaskan bahwa skema pinjaman daerah ini menjadi langkah konkret dalam membiayai program prioritas pembangunan. Dana tersebut akan difokuskan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kualitas layanan publik.
“Pinjaman ini akan digunakan untuk membiayai sekitar 39 paket pekerjaan strategis, mulai dari pembangunan dan peningkatan jalan, trotoar, drainase, hingga gedung perkantoran dan fasilitas umum lainnya. Kami ingin setiap proyek berdampak langsung pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” tegas Ikbar.
Ia juga mengingatkan seluruh organisasi perangkat daerah agar melakukan perencanaan yang matang serta memperhatikan nilai estetika dalam setiap pembangunan.
“Kita ingin pembangunan tidak hanya fungsional, tetapi juga memperindah wajah Konawe Utara. Perencanaan harus tuntas, dan pelaksanaan dilakukan secara bertanggung jawab,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Pemkab Konawe Utara. Ia menegaskan bahwa Bank Sultra siap menjadi mitra strategis dalam mendorong percepatan pembangunan daerah.
“Ini adalah bentuk nyata sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga keuangan daerah. Kami menghadirkan pembiayaan produktif yang terukur untuk mendukung pembangunan infrastruktur. Skema pembiayaan ini telah dirancang hingga tahun 2028 sesuai kerangka anggaran,” jelasnya.
Andri juga menegaskan bahwa Bank Sultra tetap berpegang pada prinsip kehati-hatian (prudential banking) dan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance). Setiap pencairan dana akan disesuaikan dengan progres pekerjaan di lapangan serta kelengkapan dokumen pendukung.
Penandatanganan ini sekaligus menjadi tonggak baru dalam hubungan kemitraan antara Pemkab Konawe Utara dan Bank Sultra yang telah terjalin sejak daerah tersebut dimekarkan pada tahun 2007. Melalui skema pembiayaan ini, kedua pihak optimistis dapat mendorong efek domino bagi perekonomian daerah, termasuk menekan biaya logistik melalui pembangunan infrastruktur serta meningkatkan daya saing Konawe Utara di tingkat regional maupun nasional.
Langkah ini juga menjadi bukti bahwa inovasi dalam pengelolaan fiskal daerah mampu menjadi solusi di tengah keterbatasan anggaran, dengan tetap mengedepankan prinsip akuntabilitas dan manfaat nyata bagi masyarakat.
Laporan: Redaksi
- Penulis: Olank Zakaria

Saat ini belum ada komentar