760 Meter yang Menentukan: Tiga Bocah Oneeha Selamat Usai Terombang-ambing di Laut Kolaka
- account_circle Olank Zakaria
- calendar_month Rab, 14 Jan 2026
- visibility 289
- comment 0 komentar

KOLAKA | SUARAEMPATPILAR.COM — Malam itu, doa-doa tak henti dipanjatkan dari bibir orang tua dan warga Desa Oneeha. Harapan sempat menipis ketika gelap menutup laut. Namun, sekitar pukul 22.50 Wita, kabar yang ditunggu akhirnya datang: tiga bocah yang hanyut saat memancing ditemukan dalam kondisi selamat.
Ketiganya Sofyan (12), Damar (12) dan Salwa (11) ditemukan tim SAR gabungan sekitar 760 meter dari titik awal mereka dilaporkan hilang di perairan Kecamatan Tanggetada, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.
Tangis haru pecah ketika ketiga anak itu berhasil dievakuasi dan dipertemukan kembali dengan keluarga. Malam panjang yang dipenuhi kecemasan berubah menjadi pelukan syukur.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin, memastikan seluruh korban selamat dan langsung diantar ke rumah masing-masing.
“Alhamdulillah, ketiganya ditemukan selamat. Setelah dievakuasi, langsung diserahkan kepada keluarga,” ujar Amiruddin, Rabu (14/1).
Peristiwa ini bermula pada Selasa (13/1) sekitar pukul 13.00 Wita. Ketiga bocah tersebut berangkat memancing menggunakan longboat di sekitar perairan Desa Oneeha. Sekitar pukul 15.00 Wita, mereka masih sempat terlihat warga, namun posisi perahu sudah semakin menjauh dari bibir pantai.
Hingga sore menjelang malam, ketiganya tak kunjung pulang. Rasa cemas pun berubah menjadi kepanikan. Keluarga bersama warga setempat melakukan pencarian secara mandiri, menyusuri pesisir dan memandang laut yang kian gelap, namun tanpa hasil.
Laporan akhirnya disampaikan ke KPP Kendari. Tim SAR gabungan segera bergerak melibatkan personel KPP Kendari, Pos SAR Kolaka, Polair Polres Kolaka, Polsek Watubangga, SAR Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka, masyarakat, serta keluarga korban.
Upaya panjang itu akhirnya membuahkan hasil. Ketiga bocah ditemukan selamat, menjadi penutup kisah yang nyaris berubah menjadi tragedi.
“Dengan ditemukannya seluruh korban dalam keadaan selamat, operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur dikembalikan ke kesatuannya masing-masing,” pungkas Amiruddin.
Laporan: Redaksi
- Penulis: Olank Zakaria

Saat ini belum ada komentar