Breaking News
light_mode
Trending Tags

Heboh! Mantan Bupati Konawe Utara Dilaporkan ke Polda Sultra atas Dugaan Pencurian

  • account_circle Olank Zakaria
  • calendar_month Ming, 8 Mar 2026
  • visibility 125
  • comment 0 komentar

KONAWE UTARA | SUARAEMPATPILAR.com – Kasus dugaan pencurian dengan pemberatan yang melibatkan mantan pejabat tertinggi di Kabupaten Konawe Utara kini memasuki babak baru. Seorang tokoh berpengaruh berinisial RS, yang diketahui pernah menjabat sebagai orang nomor satu di daerah tersebut, resmi dilaporkan ke Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) atas dugaan keterlibatan dalam aksi pembongkaran paksa mesin crusher atau penggilingan batu milik pengusaha lokal berinisial J.

Laporan yang diterima Polda Sultra pada Senin (2/3/2026) ini langsung mencuri perhatian publik. Pasalnya, peristiwa yang terjadi di Desa Tadoloiyo, Kecamatan Oheo, Kabupaten Konawe Utara itu diduga dilakukan secara terorganisir dan melibatkan puluhan orang.

Kronologi Dugaan Pencurian Mesin Crusher di Konawe Utara

Berdasarkan keterangan resmi dari kuasa hukum korban, La Ode Muhram Naadu dari Kantor Hukum LMN & Partners, peristiwa tersebut terjadi pada Jumat, 27 Februari 2026. Sekelompok orang tiba-tiba datang ke lokasi pabrik penggilingan batu milik kliennya dan langsung membongkar paksa rangkaian mesin.

“Kejadiannya sekitar pukul 14.00 WITA. Saksi mata di lokasi melihat puluhan orang menggunakan alat pemotong atau blender untuk membongkar besi-besi pabrik. Setelah berhasil dibongkar, mereka langsung memuatnya ke dalam truk dan membawanya pergi,” jelas Muhram dalam konferensi pers yang digelar di Kendari.

Yang lebih mengejutkan, berdasarkan pengakuan para pelaku di lokasi kejadian, aksi pembongkaran tersebut dilakukan atas perintah langsung dari mantan Bupati Konawe Utara, RS. Mereka mengaku hanya menjalankan instruksi dari sang mantan pejabat

Atas insiden ini, korban J mengalami kerugian material yang tidak sedikit. Pihak kuasa hukum telah melakukan estimasi dan pendataan terhadap aset yang hilang dan rusak.

“Total kerugian yang diderita klien kami mencapai Rp4 miliar. Ini mencakup nilai mesin crusher yang dibongkar, biaya pemasangan, serta potensi pendapatan yang hilang akibat terhentinya operasional pabrik,” ungkap Muhram.

Pihaknya juga telah mengumpulkan berbagai alat bukti, termasuk dokumen kepemilikan mesin, foto-foto lokasi kejadian, serta keterangan dari sejumlah saksi. Semua bukti tersebut telah dilampirkan dalam laporan polisi bernomor LP/B/89/III/2026/SPKT/Polda Sultra.

Pasal Berlapis Jerat Mantan Bupati dan Kawanan

Dalam laporan tersebut, RS bersama dengan rekannya dijerat dengan pasal berlapis. Tim kuasa hukum korban menggunakan kombinasi pasal dari KUHP Nasional yang baru untuk menjerat para pelaku.

“Kami melaporkan yang bersangkutan dengan Pasal 479 ayat (2) huruf (b) juncto Pasal 521 ayat (1) juncto Pasal 364 KUHP Nasional. Pasal ini mengatur tentang pencurian dengan pemberatan, perusakan barang, dan dugaan pelanggaran garis polisi,” terang Muhram.

Ia menambahkan bahwa lokasi kejadian sebelumnya diduga telah dipasangi garis polisi. Namun, para pelaku nekat membongkar paksa mesin tersebut tanpa menghiraukan status hukum lokasi.

Kasus ini menjadi buah bibir hangat di kalangan masyarakat Konawe Utara, khususnya di Kecamatan Oheo. Seorang warga yang enggan disebut namanya mengaku terkejut dengan kejadian tersebut.

“Kami tidak menyangka ada mantan pejabat setingkat bupati yang terlibat dalam kasus seperti ini. Ini sangat mencoreng nama baik daerah. Kami berharap Polda Sultra bisa mengusut tuntas kasus ini tanpa pandang bulu,” ujarnya.

Sementara itu, pihak Polda Sultra hingga berita ini diturunkan belum mengeluarkan pernyataan resmi. Upaya konfirmasi melalui Kabid Humas Polda Sultra juga belum berhasil dilakukan.

RS sendiri dikenal sebagai sosok berpengaruh di wilayah Konawe Utara. Ia pernah memimpin daerah tersebut selama satu periode dan masih memiliki banyak pendukung serta relasi di kalangan birokrasi dan politik.

Namun, nama RS kini tercoreng setelah terseret dalam kasus dugaan pencurian ini. Publik pun bertanya-tanya, motif apa yang melatarbelakangi mantan orang nomor satu itu hingga tega memerintahkan pembongkaran mesin milik pengusaha lokal.

Kuasa Hukum: Kami Akan Kawal Kasus Ini

Muhram Naadu menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam. Mereka berkomitmen untuk mengawal kasus ini hingga pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal.

“Klien kami berhak mendapatkan keadilan. Kami sudah melaporkan dengan bukti yang kuat. Sekarang kami serahkan sepenuhnya kepada penyidik Polda Sultra untuk memproses hukum ini secara profesional dan transparan,” pungkasnya.

Dengan nilai kerugian yang fantastis dan pelaku yang diduga seorang mantan pejabat, kasus ini diprediksi akan menjadi ujian bagi penegakan hukum di Sulawesi Tenggara. Masyarakat pun menanti langkah konkret Polda Sultra dalam mengungkap kasus ini.

Laporan: Redaksi

Heboh! Mantan Bupati Konawe Utara Dilaporkan ke Polda Sultra atas Dugaan Pencurian
  • Penulis: Olank Zakaria

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Sultra Paparkan Hasil Capaian Kinerja 2025, Diacara Diskusi Akhir Tahun Bersama Jurnalis photo_camera 1

    Gubernur Sultra Paparkan Hasil Capaian Kinerja 2025, Diacara Diskusi Akhir Tahun Bersama Jurnalis

    • calendar_month Jum, 2 Jan 2026
    • account_circle Kontributor LaOde Zailudin
    • visibility 235
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.COM — Diakhir tahun tahun 2025, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) menggelar diskusi terbuka bersama puluhan jurnalis yang berlangsung dengan keakraban di Lobby Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara. Kegiatan ini menjadi ruang dialog antara pemerintah daerah dan insan pers, sekaligus ajang pemaparan capaian kinerja Pemprov Sultra selama kurang dari satu tahun kepemimpinan Gubernur Sultra. […]

  • Ambulans Rusak, Pasien di Konawe Utara Meninggal photo_camera 1

    Ambulans Rusak, Pasien di Konawe Utara Meninggal

    • calendar_month Kam, 2 Apr 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 53
    • 0Komentar

    KONAWE UTARA | SUARAEMPATPILAR.com – Kematian seorang pasien berinisial EA (22), warga Motui, Kabupaten Konawe Utara, memicu sorotan tajam terhadap kesiapan layanan kesehatan di daerah tersebut. Peristiwa yang terjadi pada Selasa (24/03/2026) itu menimbulkan kritik luas, terutama terkait fasilitas rujukan darurat yang dinilai tidak memadai. Korban dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan dan diduga terlambat […]

  • Pesawat Smart Air Ditembak di Bandara Koroway Papua, Pilot dan Kopilot Tewas, 13 Penumpang Termasuk Balita Selamat photo_camera 1

    Pesawat Smart Air Ditembak di Bandara Koroway Papua, Pilot dan Kopilot Tewas, 13 Penumpang Termasuk Balita Selamat

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 108
    • 0Komentar

    PAPUA | SUARAEMPATPILAR.com — Insiden penembakan pesawat perintis kembali mengguncang wilayah Papua. Pesawat milik maskapai Smart Air dilaporkan ditembak kelompok tak dikenal saat mendarat di Bandara Koroway Batu, Kabupaten Boven Digoel. Dalam peristiwa ini, seluruh penumpang berhasil menyelamatkan diri, namun pilot dan kopilot dilaporkan meninggal dunia. Polisi menyebut seluruh penumpang pesawat Smart Air berhasil melarikan […]

  • Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Sultra 2025, Sekda Wakili Gubernur Hadiri Acara photo_camera 1

    Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Sultra 2025, Sekda Wakili Gubernur Hadiri Acara

    • calendar_month Rab, 17 Des 2025
    • account_circle Kontributor LaOde Zailudin
    • visibility 216
    • 0Komentar

    SuaraEmpatPilar.Com, KENDARI – Gubernur Sulawesi Tenggara, yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara, Drs. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D., menghadiri Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik se-Sulawesi Tenggara Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Komisi Informasi Provinsi Sulawesi Tenggara. Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Claro Kendari, Selasa, 16 Desember 2025. Kegiatan ini turut dihadiri Forkopimda Sultra, para Bupati […]

  • Gegana Polda Sultra Sterilisasi 15 Gereja di Kendari, Ibadah Paskah 2026 Dipastikan Aman photo_camera 1

    Gegana Polda Sultra Sterilisasi 15 Gereja di Kendari, Ibadah Paskah 2026 Dipastikan Aman

    • calendar_month Jum, 3 Apr 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 48
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Menjelang perayaan Hari Raya Paskah 2026, Detasemen Gegana Satuan Brigade Mobil (Satbrimob) Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara menggelar operasi sterilisasi di sejumlah rumah ibadah guna memastikan keamanan umat Kristiani saat menjalankan ibadah. Sebanyak 15 gereja di Kota Kendari menjadi sasaran penyisiran aparat dari Polda Sulawesi Tenggara melalui unit elit Gegana. Kegiatan ini […]

  • AirAsia Buka Rute Baru dari Kendari ke Malaysia dan Kota Besar Indonesia, Dorong Lonjakan Pariwisata Sulawesi Tenggara photo_camera 1

    AirAsia Buka Rute Baru dari Kendari ke Malaysia dan Kota Besar Indonesia, Dorong Lonjakan Pariwisata Sulawesi Tenggara

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 218
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.COM — Maskapai Indonesia AirAsia resmi membuka rute penerbangan baru dari Kota Kendari sebagai bagian dari strategi memperkuat konektivitas wilayah timur Indonesia sekaligus mendorong pertumbuhan kunjungan wisatawan ke Sulawesi Tenggara (Sultra). Pelaksana Tugas Direktur Utama Indonesia AirAsia, Kapten Raden Achmad Sadikin, menyampaikan pembukaan rute ini menjadi langkah strategis dalam menghubungkan Sulawesi Tenggara dengan […]

expand_less