Breaking News
light_mode
Trending Tags

Disiram Air dan Diusir Saat Jam Istirahat, Siswi SD di Kolaka Timur Trauma hingga Tak Mau Sekolah

  • account_circle SA Haris
  • calendar_month Kam, 22 Jan 2026
  • comment 0 komentar

KOLAKA TIMUR | SUARAEMPATPILAR.COM – Kasus dugaan kekerasan terhadap anak yang menimpa seorang siswi Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Undolo, Kecamatan Uluiwoi, Kabupaten Kolaka Timur, resmi bergulir ke jalur hukum.

Laporan pengaduan tersebut diterima oleh IPDA Andi Ilias, aparat kepolisian di lingkungan Polres Kolaka Timur, pada 22 Januari 2026, sebagaimana tercantum dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan/Pengaduan.

Kronologi Dugaan Kekerasan di Lingkungan Sekolah

Peristiwa ini diduga terjadi pada Kamis, 15 Januari 2026, saat jam istirahat sekolah. Korban, Tasya Barokah, tengah bermain bersama enam orang temannya di area sekolah.

Di lokasi yang sama, seorang pria bernama Muliadi diketahui sedang melakukan panggilan telepon menggunakan jaringan WiFi sekolah. Merasa terganggu oleh aktivitas anak-anak yang bermain di dekatnya, terlapor diduga menyiram korban dan teman-temannya menggunakan botol air mineral, serta mengusir mereka dari lokasi sambil melontarkan ucapan bernada merendahkan, dengan menyebut korban dan teman-temannya “tidak berakhlak”.

Usai kejadian tersebut, korban dan teman-temannya meninggalkan lokasi dan kembali ke kelas.

Upaya Sekolah Gagal, Orang Tua Tempuh Jalur Hukum

Kejadian ini baru diketahui pihak keluarga setelah korban pulang ke rumah. Orang tua korban, Sumarlin, kemudian mendatangi pihak sekolah pada Sabtu, 17 Januari 2026, guna meminta pertanggungjawaban karena insiden terjadi di lingkungan sekolah.

Pihak sekolah sempat berencana mempertemukan orang tua korban dengan terlapor untuk dilakukan mediasi. Namun upaya tersebut tidak berjalan, lantaran terlapor tidak hadir ke sekolah dan justru meminta pelapor mendatangi rumahnya secara langsung.

Karena merasa berada di posisi korban dan demi keselamatan serta kondisi psikologis anak, pelapor akhirnya memutuskan melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian.

Korban Alami Trauma, Enggan Kembali Bersekolah

Akibat kejadian itu, korban dilaporkan mengalami trauma psikologis dan menyatakan tidak ingin lagi bersekolah di SDN 1 Undolo. Kondisi ini menjadi salah satu alasan utama orang tua korban membawa persoalan tersebut ke ranah hukum.

Dalam laporan resmi kepolisian, peristiwa ini diklasifikasikan sebagai dugaan tindak pidana kekerasan terhadap anak.

Didampingi Kuasa Hukum

Dalam proses pelaporan, pelapor didampingi oleh Erwin Tanggapili, SH. bersama salah seorang pengacara selaku kuasa hukum dari Lembaga Advokat Erwin dan Rekan. Pendampingan hukum ini dilakukan guna memastikan hak-hak korban sebagai anak tetap terlindungi serta proses hukum berjalan secara objektif dan profesional.

Wartawan Turut Hadir

Proses pelaporan tersebut juga turut disaksikan oleh Saebin Abdul Haris, wartawan suaraempatpilar.com, yang hadir selaku Biro Konawe dan Konawe Kepulauan, sebagai bagian dari fungsi kontrol dan dokumentasi publik terhadap penanganan kasus yang menyangkut perlindungan anak.

Perhatian Serius Dunia Pendidikan

Kasus ini menambah daftar panjang dugaan kekerasan terhadap anak di lingkungan pendidikan, yang seharusnya menjadi ruang aman dan nyaman bagi siswa.

Publik kini menanti:

  • Langkah lanjutan kepolisian dalam menindaklanjuti laporan
  • Sikap resmi pihak sekolah terkait pengawasan dan perlindungan siswa
  • Upaya pemulihan psikologis korban agar hak pendidikannya tetap terjamin

Catatan Redaksi

Pemberitaan ini disusun berdasarkan dokumen laporan resmi kepolisian dan keterangan pihak terkait. Seluruh pihak yang disebutkan tetap menjunjung asas praduga tak bersalah hingga adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Laporan: Redaksi

Disiram Air dan Diusir Saat Jam Istirahat, Siswi SD di Kolaka Timur Trauma hingga Tak Mau Sekolah
  • Penulis: SA Haris
  • Editor: Olank Zakaria

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Andi Sumangerukka Pimpin Rapat Pemantapan HUT ke-62 Sultra, Harmoni Sultra 2026 Siap Digelar photo_camera 1

    Gubernur Andi Sumangerukka Pimpin Rapat Pemantapan HUT ke-62 Sultra, Harmoni Sultra 2026 Siap Digelar

    • calendar_month Kam, 23 Apr 2026
    • account_circle Suara Empat Pilar
    • visibility 145
    • 0Komentar

    KENDARI | SUARAEMPATPILAR.com – Menjelang pembukaan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Sulawesi Tenggara, Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, memimpin langsung rapat pemantapan di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara, Rabu (22/4/2026). Rapat tersebut diikuti seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara yang memaparkan kesiapan masing-masing instansi dalam menyukseskan perayaan […]

  • 21 Jam Negosiasi Iran-AS Gagal, Dunia Terancam Eskalasi Konflik photo_camera 1

    21 Jam Negosiasi Iran-AS Gagal, Dunia Terancam Eskalasi Konflik

    • calendar_month Ming, 12 Apr 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 107
    • 0Komentar

    ISLAMABAD | SUARAEMPATPILAR.com – Negosiasi panas antara Iran dan Amerika Serikat resmi berakhir tanpa kesepakatan setelah berlangsung selama 21 jam di Pakistan. Kegagalan ini langsung memicu kekhawatiran global akan pecahnya kembali konflik berskala besar di kawasan Timur Tengah. Wakil Presiden AS, JD Vance, menyatakan bahwa meski pembahasan berlangsung intensif, kedua pihak gagal menjembatani perbedaan mendasar. […]

  • Kasus Dugaan Korupsi Insentif Nakertrans Konawe Memanas, Puluhan Saksi Diperiksa photo_camera 1

    Kasus Dugaan Korupsi Insentif Nakertrans Konawe Memanas, Puluhan Saksi Diperiksa

    • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 192
    • 0Komentar

    KONAWE | SUARAEMPATPILAR.com – Penanganan kasus dugaan korupsi dana insentif upah pungut di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Kabupaten Konawe terus bergulir dan kian memanas. Aparat penyidik dari Polres Konawe intensif memeriksa sejumlah pihak guna mengungkap aliran dana dan pihak yang bertanggung jawab dalam perkara tersebut. Salah satu saksi yang diperiksa adalah Harmin, yang […]

  • Baru 5 Km Tertangani, Jalan Konsel–Lapoa 26 Km Diurus Lewat Inpres Jalan Daerah photo_camera 1

    Baru 5 Km Tertangani, Jalan Konsel–Lapoa 26 Km Diurus Lewat Inpres Jalan Daerah

    • calendar_month Sen, 27 Apr 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 149
    • 0Komentar

    KONSEL | SUARAEMPATPILAR.com – Jalan sepanjang 26 kilometer yang menghubungkan batas Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) dengan Lapoa, tepatnya melintasi Kecamatan Lalembuu, masih menyisakan cerita pilu bagi masyarakat penggunanya. Hingga kini, baru lima kilometer dari arah Lapoa yang tertangani dengan baik. Sisanya, terhampar dengan lubang, debu saat kemarau, dan genangan air saat hujan. Namun, di tengah […]

  • Makanan Berjamur di Sekolah Konawe, SPPG Akui Lalai SOP: Pakar Ingatkan Ancaman Sanksi Hukum photo_camera 1

    Makanan Berjamur di Sekolah Konawe, SPPG Akui Lalai SOP: Pakar Ingatkan Ancaman Sanksi Hukum

    • calendar_month Sen, 19 Jan 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 441
    • 0Komentar

    KONAWE | SUARAEMPATPILAR.COM – Skandal ditemukannya makanan berjamur yang dibagikan kepada siswa di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, memicu kemarahan publik dan sorotan serius terhadap sistem pengawasan pemenuhan gizi di daerah tersebut. Kasus ini dinilai bukan sekadar kelalaian teknis, melainkan berpotensi melanggar sejumlah ketentuan hukum terkait keamanan pangan dan perlindungan konsumen. Kepala Satuan Pemenuhan Gizi (SPPG) […]

  • Kecelakaan Maut di Jalan Bypass Kolaka–Pomala, Petani Tewas di Tempat photo_camera 1

    Kecelakaan Maut di Jalan Bypass Kolaka–Pomala, Petani Tewas di Tempat

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2026
    • account_circle Olank Zakaria
    • visibility 175
    • 0Komentar

    KOLAKA | SUARAEMPATPILAR.com – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di Jalan Poros Bypass Kolaka–Pomala, tepatnya di Desa Totobo, Kecamatan Pomala, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, Minggu (15/3/2026). Insiden tragis tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP), sementara dua korban lainnya mengalami luka-luka. Korban meninggal diketahui berinisial H (60), […]

expand_less