Inflasi Kendari 2025 Terkendali, Pemkot Siaga Hadapi Potensi Lonjakan Harga Ramadan
- account_circle La Ode Zailudin
- calendar_month Kam, 8 Jan 2026
- visibility 333
- comment 0 komentar

KENDARI | SUARAEMPATPILAR.COM – Pemerintah Kota Kendari menutup tahun 2025 dengan catatan positif di sektor pengendalian harga. Stabilitas inflasi yang terjaga sepanjang tahun dinilai menjadi bekal penting menghadapi dinamika ekonomi di awal 2026, khususnya menjelang Ramadan.
Hal tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi dan evaluasi Indeks Harga Konsumen (IHK) yang digelar di Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Kendari, Senin (5/1/2026).
Asisten II Setda Kota Kendari, Nismawati, menyampaikan apresiasi atas kinerja pengendalian inflasi yang dinilai tetap moderat dan terkendali selama 2025. Menurutnya, kondisi ini menunjukkan sinergi antarlembaga berjalan efektif.
“Stabilitas inflasi sepanjang 2025 menjadi modal penting untuk menjaga harga tetap terkendali di awal 2026,” ujarnya.
Meski demikian, Pemkot Kendari mengingatkan perlunya kewaspadaan dini terhadap potensi kenaikan harga menjelang bulan Ramadan yang diperkirakan jatuh pada pertengahan Februari.
Nismawati menegaskan, meskipun Januari kerap ditandai dengan tren deflasi, pemantauan harga secara rutin tetap harus dilakukan guna mencegah tekanan inflasi secara tahunan.
“Pemerintah harus memastikan ketersediaan pasokan dan stabilitas harga, termasuk melalui operasi pasar, agar lonjakan harga akibat spekulasi bisa dicegah sejak awal,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala BPS Kota Kendari Sultriawati Efendy melaporkan inflasi tahunan (year on year) pada Desember 2025 tercatat sebesar 2,96 persen. Kenaikan harga terutama dipengaruhi oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau, disusul sektor transportasi, pendidikan, serta jasa perawatan pribadi.
BPS juga mencatat inflasi bulanan pada Desember 2025 berada di angka 0,26 persen, sementara beberapa kelompok pengeluaran seperti pakaian dan perlengkapan rumah tangga justru mengalami penurunan indeks harga.
Dari sisi ketahanan pangan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari Abdul Rauf mengungkapkan bahwa Kendari masuk dalam peringkat nasional untuk penyediaan kios pangan.
Menurutnya, perhatian khusus saat ini difokuskan pada komoditas strategis seperti cabai rawit, bawang merah, dan daging ayam, yang kerap menjadi pemicu inflasi.
“Langkah ini kami lakukan untuk memperkuat efektivitas pengendalian inflasi di seluruh wilayah Kota Kendari,” pungkasnya.
Laporan: Redaksi
- Penulis: La Ode Zailudin

Saat ini belum ada komentar